Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Senin, 26 Februari 2018 - 15:31 WIB

DLH KABUPATEN MALANG SEGERA TINJAU DESA TOYOMARTO KECAMATAN SINGOSARI

Malang sekilasmedia.com – Sungguh memprihatinkan melihat kondisi alam yang berada di sekitaran lereng Gunung Arjuno, tepatnya di sekitaran Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang yang juga merupakan akses jalan masuk menuju wisata Perkebunan Teh Wonosari sebelah selatan.

Diduga, selain banyaknya Tambang Galian C manual yang beroperasi di daerah tersebut juga dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal. Meski sudah ada papan pemberitahuan atau larangan terkait pertambangan tapi ironisnya masih saja beroperasi kegiatan pertambangan manual, terlebih juga dijadikan pembuangan sampah ilegal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab padahal area tersebut bukan diperuntukkan untuk penampungan maupun pembuangan sampah.

Sehingga dalam hal ini menjadi pertanyaan berbagai pihak, khususnya warga Kecamatan Singosari, pasalnya Desa Toyomarto ini berada di ujung sebelah barat Kecamatan Singosari dan berada di dataran yang tinggi, sehingga dikhawatirkan akan terjadi tanah longsor dan banjir bilamana terjadi pembiaran kegiatan tersebut, terlebih juga pembuangan sampah dan akan menimbulkan sarang penyakit dengan adanya air hujan dari Daerah tersebut turun mengairi ke Desa lain yang berada di Kecamatan Singosari.

Dengan adanya hal ini Kepala Bidang Kebersihan DLH Kabupaten Malang Renung saat ditemui di kantornya Senin 26/02/2018 mengatakan,” Kami sudah melakukan teguran maupun melayangkan surat pada salah satu oknum yang terlibat membuang sampah di area tersebut dan diketahui salah satu perusahaan yang berada di Kota Pasuruan pada tahun 2017 kemarin, bahkan kami juga sempat  membuat surat ke Dinas Provinsi Jawa Timur dan juga melakukan koordinasi dengan DLH Kota Pasuruan dalam rangka menyelesaikan sampah di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari tempat X galian C,” ungkapnya.

” Terkait Galian C di LH tidak ada wewenang untuk itu akan tetapi ada kaitannya dengan kerusakan lingkungan, untuk itu saya akan sampaikan pada teman – teman Bidang lain dan kami akan bersama – sama untuk memantau disana, kebetulan juga saya akan sampaikan pada KASI Pengaduan sehingga nanti sesegera menindak lanjuti ke lapangan,” imbuhnya.

sementara itu Kepala Desa Toyomarto Moch Nari juga pernah mengatakan saat ditemui dikantornya,” Saya tidak pernah menyetujui disitu dilaksanakan kegiatan pertambangan, bahkan dulu sewaktu saya mendampingi orang Dinas untuk memasang papan larangan di sekitar pertambangan tersebut saya juga pernah di Demo penambang Galian manual tersebut, justru kalau saya lihat kebanyakan bukan warga saya sendiri melainkan warga dari Desa lain yang bekerja disitu, bahkan sempat ada yang membawa linggis dan dipukul pukulkan ke besi depan, akhirnya saya pun diam,” terangnya. (SO)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupat Surya Lantik Jabatan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Asahan

Daerah

Walikota Palembang H. Harnojoyo menerima Audiensi dengan Pengurus Gateball Provinsi

Daerah

PENATAAN KEBUN RAYA BEDUGUL HAMPIR KELAR

Daerah

Asahan Expo 2022 Resmi Ditutup, Ini yang Disampaikan Wabup Taufik

Daerah

Saat Penutupan BID, Wabup Berharap Inovasi Makin Optimal

Daerah

Pertanian Organik Brenjonk Jadi Basis Desa Ekowisata di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto

Daerah

Forkompimcam Ringinarum Laksanakan Operasi Yustisi

Daerah

Polresta Sidoarjo Siapkan 1300 Personil Di Operasi Lilin Nataru 2022 – 2023