Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Hukum

Minggu, 21 April 2019 - 05:15 WIB

Takut Ditangkap, Warga Dua Kelurahan Datangi Bawaslu Buleleng

Foto kantor Bawaslu Buleleng saat di datangi warga

Foto kantor Bawaslu Buleleng saat di datangi warga

Foto kantor Bawaslu Buleleng saat di datangi warga

Buleleng Bali, Sekilasmedia.com – Takut ditangkap setelah menerima sogokan suara, puluhan warga Kelurahan Kapung Anyar dan Kaliuntu, mendatangi kantor Bawaslu Kabupaten Buleleng, sambil membawa alat peraga kampanye kartu dan uang tunai, dari Caleg DPRD dari Partai Nasdem dapil V Dr Somvir, nomer urut 10.

Kedatangan warga ke kantor Bawaslu guna melaporkan Dr Somvir, terkait dugaan telah melakukan money politics sebelum masa tenang pemilu 17 April 2019.

Ketua Bawaslu Kabupaten Buleleng Putu Sugu Ardana, Minggu (21/4) membenarkan, jika Sabtu kemarin warga dari dua kelurahan mendatangi kantornya. Itu setelah ada dugaan money politics oleh salah satu Caleg.

” Benar, mereka datang kesini untuk melaporkan Dr Somvir, ” pungkasnya.

Terpisah, Carulus Bisma Bela alias Carel (56) warga Kelurahan Kaliuntu, memaparkan, bahwa aksi melanggar itu terjadi di kediamannya, di Jalan Cendrawasih, Gang Tekukur pada Jumat (29/3) sekitar pukul 20.30 Wita. Saat itu, Dr Somvir menghubungi Komang Edi Arta Wijaya, untuk mengumpulkan warga berjumlah 30 orang.

” Kami menerima uang pecahan Rp 50 ribu dari Dr Somvir untuk dibagikan ke warga lain, berjumlah 100 orang. Tapi kami takut, informasinya ada warga ketangkap saat membagikan uang, ” ungkapnya.

Mengingat dalam Undang-Undang Pemilu sudah jelas, bagi pelaksana, peserta dan tim kampanye dilarang keras menjanjikan atau memberikan uang kepada peserta pemilu (masyarakat). Oleh karena itu, ia (Carel-red) bersama warga lain memilih untuk melaporkan aksi money politics Dr Somvir ke Bawaslu Buleleng.(soni).

Share :

Baca Juga

Hukum

Dituntut 1 Tahun, Bule Inggris Ini Maki Semua Publik

Hukum

Cemari Lingkungan, PT. Aice Ngoro Bakal Kena Sangsi KLH

Hukum

Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pemuda Warga Desa Sei Beluru Diamankan Satres Narkoba Polres Asahan
Harga Batik Seragam Sekolah Tingkat SMP Dinilai Tidak Wajar, Wali Murid Buka Suara

Hukum

Harga Batik Seragam Sekolah Tingkat SMP Dinilai Tidak Wajar, Wali Murid Buka Suara

Hukum

Pelaku Pengroyokan Pelajar Yang Viral Dimedsos, Sudah Diringkus Polisi

Hukum

BNNP, Gagalkan Peredaran 25 Kg Ganja Di Bali 
Tak Merasa Tandatangani Akta CV Lahan Tambang, Direktur CV (PAK) Lapor Polisi

Hukum

Tak Merasa Tandatangani Akta CV Lahan Tambang, Direktur CV (PAK) Lapor Polisi

Hukum

Pencuri HP Spesialis Kos-Kosan Berhasil Diringkus Polres Gresik