Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Mojokerto

Rabu, 13 Desember 2017 - 09:47 WIB

Dampak Suko Nonton Vidio Porno, 18 Siswi Kota Hamil Duluan.

Sekilasmojokerto.com- Jumlah pelajar hamil di Kota Mojokerto tahun ini mencapai 18 siswi, sebagian besar didominasi pelajar yang masih duduk di bangku SMP , diduga yang suka nonton video Porno.

Data Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Mojokerto menyatakan, 18 siswi hamil ini merupakan akumulasi data sejak bulan Januari hingga November tahun ini.

“Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah siswi hamil di kota Mojokerto tahun ini turun drastis, tahun 2015 ada 26 siswi hamil, tahun 2017 naik menjadi 36 dan tahun ini alhamdulillah turun drastis menjadi 18 siswi yang hamil.” Ungkap M Ali Imron, Kepala DP3AKB Kota Mojokerto.

Sementara mengenai faktor penyebab banyaknya siswi hamil yang masih di bangku SMP, Kata Imron, sebagian besar faktor pengaruh negatif teknologi informasi. “Kebanyakan mereka melakuian hubungan itu karena sering nonton video Porno atau bokep yang mereka istilahkan dengan botol kecap.” Tegasnya.

Kata Imron, saat ini DP3AKB berupaya keras untuk meminimalisir angka siswi hamil di Kota Mojokerto dengan mengerahkan tim konseling, karena ini sudah menjadi masalah psikis. “Kita menggandeng konseling pol PP, dan membentuk Pusat Informasi dan konseling remaja atau PIK-R di sekolah dan PIK-M di kelurahan-kelurahan.”pungkasnya.(wo)

Share :

Baca Juga

Mojokerto

DPRD Kota Mojokerto Berharap Kegiatan Reses Kedepan Tetap Ada.

Mojokerto

Danramil 0815/13 Kutorejo Hadiri Pelantikan Perangkat Desa Gedangan

Mojokerto

GJP Mojokerto- Surabaya Penuh Semangat Perjuangan.

Mojokerto

Polres Mojokerto Gelar Razia 2 Lokasi Balap Motor pada Operasi Pekat Saat bulan Ramadhan

Mojokerto

Kapolres Mojokerto Persatukan Berbagai Perguruan Silat Di Wilayah Mojokerto

Mojokerto

Kuliner Lontong Kupang Hadir Di Warung Mbak Rus Puri Mojokerto

Mojokerto

Pemkab Mojokerto Bersama BNN Jatim Luncurkan Desa Bersinar

Daerah

Pengembangan Kasus OTT Dua Anggota DPRD Bakal Diperiksa KPK