Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Selasa, 9 Januari 2018 - 10:39 WIB

Bupati Sumenep, Tekan’ Camat Harus Kawal Dana Desa Jangan Ada Penyimpangan

Ft. Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim

Sumenep, Sekilasmedia. Com – Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menegaskan, Camat harus mengawal pembangunan Desa di wilayahnya, dalam rangka untuk membangun peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya.

Bahkan camat juga mengawasi pengelolaan Dana Desa (DD) di masing- masing Desa agar maksimal, karena pemerintah mengucurkan Dana Desa itu guna membanguan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa.

“Dan saya tegaskan Camat di Sumenep untuk tidak tergoda dengan DD, namun harus menginstruksikan kepada Kepala Desa supaya bener-benar melaksanakan Dana Desa itu sesuai aturan dan perundang-undangan, agar tidak menuai masalah hukum,” kata Bupati pada Penandatanganan Pakta Integritas dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja di Pendopo Agung Sumenep, Senin (08/01) .

Penguasa nomer satu di Sumenep ber optimis pembangunan di Desa bisa dilakukan dengan pengelolaan Dana Desa, apabila Desa mengelola secara maksimal, sehingga Camat selayaknya melakukan pengawasan dan mengawal Kepala Desa untuk mengelola Dana Desa semaksimal mungkin.

Bupati menungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka penurunan jumlah penduduk miskin di Sumenep sebesar 0,47 persen dan termasuk tercepat bila dibandingkan Kabupaten/Kota lain di Jawa Timur yang memiliki jumlah penduduk hampir sama dengan Kabupaten Sumenep.

“Penurunan penduduk miskin di Sumenep selama 2017 mencapai 4.220 orang dari 216.140 orang, menjadi 211.920 orang atau masih ada 19,62 persen penduduk miskin di Sumenep. Untuk itulah, prestasi ini harus ditingkatkan, terutama dengan menggenjot sektor-sektor informal, seperti sektor pariwisata yang terbukti sangat ampuh dalam menurunkan angka kemiskinan,” tambahnya.

Bupati menambahkan, Dana Desa Kabupaten Sumenep meningkat setiap tahunnya, sesuai dengan data untuk Dana Desa tahun 2015 mencapai Rp 94,8 milyar, tahun 2016 mencapai Rp 212,9 milyar, dan tahun 2017 ini mencapai Rp 271 milyar.

“Sedangkan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Sumenep pada tahun 2018 juga naik yang nominalnya mencapai Rp. 276 milyar. Adanya Dana Desa merupakan sebuah terobosan untuk memajukan Desa dengan melibatkan masyarakat untuk membangun dan mengelola potensi di Desanya masing-masing,” pungkasnya. (tah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Prihatin Melihat Banyak Persoalan Rugikan Masyarakat, Barracuda Bentuk ACI

Daerah

Kenalkan Wisata Sejarah Kota Mojokerto Lewat Cultural Tourism Run 2023

Daerah

Ribuan Siswa Ikuti Dolanan Tradisional , Semarakkan Mojotirto Festival 2019

Daerah

Pimpin Kota Probolinggo dengan Kebijakan Berkelanjutan, Habib Hadi Diganjar Penghargaan

Daerah

Berkah Ramadhan, Kapolres Pasuruan Berikan Himbauan Kamtibmas Kepada Jama’ah Sholat Jum’at
Solidaritas Tiga Pilar Dengan Masyarakat di Kecamatan Pagak

Daerah

Solidaritas Tiga Pilar Dengan Masyarakat di Kecamatan Pagak

Daerah

Operasi Yustisi, Aparat Gabungan Tindak Tegas Pelanggar Prokes Dalam Pemberlakuan PPKM Level 1

Daerah

Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Mojokerto Mencapai 256 Orang