Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Nasional

Kamis, 28 Februari 2019 - 10:33 WIB

Komjen M.Iriawan – Dr.Haris Thofly – Ahmad Riyadh Menuju Pentas Baru Sepakbola Nasional Untuk KLB PSSI

SURABAYA, Sekilasmedia.com – Komjen Pol.Moch.Iriawan, Dr.Haris Thofly, Ahmad Riyadh dan lain-lain. Nama-nama calon ketua umum PSSI pusat menuju KLB (Kongres Luar Biasa) pasca Pilpres 17 April 2019 terus silih berganti bermunculan, lebih-lebih semenjak adanya POLLING yang termasuk paling awal diadakan yang dimotori Gus Ahmad Taji dkk tokoh Laskar Majapahit bersama Siswahyu pimpinan Umum sekilasmedia.com yang juga penulis buku biografi Asmuni-Srimulat. Polling yang masih terus menarik berbagai kalangan hingga nasional hingga hari ini, Kamis (28/2/2019). Meskipun ada pula yang mempertegas memberi argumen bahwa tidak mungkin semua menjadi Ketua Umum, namun sosok-sosok potensial dan kredibel perlu dimasukkan jajaran pengurus PSSI masa depan.

*BANYAK TOKOH MUDA DIUSULKAN, BAHKAN TOKOH NASIONAL PUN BANYAK YANG DUKUNG GENERASI MUDA SEPERTI ERICK THOHIR – REZZA LUBIS – MUNAFRI ARIFUDDIN PSM*
Kian banyak tokoh nasional maupun tokoh generasi muda dan dari daerah yang disebut pantas untuk ikut Menuju Pentas Baru Sepakbola Nasional untuk ikut membenahi sepakbola Indonesia agar lebih berprestasi dan bisa ‘mensiasati’ Mafia Bola. Bahkan juga tak jarang tokoh nasional yang malah mendukung sosok-sosok yang relatif muda. Ada yang menyampaikan secara terbuka atau terang-terangan, namun ada pula yang minta silent. Tentu saja tetap berpedoman pada aturan FIFA, diantaranya pasal 34 ayat 4 yang kurang-lebih menyatakan harus sudah terlibat pada sepakbola minimal lima (5) tahun. Misal dari lingkungan Polri muncul dukungan terhadap sejumlah personnya seperti Brigjen Krishna Murti, AKBP Sumardji, Komjen Budi Waseso, Komjen Mochammad Iriawan. Namun tetap harus memenuhi syarat pasal 34 ayat 4 tersebut.

Dali Tahir salah satu tokoh sepakbola nasional sangat berharap munculnya pengurus PSSI masa depan dari kalangan yang relatif muda. Diantara yang diharapkannya menjadi ‘paket’ kuat untuk lebih profesional dan go internasional, Dali Tahir menyebut nama Erick Thohir – Rezza Lubis – Munafri Arifuddin PSM dari ‘lingkungan’ Bosowa. “Mereka adalah orang-orang muda dan profesional,” ungkap Dali Tahir yang juga di Komite Etik FIFA (Federasi Sepakbola Internasional) yang juga pernah menjadi salah satu direktur PSSI pusat dan chairman Brisbane Roar (BRFC) sebuah klub di Australia yang pernah menjadi juara di Liga Australia (A-League), seperti disampaikan kepada Siswahyu pimpinan Umum sekilasmedua.com, meskipun untuk Erick Thohir dalam berbagai kesempatan menyatakan tidak ingin menjadi Ketum PSSI. Namun konon, ke depan Erick akan mendapat jatah sebagai menteri terutama Menpora atau Menteri BUMN.

*JIKA ERICK THOHIR TETAP TAK MAU, ADA ALTERNATIF AHMAD ZAKI ISKANDAR DAN KOMJEN M.IRIAWAN*
Meskipun nama Erick Thohir juga terus memimpin dalam polling yang kami adakan. Namun jika Erick tetap tidak berkenan, terdapat sejumlah nama lain yang dinilai pas menjadi Ketya Umum PSSI hasil KLB pasca Pilpres 17 April 2019, diantaranya ada Ahmad Zaki Iskandar Bupati Tangerang yang peduli dan gila bola diantaranya membina Persita Tangerang dengan telah berkorban puluhan miliyar rupiah untuk Persita dalam beberapa tahun. Bahkan jugatelah membangun 27 stadion mini untuk kepedulian pada pembinaan usia dini.

