Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Olahraga

Rabu, 24 Januari 2018 - 06:55 WIB

Panitia-Pelatih-SSB Dalam Polling Pencurian Umur, DANONE PUSAT HARUS LEBIH WASPADA?

                          Puji dan pelatih timnas

SURABAYA (Sekilasmedia.com) Ketidak-nyamanan pada Babak Zona festival sepakbola Piala Aqua-DNC atau Danone dirasakan berbagai Sekolah Sepakbola dan pelatih, meskipun ada yang diungkap dan ada yang diam, serta ada yang bicara bahwa diantara problem utamanya adalah panitia, lalu pelatih dan SSB.

*MENIMBULKAN GEJOLAK GRUP WA*
Sejumlah Grup WA Pelatih dan Grup WA SSB serta Grup WA even sepakbola maupun Grup WA ‘campuran’, pun ‘ribut’ terutama soal dugaan pencurian umur yang masih saja terjadi, disertai adanya polling dimana banyak yang merespon meskipun tak jarang yang tak mau disebut namanya.

Inti pertanyaan dari polling itu kurang-lebihnya adalah: siapakah menurut Anda yang paling rawan terlibat Pencurian Umur dalam Piala Danone kali ini?

                          Harry V3
*SIAPA PENCURI UMUR?*
Polling itu meminta partisipan untuk memilih atau menuliskan soal siapa dua pihak yang rawan melakukan pencurian umur. Pilih atau tulis dua diantara daftar tersebut.

Pertama, panitia. Kedua, SSB. Ketiga, pelatih. Keempat, wali murid. Kelima, guru/sekolah. Keenam, catatan sipil. Ketujuh dst, tambahkan sendiri.

*PANITIA-PELATIH-SSB PALING RAWAN?*
Dari polling itu untuk yang paling banyak disebut secara cepat adalah panitia-pelatih-SSB. Meskipun masih banyak yang enggan bicara.

“Kita sudah capek bicara. Dari tahun ke tahun, dari turnamen ke turnamen termasuk Danone, selalu ada indikasi kuat pencurian umur tapi tidak ada tindakan yang tegas,” kata sumber yang enggan disebut namanya.

*ADA KEJADIAN DISKUALIFIKASI BEBERAPA TAHUN LALU*
Bahkan sumber lain menyebut kejadian beberapa tahun lalu, ada SSB yang milik panitia dan pencurian umur lantas didiskualifikasi oleh pengurus Piala Danone pusat, namun kemudian ada yang tetap bisa ikut lagi pada tahun-tahun berikutnya.

“Harusnya tegas mereka di-stop,” kata sumber yang enggan disebut namanya. Berkaca dari hal tersebut, potensi pencurian umur bisa lebih terbuka lebar.

*HILANGKAN BABAK ZONA*
Memang soal kepanitiaan, semua tergantung integritas panitia. Namun ada yang berpendapat perlu dihilangkan Babak Zona, dan jika memungkinkan diadakan dimulai dari level Kabupaten/Kota, setelah itu ke provinsi dan seterusnya.

Pihaknya menduga, potensi pencurian umur pada Babak Zona justru besar karena peserta berasal dari berbagai Kabupaten dan Kota sehingga antar peserta pun tidak terlalu saling paham terhadap para pesepakbola anak, berbeda jika level dimulai di tingkat Kabupaten dan Kota yang biasanya antar SSB sudah lebih saling kenal, sehingga akan sangat meminimalisir peluang pencurian umur.

*INDIKASI CURI UMUR DI BABAK ZONA*
“Dalam Babak Zona, pernah ada indikasi kuat bahwa di Babak Zona itu terjadi pencurian umur sehingga Si SSB tertentu yang kemudian lolos ke Babak Provinsi. Namun di Babak Provinsi, ada yang tidak berani membawa sebagian pesepakbola ke Babak Provinsi karena kuatir ketahuan jika pencurian umur,” kata sumber yang mewanti-wanti agar namanya tidak disebut.

Dia juga mengungkap SSB yang didiskualifikasi beberapa tahun lalu di Babak Nasional. “Pengurus Piala Danone pusat harus lebih pro aktif memantau ke bawah, jangan hanya saat Babak Nasional. Karena sebelum Babak Nasional, ada Babak-Babak lain yang justru potensi pencurian umurnya cenderung besar.

