Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Nasional

Selasa, 20 Februari 2018 - 06:59 WIB

K.H.GUSTUR , MAJU KE CAPRES HANYA UNTUK MENOLONG RAKYAT*

Mojokerto( Sekilasmedia. Com) Ketulusan semangat Bakal Capres NKRI 2019-2024, K.H.GUSTUR menolong bukan suatu Kesuksesan, tapi menolong adalah suatu Keikhlasan menunaikan kebajikan hanya untuk rakyat, juga bukan karena meraih Jabatan Pucuk Pimpinan Tertinggi di Negeri ini.

Konsep hanya menolong rakyat, tentu, selain dalam  bentuk harta sebagai Pewaris Tahta Mojopahit Mataram Nusantara.

Juga sanggup menata, membenahi  bagaimana,  kehidupan berbangsa, bernegara lebih tertata. Tidak bikin  gaduh masyarakat sehingga harkat dan martabat bangsa lebih sejahtera, mulia terangkat di mata Internasional.

Rasa keprihatinan yang mendalam, mendorong kepedulian yang tinggi atas, carut marutnya terus menerus keinginan  penguasa yang menumpuk hutang.

Karena itu, sangat berisiko tinggi terhadap Fiskal Keuangan Negara, beban APBN berjalan Defisit makin menganga, dan daya beli rakyat menjadi lemah.

Kenapa harus menjadi Presiden, Kalo hanya untuk menolong Rakyat? Bukankah menolong itu, ya menolong saja ?

Tidakkah tergugah,  bila oknum pemerintah mengumbar  segala cara politik kekuasaan,   makin menjadi-jadi ? Siapa yang mampu mencari Solusi tanpa harus membebani dan meng-amputasi Rakyat?

Seperti kita ketahui bersama, setiap orang bisa menolong, kerabat, tetangga, dan seterusnya. Perlu dipahami mendalam, menolong itu tidak melulu materi, pikiran dan tenaga, akan tetapi memegang Kekuasaan itu hanyalah alat,  untuk menolong Rakyat.

Dalam hal Kebijakan Publik, bisakah seseorang membuat Kebijakan berbagai bidang kehidupan bangsa, tanpa, harus memangku Pucuk Pimpinan Negeri ?

Apalagi membuat Kebijakan hajat hidup  268 Juta penduduk, tanpa harus menjadi Presiden? Pasti, sangat terbatas, bahkan, tidak bisa  menyeluruh dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat, kecuali, menjadi Presiden. Tentu, harus Amanah dan Terpecaya.

Bila ditakdirkan,
K.H.GUSTUR menjadi Presiden, bukan mencari kemewahan Harta ( Gaji dan Fasilitas Negara ) bahkan, memberikan harta kepada rakyatnya, dan mengabdikan  Dirinya secara total, *Hanya Untuk Menolong Rakyat.*

Sebagai Pewaris Tahta Mojopahit  Mataram Nusantara, tentu, dengan keikhlasan penuh, dalam mendayagunakan kemampuan dan keberanian memberikan harta yang dikuasai sebagai Pewaris Tahta, dan juga atas pencairan Kollateral (asset jaminan) Mojopahit Mataram Nusantara.

Selama ini, belum dimanfaatkan sepenuhnya, sebagai perwujudan Amanah untuk Kemasalahatan Ummat bersama, tanpa membedakan Suku, Agama, Ras dan Golongan, ( SARA ), serta menebar Rahmatal Lil Alamin.

Pemberdayaan masyarakat di segala bidang, kesehatan, pendidikan, sosial dan kebudayaan,  ekonomi lebih mandiri, Penegakkan Hukum tanpa tebang tidak pilih, akan sulit  tercapai.

Jika, Penguasa hanya menumpuk hutang dan yang akan mengangsur, mengembalikan hutang nanti, ujung-ujungnya adalah rakyat atas pajak.

Seperti biasa dengan dalih sebagai warga Negara yang baik, maka, orang Bijak   Taat Bayar Pajak (slogan), bahkan setiap  bayi yang baru lahir saat ini, sudah harus menanggung “dosa” beban Rp 15 Juta Hutang Negara.

Sementara itu, sampai kapan kita berharap bisa sejahtera, jika pemerintah masih terus membangun dengan bersandarkan hutang, alih- alih memikirkan Rakyat, mengurus Golongan dan Kelompok Partai pendukung saja, sudah kelimpungan.

Belum lagi, oknum pimpinan/ pejabat berperilaku terlibat Narkoba, Koruptif, Mafia Sembako rakus penuh keserakahan.

Semua itu, siapa lagi yang memberikan Solusi, berani Tembak Mati Bandar Narkoba dan *Ma7mpu Bayar Hutang Negara,* kecuali hanya Capres NKRI K.H.GUSTUR.

Untuk itu, saatnya dilakukan gerakan perubahan Pucuk Kepemimpinan di Negeri ini, sesuai syarat dan ketentuan menuju 2019, dengan menjunjung tinggi Azas Demokrasi dan Konstitusi Negara.(tim/wo)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolda Metro Jaya Pastikan Tangkap Rizieq Shihab

Nasional

Kasad Pimpin Sertijab Pangdam XVI/Pattimura dan Kapushubad serta Laporan Korps Kenaikan Pangkat 20 Pati

Nasional

Gabungan Parpol Temukan Capres Terpercaya..

Nasional

34 Pedemo di Jakarta dan 13 di Bandung Reaktif Covid-19

Nasional

Lantik 51 Pejabat Eselon 2,3 dan 4, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Instruksikan Buat Kebijakan Berbasis Kepentingan Publik

Nasional

Respon Presiden, Kapolri Langsung Keluarkan SE Terkait Penanganan Kasus UU ITE

Nasional

Mendag: Indonesia Jadi Pusat Industri Produk Halal dan Kiblat Fesyen Muslim Dunia

Nasional

KP Pelatuk Serahkan 53 Properti dan 14 Bagian Tubuh Korban