Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Sabtu, 27 Oktober 2018 - 05:58 WIB

Bupati Lumajang, Apresiasi yang dilakukan STAPA Center melalui program Rumah Kreasi.

Lumajang ,sekilasmedia.com— Banyak anak kehilangan hak-haknya. Satu diantaranya, adalah hak tumbuh dan berkembang anak terampas, karena masuk dunia kerja di lingkungan yang tidak nyaman. Sebagai pencegahan pekerja anak di area pertanian tembakau, Social Transformation and Public Awareness (STAPA) Center sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar Kampanye Cinta Lingkungan Anak – Anak Rumah Kreasi, di Monumen Perjuangan Polisi Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Sabtu (27/10/2018) pagi.

Lanjutnya Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., mengapresiasi upaya yang dilakukan STAPA Center melalui program Rumah Kreasi. Menurutnya, melalui program Rumah Kreasi dapat mengembalikan hak tumbuh kembang anak untuk bermain dan belajar, serta interaksi anak antar sesama akan menjadikan bibit yang mempunyai keunggulan dalam bersosial.

Disisi Lain “Handphone boleh, tetapi kalau berlebihan akan mengganggu kreatifitas anak, sepulang belajar di sekolah bermainlah, berinteraksilah dan bersosialisi dengan sesama teman, karena itu yang akan menjadi modal anak bersosialisasi, beraktifitas dan berkreasilah di Rumah Kreasi,“ tutur Bupati Lumajang.

Cak Thoriq menilai, program Rumah Kreasi selain 2018/10/27 12:20 2018/10/27 12:20 mengembalikan hak tumbuh kembang anak, juga turut membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menyelesaikan berbagai problematika tentang anak.

Lebih Lanjut “Pemerintah Kabupaten akan memfasilitasi supaya kreatifitas anak semakin tumbuh, saya punya harapan untuk STAPA Center dapat memperluas jejaring Rumah Kreasi, dimana kami belum tentu bisa menyelesaikan secara penuh problem anak,” ujarnya.

Direktur STAPA CENTER, Agus Rohmatulloh, menjelaskan, bahwa program Rumah Kreasi resmi dimulai sejak pertengahan bulan Juli 2018. Tujuannya untuk menghindarkan anak-anak dari resiko pekerjaan ditembakau. Di Lumajang, ada 3 Desa yang dipilih sebagai intervensi program, yaitu, Tumpeng, Jokarto dan Karanglo. Rumah Kreasi itu, diharapkan dapat mengurangi anak dalam keterlibatan di Pertanian Tembakau.

Dilaporkan, bahwa salah satu program Rumah Kreasi adalah pecinta alam, yang puncaknya melakukan penanaman 1000 pohon, yang berkerja sama dengan Sampoerna Indonesia. “Kita fokuskan penanaman 1000 pohon di Dusun Tumpeng Barat, karena di sepanjang jalan menuju Monumen Perjuangan Polisi masih gersang dan belum ada pohon di samping jalannya,” ujar Direktur STAPA.

Bibit pohon yang ditanam meliputi, bibit pohon mahoni, pucuk merah dan jambu. Penanaman itu, diikuti oleh SD / MI se-Desa Tumpeng Kecamatan Candipuro,”pungkasnya(kar)

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Lamongan Ungkap Dugaan Pemalsuan Merk Pupuk, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Daerah

PEMBANGUNAN PELABUHAN LAUT PULAU GILI KETAPANG SUDAH AMBURADUL DAN PERLU DISOROTI OLEH BPK/KPK

Daerah

Janji Pencairan Jasmas Propinsi Bleset, Merasa Ditipu Saksi Korban Adukan MS Ke Polres Gresik 
Badan Pertanahan Nasional Sidoarjo Bagikan 1000 bidang Sertifikat Tanah PTSL

Daerah

Badan Pertanahan Nasional Sidoarjo Bagikan 1000 bidang Sertifikat Tanah PTSL

Daerah

FGD Kelalulintasan, Satlantas Polres Gresik Himbau Parkir Demi Kamseltibcarlantas

Daerah

Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto Ke 104, Walikota Mojokerto Gowes Bersama Gubernur Jatim

Daerah

DPRD Lamongan Bahas Lima Ranperda Dalam Sidang Paripurna

Daerah

Kapolda Jatim Berikan Motivasi Hidup Sehat di tengah Pandemi Covid-19 di Ponpes Bangkalan