Selamat Hari Raya Idul Fitri .

Home / Kriminal

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 10:13 WIB

TERHIMPIT EKONOMI, IBU HAMIL GASAK PERHIASAN BIDAN

TERHIMPIT EKONOMI, IBU HAMIL GASAK PERHIASAN BIDAN

Buleleng Bali,Sekilasmedia.com
Seorang ibu hamil berinisial PI (31) asal Desa Kayuputih Melaka, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, diciduk Unit Reskrim Polsek Banjar.

Penangkapan dilakukan, karena PI nekat mencuri perhiasan di sebuah klinik Bidan milik Darmiati (70) warga Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku yang dalam kondisi mengandung datang ke klinik bidan Darmiati untuk memeriksakan kandungannya yang kini berusia 8 bulan.

Karena himpitan ekonomi serta tidak ada biaya untuk melakukan persalinan, maka muncul niat jahatnya untuk mencuri sejumlah barang di klinik bidan tersebut.

Bahkan pencurian itu dilakukan berulangkali, bermula dari rumah bidan saat kondisi kosong, pelaku masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela rumah. Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku lantas menggasak sejumlah barang dan perhiasan milik korban Darmiati. Selanjutnya, pelaku langsung kabur.

Darmiati (korban-red) yang mengetahui kejadian tersebut, langsung melaporkan kasus itu ke Mapolsek Banjar.

Seijin Kapolres Buleleng, Kapolsek Banjar, Kompol Ida Bagus Dedy Januarta menuturkan, pelaku PI kini ditetapkan sebagai tersangka, ia berhasil dibekuk anggotanya berkat hasil penyelidikan jajaran Reserse dan Kriminal (Reskrim)  Polsek Banjar.

Dihadapan penyidik tersangka mengakui perbuatannya dan aksi itu nekat dilakukan karena terdesak masalah ekonomi.

” Modus tersangka, dimana masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela rumah menggunakan parang, ” ujar Kapolsek Dedy Januarta, Sabtu (13/10).

Dijelaskan, sejumlah barang hasil curian, berupa 3 cincin emas, 1 permata yang sebagian sudah dijual oleh tersangka secara bertahap dan dibelikan sejumlah pakaian anak yang sengaja disiapkan tersangka untuk anaknya yang diperkirakan akan lahir satu bulan lagi. Juga dengan uang tunai Rp 15 juta.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah parang, 2 buah celana dan pakaian yang dibeli diduga menggunakan uang hasil curian.

” Kerugian yang dialami korban sekitar Rp 36 juta, ” tambahnya.

Meskipun tersangka dalam kondisi hamil tua, proses hukum ini tetap jalan sesuai aturan hukum yang berlaku.

” Ya, proses tetap jalan, meskipun tersangka hamil. Seperti pengalaman terdahulu, kan ada pelimpahan ke Kejaksaan, ada waktu 1 bulan untuk tersangka lahiran. Intinya, proses hukum tetap jalan, ” tandas Kapolsek Banjar.

Akibat perbuatannya ini, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara.(son)

Share :

Baca Juga

Kriminal

KASUS PERSOALAN CINTA,YANG MENGAKIBATKAN 2 PRIA SALING BACOK BERAKHIR DAMAI

Kriminal

Polres Pasuruan Berhasil Ungkap Kasus Perjudian Dan Narkoba Di Wilayah Kabupaten Pasuruan

Kriminal

KEBERHASILAN TIEM COBRA MEMBEKUK MALING SAPI YANG SELAMA INI MERESAHKAN

Kriminal

Pura-pura Tolong Korban,Sopir Truck Tega Begal Tetangga Sendiri

Kriminal

Sat Reskrim Polres Kendal Ungkap Pembunuhan Ibu di Cepiring
Sudah Berusia Setengah Abad, Pengepul Togel Berhasil Diamankan

Kriminal

Sudah Berusia Setengah Abad, Pengepul Togel Berhasil Diamankan
Terkait Dana Desa Gading Tahun 2016 Sampai 2018, LSM AMPP Angkat Ke Polres Probolinggo

Kriminal

Terkait Dana Desa Gending Tahun 2016 Sampai 2018, LSM AMPP Angkat Ke Polres Probolinggo
Pelaku Pengedar Uang Palsu di Lumajang Harus Hidup Dipenjara Selama Sepuluh Tahun

Kriminal

Pelaku Pengedar Uang Palsu Harus Hidup Dipenjara Selama Sepuluh Tahun