Selain itu muncul nama Komjen Pol.Mochammad Iriawan yang konon memiliki kedekatan istana dan telah menjadi pembina Persib Bandung selama sekitar lima tahun lebih. “Kalau saya, saya rasa Ahmad Zaki Iskandar sangat pas menjadi Ketua Umum PSSI jika Erick Thohir tidak mau. Karena Ahmad Dzaki sudah terbukti peduli pada pembinaan pesspakbola dari usia yang paling dini hingga yang senior. Telah memberikan bukti untuk Tangerang dan Banten,” ungkap Eka Wibayu ketua Askab PSSI Kabupaten Tangerang kepada Siswahyu pimpinan Umum sekilasmedia.com.

*HARIS THOFLY MENUAI DUKUNGAN MASUK PENTAS PSSI NASIONAL, BEGITUPUN AHMAD RIYADH*
Selain membicarakan calon Ketua Umum yang pas untuk PSSI masa depan dalam KLB PSSI yang akan digelar pasca Pilpres 17 April 2019, para voter polling juga yang secara pribadi dan tertutup banyak yang menyampaikan harapan-harapannya termasuk agar PSSI ke depan lebih diwarnai dari kalangan yang relatif muda, termasuk yang disebut di dalamnya ada nama Dr.Haris Thofly ketua PSSI Kota Malang (yang juga ketua BLiSPI/Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia Provinsi Jawa Timur, red.). Juga ada nama Ahmad Riyadh yang masih menjabat Ketua Asprov PSSI Jatim. Ahmad Riyadh memang menolak ikut maju Calon Ketua Umum PSSI meskipun didukung La Nyalla Mattalitti, namun bukan berarti tidak siap untuk posisi lain misal Waketum atau Sekjen atau minimal Exco.

“Saya dukung Haris Thofly masuk kepengurusan PSSI pusat karena dedikasinya yang telah panjang untuk pembinaan sepakbola, mulai dari pembinaan usia dini hingga pembinaan pesepakbola junior dan senior diantaranya melalui Persema 1953,” ungkap dukungan Hakana. Bahkan pihak lain yang enggan disebutkan memberikan cerita yang lebih heroik dimana Haris Thofly termasuk sosok yang mengayomi dan suka menolong terhadap pesepakbola maupun pelatih. Tak jarang yang kesulitan secara finansial pun dibantu. “Bahkan beberapa pelatih usia dini yang kesulitan beaya menikah pun tak lepas dari bantuannya,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya. Diluar itu, Purbodjati akademisi dari Universitas Surabaya (UNESA) memberikan dukungan untuk Gardi Gazarin, Imam Nahrawi, Erick Thohir dan Moeldoko. Namun semua tentu berpulang pada voters PSSI sebanyak 85 suara yang terdiri dari 34 Asprov (provinsi se-Indonesia), 18 suara klub Liga 1, lalu 16 suara klub Liga 2, juga 16 suara klub Liga 3 dan 1 suara Asosiasi Futsal (FFI).(Siswahyu).

Share :

Baca Juga

Nasional

Cegah  Corona, Baru Pulang Dari Afrika Warga Deli Serdang Jalani Pemeriksaan

Nasional

Indonesia Berpeluang Besar dalam Pengembangan Metaverse Dunia

Nasional

Menteri Johnny: Presidensi G20, Momentum Kembangkan Transformasi Digital Inklusif

Nasional

Siber Bareskrim Polri Tangkap Pembobol Rekening Dan Akun Grab

Nasional

Warga Binaan Lapas Lubuk Pakam Buat Sanitizer Dan Masker

Nasional

Munaslub di Jakarta, PAMMI Berubah Nama Jadi PAMDI

Nasional

Menkopolhukam Silaturahmi Dengan Budayawan dan Seniman Se-Jatim di Gedung Mahameru Polda Jatim

Nasional

Bupati dan Baznas Gresik Terima Penghargaan Baznas Award 2023