Selamat Hari Raya Idul Fitri .

Home / Peristiwa

Kamis, 21 November 2019 - 03:15 WIB

Lantaran Sakit Lambung Bocor, Buruh Tani Meninggal Mendadak

Foto Polisi bersama warga sekitar saat masukkan Komari ke dalam kendaraan ambulance

Foto Polisi bersama warga sekitar saat masukkan Komari ke dalam kendaraan ambulance

Lantaran Sakit Lambung Bocor, Buruh Tani Meninggal Mendadak

Foto Polisi bersama warga sekitar saat masukkan Komari ke dalam kendaraan ambulance

Kediri, Sekilasmedia.com – Seorang warga Jalan Raya Pagu 147-B RT. 019 RW. 007 Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri bernama Komari (51), laki- laki, pada Rabu ( 20/11) sekira pukul 11.30 WIB, meninggal dunia secara mendadak, di pinggir sawah Dusun/ Desa Nambaan RT. 01 RW. 01 Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.

Menurut keterangan Kapolsek Gampengrejo AKP. H. Mukhlason, S.H., sebagaimana dikutip dari keterangan istri korban bernama Khusnul Qotimah, ” Diduga penyebab kematian korban karena sakit lambung bocor.”

Lebih jauh AKP. H. Mukhlason, S.H., mengungkapkan, bahwa pada Rabu 20 Nopember 2019 saat itu korban dan Yusuf pergi ke pinggir sawah Dusun / Desa Nambaan Rt.01 Rw.01 Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri untuk mengambil batang jagung buat makan ternak, kemudian diketahui sekira pukul 11.30 WIB korban sedang tergeletak di samping sepeda motor Honda supra Fit AG-4674-BL milik korban.

Selang 5 (lima) menit korban tidak ada suaranya, terus datang Lasidi (65 ), Wiraswasta alamat Dusun Genengan RT.04 RW.03 Desa Sambiresik Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri., dan mengetahui korban dalam posisi tergeletak, kemudian dirinya mendatanginya untuk memeriksa korban,  karena korban tidak memberikan respon dan setelah diperiksa ternyata tidak ada denyut jantungnya / meninggal dunia, kemudian dirinya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gampengrejo.

Mendapati laporan tersebut, selanjutnya anggota Polsek Gampengrejo, Unit INAFIS Polres Kediri sampai di tempat kejadian perkara. Kemudian korban diperiksa bersama dengan tim medis dari Bidan Desa Nambaan yabg bernama Wiwin untuk dilakukan visum luar saja, mengingat keluarga korban membuat Surat pernyataan tidak dilakukan visum dalam.

” Menurut keterangan dari istri korban Sdri. Khusnul Khotimah bahwa korban pada tahun 2017 pernah mengalami operasi lambung di RS Bhayangkara dan setelah operasi tersebut korban sering merasakan sakit pada lambung dan jantung sehingga setiap hari korban mengkonsumsi obat jenis Isosorbide denitrate 5 mg,” jelas AKP Mukhlason pada Sekilasmedia.com, Kamis ( 21/11).

Dari hasil olah TKP ( Tempat Kejadian Perkara ), diketahui korban dalam keadaan tergeletak, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, penganiayaan pada tubuh korban.

” Jenasah korban diserahkan kepada pihak keluarga dengan disertai Surat pemohonan tidak bersedia dilakukan Otopsi untuk menguatkan tidak adanya tanda – tanda kekerasan / penganiayaan dan Surat Pernyataan tidak akan melakukan penuntututan kepada pihak manapun karena keluarga korban menerima kematian korban karena sakit,” tegasnya.(hernowo)

Share :

Baca Juga

Daerah

Perayaan Kuningan Diwarnai Perkelahian Pemuda Antar Desa

Peristiwa

Sopir Angkot Di Deli Serdang Tewas Dalam Rumah Kos

Peristiwa

JALINBAR KEPANJEN MEMAKAN KORBAN

Peristiwa

VEDIO COLEK PAMOR BIKIN HEBOH NETIZEN

Peristiwa

Warga Desa Srimulyo – Dampit Berunjuk Rasa Kasus Prona di Polres Malang dan Datangi Kejari Kepanjen

Peristiwa

Geger, Ditemukan Mayat Pakai Sarung Depan Ponpes di Mojokerto

Peristiwa

Respon Pemkot Terkait Wisatawan Yang Terjatuh Dijembatan BJBR

Peristiwa

Pencari Bonsai Menemukan Kerangka Manusia Di Hutan Wilayah Desa Ketapang