Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Olahraga

Jumat, 23 Maret 2018 - 01:32 WIB

Sarman El Hakim: Harus Rebut Host Piala Dunia 2022, SOLUSI ANTISIPATIF AGAR INDONESIA TAK BUBAR 2030

                                   Sarman El Hakim
Reporter: tim
Editor: Siswahyu

JAKARTA (sekilasmedia.com) Hari-hari ini Indonesia sedang digegerkan dengan sejumlah hal yang membikin heboh dan berita berkepanjangan di media massa yang muncul hampir tiap hari termasuk kritikan Amin Rais yang tokoh senior Partai Amanat Nasional terhadap Presiden Joko Widodo yang dinilai ngibul bagi-bagi sertifikat sementara membiarkan 74 persen Indonesia dikuasai hanya sekitar satu persen orang. Polemik masih terus berlangsung saling jawab, melebar kemana-mana.

*HEBOH PRIYO BUDI SANTOSO GOLKAR AKAN GABUNG PARTAI BERKARYA*
Soal lain yang juga sedang santer dan bikin heboh adalah rencana Priyo Budi Santoso tokoh senior Golkar dan mantan Wakil Ketua DPR RI yang akan menjadi Sekretaris Jendral bagi partai-nya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto. Tanggapan pun bermunculan dari kalangan Golkar sendiri, juga dari pihak Partai Berkarya.

Bahkan tak jarang kalangan masyarakat yang mendukung dan pengamat yang menilai hal tersebut akan memberi energi tersendiri bagi Partai Berkarya. “Mas Priyo memang dekat Mas Tommy Soeharto. Dan gabungnya Mas Priyo juga menjadi energi untuk pemenangan, serta untuk lebih melaksanakan yang telah dilakukan Partai Berkarya tentang kesejahteraan rakyat teeutama buruh, tani dan nelayan,” ungkap Sonny Pudjisasono Wakil Ketua Umum DPP Partai Berkarya yang juga Ketua Bappilu Partai Berkarya.

*HEBOH PERNYATAAN PRABOWO INDONESIA AKAN BUBAR 2030*
Hal yang lebih menghebohkan adalah aksi-reaksi atas pernyataan Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra yang menyatakan bahwa Indonesia akan bubar tahun 2030. Meskipun Prabowo telah menjelaskan bahwa yang disampaikan didapatkan dari informasi intelejen.

Ada pihak yang menganggap pernyataan Prabowo itu tidak mendasar. Namun hal tersebut menjadi berbeda ketika Sarman El Hakim salah satu tokoh sepakbola nasional yang sedang gencar memperjuangkan Indonesia agar bisa menjadi tuan rumah sepakbola Piala Dunia 2022, melihatnya dari sisi lain termasuk dari sisi sepakbola untuk menyelamatkan bangsa dan negara Indonesia.

*AGAR TAK BUBAR, INDONESIA HARUS JADI TUAN RUMAH SEPAKBOLA WORLD CUP 2022*
Salah satu ide Sarman El Hakim sebagai solusi antisipatif agar Indonesia tidak bubar tahun 2030 adalah Indonesia harus menjadi tuan rumah sepakbola Piala Dunia 2022, apalagi dengan adanya situasi-kondisi yang memungkinkan Qatat bisa gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Diantaranya adalah posisi Qatar yang kini diembargo negara-negara Arab atas tudingan terlibat ISIS. Juga mulai terkuak bahwa saat bidding Piala Dunia 2022 ternyata Qatar melakukan sejumlah suap. “Untuk itu Piala Dunia 2022 harus kita rebut untuk bisa diadakan di Indonesia,” kata Sarman El Hakim yang telah keliling hampir seluruh dunia untuk mencari dukungan, termasuk dari PSSI-nya berbagai negara dan ke kantor federasi sepakbola dunia FIFA, agar Indonesia bisa jadi tuan rumah Piala Dunia tersebut.

*PESTA BESAR JADI HOST WORLD CUP AKAN MENYATUKAN INDONESIA*
Menurut Sarman El Hakim apabila di suatu negara mengalami permasalahan yang besar-besaran termasuk soal ekonomi untuk rakyat dan kemiskinan, maka justru menjadi tuan rumah sepakbola Piala Dunia-lah yang menjadi solusi antisipatif efektif agar terlepas dari permasalahan-permasalahan tersebut. Sepakbola Piala Dunia adalah pesta besar yang sekaligus pemecah permasalahan.

Sarman El Hakim lantas memberi contoh saat Brazil krisis malah menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2014, dan justru hal tersebut menjadi solusi bagi krisisnya. Begitu pula Piala Dunia di Afrika Selatan tahun 2010, di Jerman tahun 2006, di Jepang tahun 2002 yang menjadi tuan rumah bersama dengan Korea Selatan, juga Piala Dunia tahun 1998 di Perancis.

*DI ARGENTINA PIALA DUNIA JADI SOLUSI PASCA ADA KUDETA*
“Yang lebih menarik lagi ketika Argentina menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 1978. Sebelum itu banyak permasalahan di Argentina hingga terjadi Kudeta tahun 1976. Namun dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 1978, justru menjadi solusi dan mempersatukan Argentina,” ungkap Sarman El Hakim.

Yang lebih hebat, Argentina dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia 1978, menjadikan semangat yang begitu menggelora untuk bersatu-padu seluruh negeri. Bahkan kemudian menjadikan Argentina meraih Juara Piala Dunia 1978. Yang hal tersebut berefek terus-menerus secara efektif. Salah satunya karena hal-hal itulah Sarman El Hakim dengan Masyarakat Sepakbola Indonesia-nya (MSBI) tak henti-henti berjuang agar Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. “FIFA mau Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia 2022, tinggal nunggu persetujuan pemerintah Indonesia,” cetus Sarman El Hakim. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926.

Share :

Baca Juga

Olahraga

Liga Santri Pioner PSSI Masa Depan

Olahraga

Divif 2 Kostrad Gelar Kejuaraan 4th National Open Karate Championship 2023

Olahraga

Pertama Kali Merasakan Sebagai Bagian Official Bhayangkara FC Junior Anak Masih Ada Katrok, SAAT DAPAT UNDANGAN VVIP GRATIS NONTON BHAYANGKARA FC LIGA 1 GOJEK VS PSIS

Olahraga

Manajer Bhayangkara FC Liga 1 Kompak Dengan Junior, AKBP SUMARDJI-AKBP EDDWI SINERGI PEDULI

Olahraga

Ganjar Razuni: Selamat Sepakbola Indonesia Masuk 16 Besar, Jika Roller Skate Dapat Emas Bisa Lebih Jadi Penentu Peringkat Indonesia Di Asian Games 2018

Olahraga

Bajul FC Menang Besar vs FC Tjiwi Kimia, Tapi Smit, Siswahyu Dan Yopy Sebut Bukan Tujuannya

Olahraga

Brawijaya Run 10K, Pelari Asal Bojonegoro Juara 1 Dan Juara 2

Olahraga

Optimalkan Aktifitas Fisik Anak Usia Dini Melalui Program Modifikasi Permainan dan Olahraga