Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Pariwara

Rabu, 21 Maret 2018 - 11:00 WIB

Pemkab Mojokerto mempermudah penerbitan sertipikat tanah.

Mojokerto, (Sekilasmedia. Com) Pemerintah terus berupaya melakukan  program dalam memberi kepastian hukum hak atas tanah dan legalisasi aset, dengan mempermudah penerbitan sertipikat tanah. Upaya ini juga diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dalam kegiatan bertajuk Sosialisasi Percepatan Legalisasi Tanah Pemerintah Kabupaten Mojokerto sekaligus Penyerahan Sertipikat Pemerintah Kabupaten Mojokerto oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Mojokerto, Rabu (21/3) pagi kemarin di Hotel Raden Wijaya.

 Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mojokerto, Mieke Juli Astuti, dalam laporan sambutannya menjabarkan bahwa target kerjasama dalam proses pensertipikatan di periode  kedua ini adalah 171 bidang.

“Perlu kami laporkan bahwa target kerjasama periode kedua ini yakni 171 bidang tanah. BKPAD dibantu perangkat desa juga melakukan pematokan tanah sebanyak 164 bidang. Permohonan pengukuran tercatat 143 bidang, dengan 107 bidang sudah diukur. Sedangkan yang telah terbit sebanyak 15 sertipikat, 4 sertipikat di tahun 2016 dan 11 sertipikat lagi pada tahun 2017,” jabar Mieke.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mojokerto, Lukman Hakim, dalam acara ini mengatakan bahwa ada 51.000 bidang yang direncanakan untuk diterbitkan sertipikatnya. Tercatat beberapa kecamatan yang telah ditetapkan di dalamnya. Antara lain Kecamatan Dawarblandong, Ngoro, Jetis, Pungging, Kutorejo, Sooko, Mojosari dan Bangsal. Namun Lukman juga menekankan pentingnya partisipasi kepala desa dalam menggerakkan masyarakat yang bersangkutan dalam mempersiapkan bukti-bukti yang diminta.

“Kami sangat butuh partisipasi kepala desa untuk menggerakkan warga, terutama dalam menyiapkan kelengkapan berkas, memasang tanda patok pada masing-masing bidang tanahnya dan datang langsung saat pengukuran dilakukan. Ada 51.000 bidang yang kami rencanakan, kami menetapkan Kecamatan DawarbLandong, Ngoro, Jetis, Pungging, Kutorejo, Sooko, Mojosari dan Bangsal. Wilayah yang ada aset-aset Pemda atau desa ini, bisa kita terbitkan setifikatnya asal ada bukti kepemilikan,” terang Lukman di hadapan 100 orang kepala desa dari 18 kecamatan sebagai peserta.

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, lewat arahan sambutannya mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan sangat membutuhkan pencatatan aset yang memadai agar tidak tersendat. Pencatatan aset harus memadai, bahkan menjadi hal yang mesti dilaksanakan segera karena nilainya yang sangat besar.

“Barang milik daerah berupa tanah, mendominasi dengan nilai mencapai Rp 2 triliun lebih (berdasarkan LKPD unaudited Tahun Anggaran 2017). Aset tanah tersebut terdiri dari 1.348 bidang dengan luasan 4.391.877 meter persegi, dengan rincian 489 sudah bersertipikat dan 859 belum bersertipikat. Pencatatan aset sangat penting, karena berpengaruh terhadap proses perencanaan pembangunan,” pungkasnya.

Senada dengan Lukman, wakil bupati juga meminta perhatian seluruh kepala desa dan camat, untuk membantu percepatan proses pensertipikatan tanah Pemkab Mojokerto di wilayah masing-masing.

 “Saya minta kades dan camat membatu semua proses (pensertipikatan), sehingga pengamanan hukum barang milik daerah berupa tanah berjalan sesuai hukum berlaku. Saya tambahkan pula bawa dalam Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa serta Peraturan Menteri Nomor Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, manyatakan aset desa yang telah diambil alih oleh Pemda, dikembalikan ke desa. Kecuali telah dipakai untuk fasilitas umum seperti Pustu, sekolah, akan menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.(wo)

Share :

Baca Juga

Pariwara

Pjs Walikota Padang Belajar Pengamanan Pilkada Serentak di Sidoarjo

Pariwara

POLSEK SINGOSARI GELAR KEGIATAN PENGANTAR PURNABAKTI

Pariwara

Segenap Keluarga Besar Pemerintah Desa Banjarasri, Tanggulangin Sidoarjo Mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444H/2023”

Pariwara

Profesor Hendrawan Supratikno DPR RI Join OJK Bantu Warga Kab Pekalongan Terdampak Covid

Pariwara

Ketua GPMB Kabupaten Asahan Terima Penghargaan Sandya Praditya

Pariwara

Hadiri Wisuda Poltekkes Kemenkes Palembang, Ratu Dewa Ingatkan Perkuat Dengan Kompetensi Diri 

Pariwara

PAW Desa Pojok Ciptakan Kondisi Aman Dan Damai

Pariwara

Wakil Bupati Gresik Hadiri Halal Bi Halal dan Puncak Peringatan Harlah Fatayat NU Ke 72 Ranting Lowayu