POLDA BALI BENTUK SATGAS KHUSUS KEJAHATAN JALANAN – SEKILAS MEDIA

POLDA BALI BENTUK SATGAS KHUSUS KEJAHATAN JALANAN

POLDA BALI BENTUK SATGAS KHUSUS KEJAHATAN JALANAN

Denpasar Bali,Sekilasmedia.com –
Menjelang perhelatan Annual Meetings World Bank dan IMF 8-14 Oktober 2018, di Nusa Dua, Kuta Selatan mendatang, Direktorat Reserse Kriminal (Direskrrim) Polda Bali, menjamin dan memperketat penjagaan wilayah hukumnya. Tak hanya di lokasi perhelatan, tapi juga diseluruh destinasi tujuan pariwisata yang ada di Bali.

Hal itu yang diungkapkan Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan, saat jumpa pers di Mapolda Bali Jumat (14/9).

” Dalam melancarkan jalannya perhelatan pertemuan 16 ribu orang peserta dari 189 negara nanti. Untuk keamanan saya ditunjuk sebagai Kepala Satgas pemberantasan kejahatan jalanan, ” tegasnya.

Dijelaskannya, Satgas ini dibagi, Satgas preemtif yang dijalankan oleh Satgas intelejen, bertugas melakukan penyelidikan intelejen ataupun bertugas untuk memantau tempat atau jaringan kejahatan jalanan. Kemudian satgas Preventif (pencegahan) dengan melaksanakan patroli, memperbanyak kehadiran polisi.

” Selain dua itu ada juga satgas tindak yang dilaksanakan oleh Satuan kerja kiminal umum untuk melaksanakan penindakan segala jenis kejahatan jalanan, ” jelasnya.

Ia juga menegaskan, di dibentuknya satgas ini adalah, untuk keamanan para tamu negara yang melaksanakan pertenuan nanti dari tamu negara VIP dan VVIP,  juga untuk rekan rekan pers lokal dan internasional.

” Ini menjadi perhatian kita terhadap kekerasan jalanan agar tamu yang datang atau berkunjung ke lokasi pariwisata mendapatkan keamanan dan kenyamanan, ” tambahnya.

Dengan begitu, Polda Bali menurunkan petugas sebanyak 60 orang satgas, serta dibantu dari Kasatreskrim dan masing masing polres sebanyak sembilan orang yang dibantu petugas satgas dari 40 orang.

Apabila masih ada terjadi atau tertangkap pelaku kejahatan dikarenakan semakin dekatnya pertemuan yang tinggal 23 hari lagi. Maka petugas akan melakukan tindakan tegas terukur terhadap siapa saja tersangka yang melakukan kejahatan.

Dari Jajaran Polda Bali sendiri, sudah melakukan oprasi cipta kondisi dalam jangka waktu 6 Juli Hingga 12 September, di sembilan kabupaten dan  satu kota di Bali, juga telah mengamankan sebanyak 172 kasus dan 33 orang yang ditindak tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

SEKILAS MEDIA