Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Selasa, 15 Mei 2018 - 09:04 WIB

Sema’an Al-Quran, Jadikan Alqur’an Pegangan Hidup dan Toleransi Umat.

Mojokerto, Sekilasmedia. Com-Salah faham serta mudah terhasut pihak-pihak yang mengatasnamakan agama untuk mengadu domba dan membelah persatuan umat, menjadi hal yang mesti diwaspadai terutama akhir-akhir ini. Pesan ini ditekankan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, dalam acara Sema’an Al-Quran bersama Jamm’iyah Hamalatil Qur’an (JHQ) tahun 2018 yang diikuti kurang lebih 1.300 orang hafidz dan hafidzah.
“Al-Quran diturunkan sebagai Rahmatan Lil Alamin (rahmat bagi seluruh umat tanpa terkecuali). Hendaknya kita meresapi betul makna tersebut, agar terhindar dari salah paham dan mudah terhasut pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang selalu mengatasnamakan agama untuk memecah belah umat. Terlebih pada situasi akhir-akhir ini,” pesan wakil bupati, Senin (14/5) malam di Pendopo Graha Majatama.
Dirinya juga berharap agar Al-Quran bisa dijadikan pegangan untuk berperilaku baik, penuh kasih sayang dan toleransi sesama.
“Selayaknya Al-Quran kita jadikan pegangan hidup, bertoleransi sesama dan saling menghargai. Semoga perilaku kita bisa selaras dengan Al-Quran, sehingga dapat meminimalisir rasa saling curiga antar golongan dan konflik sosial,” tambahnya.
Terkait acara ini, Ketua JHQ Kabupaten Mojokerto, K.H. Ahmad Bashori dalam laporan sambutannya menyampaikan bahwa JHQ Kabupaten Mojokerto bakal melaksanakan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Tingkat Kecamatan yang nantinya akan diseleksi.
“Nantinya tiap kecamatan kita ambil satu orang hafidz dan hafidzah. Untuk selanjutnya dilombakan di Tingkat Kabupaten. Acaranya akan kita gelar bulan Juli bersamaan dengan halal bihalal. Juara pertama akan memperoleh hadiah uang senilai Rp 2 juta, juara kedua Rp 1,5 juta dan juara tiga Rp 1 juta,” papar Bashori.
Wakil bupati rencananya juga akan menambah hadiah bagi para pemenang MHQ sebesar Rp 10 juta. Para peserta nantinya bakal menampilkan kemampuan menghafal Al-Quran dengan bacaan tartil/murottal, dimana bacaan harus mengandung nilai ilmu baca (tajwid), seni (lagu dan suara), dan etika .(wo)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tiga Tersangka Asal Diwek Diringkus Satreskoba Polres Jombang Di Desa Grogol Kecamatan Diwek Jombang

Daerah

BUPATI BERAUDENSI DAN HARAPKAN PPDI LEBIH TERBUKA

Daerah

Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023

Daerah

Bupati Blitar Tinjau Produk UMKM di Desa Suru

Daerah

Polres Pasuruan Ziarah Taman Makam Pahlawan Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-76

Daerah

Komunitas GDB Bersama Polsek Driyorejo Berbagi 500 Paket Takjil

Daerah

Batu Tourism Awards 2021, Jalan Menuju Kota Wisata yang Berkesenian dan Berbudaya

Daerah

Satlantas Polres Pasuruan Gelar Bakti Religi Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-78