*DANONE PUSAT AKAN TEGAS PECAT PANITIA*
Salah satu pengurus pusat Piala Danone sempat menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan mendiskualifikasi tim yang terbukti pencurian umur, dan beberapa tahun lalu untuk Jatim dan DKI Jakarta pernah ada yang didiskualifikasi.

Malah dalam dua kasus itu SSB-SSB-nya milik pihak yang terlibat jadi panitia. Bahkan untuk panitia yang di DKI Jakarta itu kemudiang Sang Panitia juga dipecat dan SSB-nya didiskualifikasi.

*KETEGASAN PENGURUS PUSAT DANONE DIAPRESIASI*
Ketegasan pengurus pusat Piala Danone itu mendapat apresiasi banyak pihak, meskipun diperlukan ketegasan lebih jauh dengan menyusuri ke daerah-daerah.

Karena bagaimanapun jika marak Pencurian Umur maka akan mereduksi nama baik Aqua-DNC, dan kepercayaan publik akan turun.

*WAWASAN DARI HARRY V3*
Harry dari Akademi SSB V3, menilai yang pertama dan terpenting adalah tentang kredibilitas panitia penyelenggara.

Harry V3 menguraikan panjang-lebar termasuk apakah Si Panitia sekadar cari profit sesaat ataukah untuk perubahan untuk kemajuan sepakbola Indonesia?

*JIKA PANITIA HANYA KEJAR PROFIT*
Jika panitia cenderung profit, maka bisa menjurus  menghalalkan segala cara untuk bisa memenuhi kuota.

Harry memberi contoh bisa saja dalam screening asas yang berlaku adalah yang penting peserta bayar tapi screening tidak sesuai dengan posedur kelompok usia.

*RAWAN YANG KEDUA ADALAH PELATIH*
Itu yang pertama yang berperan dalam pencurian umur menurut Harry V3. Sedangkan yang kedua, menurutnya adalah peran coach atau pelatih di SSB masing masing.

Menurutnya, apakah Si Pelatih memiliki progres pembinaan jangka panjang atau hanya untuk juara pada saat ini, demi ego seorang coach berpikiran tentang target juara.

Parahnya jika memaksa menabrak batasan usia, maka akan nego dengan panitia penyelenggara agar si anak tersebut bisa lolos screening meskipun pencurian umur.

*PENDAPAT PAK PUJI AYAH HANSAMU YAMA*
Pendapat yang kurang lebih sama dengan Harry V3 disampaikan Pak Puji ayah pesepakbola Timnas Indonesia, Hansamu Yama Pranata. Yang rawan melakukan pencurian umur adalah panitia dan pelatih.

Jadi harus ada sanksi tegas terhadap panitia, pelatih dan SSB atau siapapun yang teelibat dalam pencurian umur. (Eska).

Share :

Baca Juga

Gus Lukman Yayasan Undar Peduli Sepakbola Anak Stop Curi Umur

Daerah

Stop Curi Umur, Yayasan Undar Peduli Sepakbola Anak

Olahraga

DANDIM 0821 LEPAS PESERTA GOWES DALAM RANGKA LAUNCHING BRAWIJAYA CYCLING CLUB.

Olahraga

Disaksikan Ratu Tisha Dan Fachry Husaini Bhayangkara FC U17 Nervous Nama Besar Timnas U 16 Yang Baru Saja Juara Di Jepang, R.TRI HARSONO: KALAH KARENA NERVOUS DAN KURANG KOORDINASI HINGGA SERING BUAT KEKELIRUAN SENDIRI

Daerah

Elkisi FC Juara Liga Santri PSSI Piala Kasad Tahun 2022 Tingkat Korem 082/CPYJ

Olahraga

Usai Piala Suratin U15 Bhayangkara FC Junior-Anak VS Persebaya Bertemu Lagi Di Piala Menpora U16?, GARDI GAZARIN: BULAN JULI BULANNYA BHAYANGKARA DAN JAWA POS GROUP JUGA UNTUK SEPAKBOLA

Olahraga

Chiang Rai Thailand VS Bali United Liga 1, YABES TANURI CEO MOHON DOA RAKYAT INDONESIA

Olahraga

TOURNAMENT BOLA VOLY DI SETADION BRATAYUDHA SUMBER BULUS DIGUYUR HUJAN

Olahraga

Modal Point Sempurna, SSB Lawang Berhasil Menjuarai LSE-U9