HOME // Daerah

Banyak Jalan Rusak Karena Truk Bermuatan Berat, Ini Tindakan Pemerintah Lumajang

 

    Senin27 Juli 2019
Warga Laporkan Kepada Bupati Terkait Jalan Yang Rusak Karena Truk Bermuatan Berat
foto Bupati menindak lanjuti laporan warga dengan memberhentikan truk bermuatan berat

Lumajang, Sekilasmedia.com – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M. ML., merespon cepat laporan warga masyarakat tentang jalan desa yang sering rusak, akibat banyaknya truk bermuatan berat yang melintasi jalan Desa Klanting.

Laporan tersebut, disampaikan warga Desa Klanting Kecamatan Sukodono, saat berdialog dengan Bupati pada “Safari Jum’at Bupati” di Masjid Baiturrohmah Desa Kelanting, Jum’at (26/7/2019).

Bupati langsung merespon, usai berdialog dengan turun ke jalan desa untuk menelusur truk yang melewati jalan desa.

“Ya ini laporan yang bagus, ini penting untuk saya lakukan penelusuruan. Saya akan perintahkan Dishub menindaklanjuti ini,” ujarnya.

Seperti gayung bersambut, pada saat yang sama, ada beberapa truk melintas bermuatan berat melalui jalan di depan Masjid Baiturrohmah. Beberapa diantaranya bermuatan kayu gelondongan dan kayu sebretan yang tinggi muatannya melebihi ketententuan. Ada juga truk yang akan memuat pasir.

Bupati yang masih bersama warga sekitar, memberhentikan truk tersebut. Bupati secara tegas meminta, agar pengemudi truk tidak lagi melalui jalan desa, karena akan merusak jalan.

“Iki ojok lewat kene, lek sampean lewat kene yo dalane rusak terus, lewat jalan sing gede. Kandanono kancane kabeh truk ojo lewat kene, (Jangan lewat sini, kalau lewat sini jalannya ya rusak. lewatlah jalan raya saja. Bilang ke teman-temanmu supir truk jangan lewat sini),” tegasnya.

Bupati menyayangkan truk yang melintasi jalan desa, yang bukan untuk kelas kendaraan berat. Jika truck berat terus melintas jalan desa, maka, akan mengundang masalah baru. Itu sebabnya, Bupati merespon lapiran warga desa Klanting tersebut.(woko)

Baca Juga :   Wabup Apresiasi Kinerja BPD, Jadikan Status Desa Tertinggal di Kabupaten Mojokerto Nihil
Telah dibaca : 94 kali.