Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Selasa, 11 Desember 2018 - 03:20 WIB

Dewan Mendukung Uji Emisi Bagi Kendaraan Bermotor Di Kota Mojokerto

Ft.Pemkot dan Polresta saat lounching uji emisi kendaraan bermotor dikota Mojokerto.

 

MOJOKERTO,Sekilasmedia.com– Pemkot Mojokerto bersama Kepolisian Resort Kota (Polresta) Mojokerto menggelar uji emisi bagi kendaraan bermotor secara gratis guna meminimalisir polusi udara di Kota Mojokerto, di Alon-Alon Kota Mojokerto, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari wakil rakyat DPRD Kota Mojokerto.

Ketua DPRD Kota Mojokerto Febriana Meldyawati mengatakan jika Program ini sudah dikomunikasikan dengan kami (DPRD Kota Mijokerto-red) untuk tahun 2018. Mengingat program ini sangat baik, salah satunya untuk mengurangi polusi udara, karena kualitas udara menurun salah satunya dipicu emisi gas buang kendaraan bermotor.

“Jika gas buang melebihi ambang batas maka terjadi pencemaran udara. Sehingga denga program ini kami harapkan kualitas udara yang dihirup semakin baik. Selain itu dengan kegiatan ini kita bisa mengetahui kondisi performa mesin kendaraan masyarakat. Semoga program yang baik ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Mojokerto,” ujar Ketua DPRD Kota Mojokerto Febriana Meldyawati.

Sementara,Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Gaguk Try Prasetyo selaku leading sector acara menjelaskan jika uji emisi dimaksudkan agar masyarakat ikut peduli didalam menjaga kualitas udara di kota Mojokerto.

“Karena dengan mengikuti uji emisi kendaraan seperti ini, masyarakat bisa mengetahui sistem pembakaran mesin kendaraannya bekerja dengan sempurna atau belum. Jika ada masalah dalam sistem pembakaran maka sisa gas buang yang dihasilkan akan melebihi ambang batas yang ditentukan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Gaguk Try Prasetyo.

Menurut Gaguk, kendaraan bisa disebut melebihi ambang batas jika parameter gas Co diatas 4,5 persen. Selain itu gas Hc berada diatas 1200 ppm bagi kendaraan berbahan bakar bensin yang tahun pembuatannya sebelum 2007 .

“Kalau kendaraan pembuatannya diatas tahun 2007 maka maximum co nya 1,5 persen dan Hc maximal 200 ppm,” tambahnya.

Lebih lanjut Sekda Kota Mojokerto, Harlistyati berharap agar program langit biru dan udara bersih di Kota Mojokerto ini mendapat dukungan masyarakat agar Kota Mojokerto lebih bersih, segar dan nyaman.

“Mari bebaskan Kota Mojokerto dari ancaman polusi udara. Ayo kita gencarkan kegiatan uji emisi gas buang dengan kesadaran pribadi,” tandas Harlistyati. (wo/Adv)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pokja” kelompok kerja, Media Mitra Polres Tulungagung, Kasi Humas : Komunikasi Adalah Kunci 

Daerah

Respon Isu Peredaran Pil Koplo, Polresta Probolinggo Langsung Sambagi Sekolah-sekolah

Daerah

Bupati Yani Targetkan Kabupaten Gresik Lengkap Bisa Dicapai Pada Tahun 2022 Ini
Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Hiu Paus Keluar Canal Inlet PLTU Paiton

Daerah

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Hiu Paus Keluar Canal Inlet PLTU Paiton

Daerah

H-4 Coblosan, 117 PTPS Panwaslu Bungah Digembleng Siwaslu dan Jalani Rapid Test

Daerah

Gelar Anev, Kapolri Instruksikan Jajaran Jangan Enggan Temui Warga dan Jaga Kepercayaan Publik

Daerah

Paripurna DPRD, Penyampaian LKPJ Bupati Blitar tahun 2023 dan Penyampaian Pokok-pokok Pikiran

Daerah

Rampung Larut Malam, Antusiasme Penonton di Pawai Budaya HadiPro Tetap Tinggi