Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Senin, 29 April 2019 - 05:42 WIB

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG MEMPUNYAI KEBIJAKAN, SALAH SATUNYA ADALAH LARANGAN ADANYA TEMPAT MAKSIAT

Foto

Foto

Foto saat peresmian masjid

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Pemkab Lumajang sudah berkebijakan, bahwa tidak boleh ada tempat maksiat di Kabupaten Lumajang. Hal itu disampaikan, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., (Cak Thoriq), saat meresmikan Gedung Darul Falah di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Sabtu (27/04/2019) malam.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., (Cak Thoriq), menyampaikan, bahwa pemerintah harus mempunyai program dan kebijakan-kebijakan yang jelas. Pemerintah Kabupaten Lumajang sudah mempunyai kebijakan, salah satunya adalah larangan adanya tempat maksiat.

“Saya sudah memerintahkan semua jajaran ketika ada tempat maksiat buka, langsung saya perintah agar ditutup,” ungkapnya.

Bupati menjelaskan, bahwa setiap melaksanakan Safari Jum’at dapat mendengarkan keluhan dan aspiraai masyarakat secara langsung.

“Saya bersama jajaran TNI dan Polri akan terus ikhtiar dalam menjaga stabilitas di Kabupaten Lumajang. Sehingga masyarakat Lumajang kedepan lebih sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol. Inf. Akhmad Fauzi, SE., mengingatkan pentingnya suasana yang kondusif setelah pelaksanaan pemungutan suara Pemilu serentak 2019.

Dandim 0821 menegaskan, bahwa sampai nanti pengumuman hasil Pilpres secara resmi siumumkan oleh KPU, masyarakat dapat menjaga keadaan tetap aman dan kondusif.

“Semoga Kabupaten Lumajang tetap aman-aman saja dengan kepemimpinan Bupati yang sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Takmir masjid Darul Falah, Muhammad Maskur, S.Pd.I., melaporkan, bahwa gedung Darul Falah terdiri dari beberapa ruangan, seperti kantor takmir masjid Darul Falah, ruang serba guna, ruang pertemuan/ aula, dan sekretariat unit pengelola zakat.

Dengan selesainya pembangunan gedung Darul Falah, diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai ruangan kesehatan dalam melayani masyarakat dan menjual obat, sehingga dapat dijadikan sebagai tempat usaha. Ruang pertemuan yang mampu menampung kurang lebih 100 orang. Serta terdapat ruang inap yang dapat digunakan oleh masyarakat dari luar daerah.

Peresmian gedung di komplek masjid tersebut bersamaan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, dengan mubaligh Ustadz H. Moch. Wahib, M.Ag. Pada kesempatan itu, juga dilakukan tashoruf atau distribusi zakat maal menjelang ramadhan yang diberikan kepada 325 orang.(Maria).

Share :

Baca Juga

Daerah

Tanggap Kebutuhan Akan Air Bersih, Polres Gresik Buat Sumur Bor di Desa Randupadangan 

Daerah

Bati Tuud Koramil 0815/05 Gedeg Panen Padi Bersama Poktan Sido Makmur

Daerah

Ditengah Modernisasi, Warga Kemasan Kota Mojokerto Masih Pertahankan Tradisi “NYADRAN”

Daerah

Terkini, Satu Positif Dan Dua Pasien Sembuh Covid-19 di Sumenep

Daerah

Jalin Kerjasama, JMSI Jatim Hadiri Hari Jadi P4MU Ke-108 RS Mata Undaan Surabaya

Daerah

Polda Jateng Rotasi Tiga Kapolres, Kapolda Jateng : “Polri Tulang Punggung Harkamtibmas di Wilayah”

Daerah

Mutasi di Polresta Sidoarjo, Kasat Intelkam dan Kapolsek Prambon Berganti

Daerah

Tingkatkan Potensi di Era Digital,MAN 2 Mojokerto Gelar Diklat Jurnalistik