Selamat Hari Raya Idul Fitri .

Home / Daerah

Minggu, 19 Januari 2020 - 15:19 WIB

Balita Gizi Buruk Meinggal dan Dimakamkan, Tak Satupun Pejabat Pemkab Hadir

foto Meilani Alfira Damayanti digendong Wabup Lamongan Kartika Hidayati saat masih di rawat di RSUD Dr Soegiri Lamongan.

foto Meilani Alfira Damayanti digendong Wabup Lamongan Kartika Hidayati saat masih di rawat di RSUD Dr Soegiri Lamongan.

Balita Gizi Buruk Meinggal dan Dimakamkan, Tak Satupun Pejabat Pemkab Hadir

foto Meilani Alfira Damayanti digendong Wabup Lamongan Kartika Hidayati saat masih di rawat di RSUD Dr Soegiri Lamongan.

LAMONGAN, Sekilasmedia.com – Anak dari pasangan suami istri Dwi Novita dan Suwarsono, warga Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan Meilani Alfira Damayanti (2) balita penderita gizi buruk, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya selesai dimakamkan namun tidak ada pihak satupun pejabat Pemkab yang hadir seperti saat dirawat di RSUD Dr Soegiri Lamongan.

Camat Karanggeneng, Bhakti Aprianto juga membenarkan kabar meninggalnya Alfira tersebut. Bhakti mengatakan, almarhum sudah dimakamkan di pemakaman umum Desa Latukan. “Nggeh pak, tadi siang jam 11.30 WIB di RS Dr Soetomo Surabaya dan dimakamkan tadi pukul 16.54 WIB”, kata Bakti melalui sambungan seluler. Sabtu (18/01) malam.

Namun saat prosesi pemakaman jenazah Meilani Alfira Damayanti tak satupun pejabat Pemerintah Kabupaten Lamongan yang hadir, hanya nampak warga desa saja. “Pak Camat tidak bisa hadir karena ada urusan keluarga. Begitu juga dari pejabat Pemkab juga tidak hadir dalam acara pemakaman”, ujar Dwi Novita ibu Meilani Alfira Damayanti.

Kondisi terakhir kemarin sebelum dirujuk ke Surabaya, Alfira masih belum bisa menyerap makanan dengan baik. Karena tim medis RSUD Dr Soegiri khawatir dengan perkembangan Alfira, akhirnya sepakat merujuknya ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Kassubbag Hukum, Oragnisasi dan Pemasaran RSUD Dr Soegiri Lamongan Budi Wignyo Siswoyo mengatakan, bahwa dirujuknya Alfira ke RSUD Dr Soetomo Surabaya karena perlu penanganan dan pemeriksaan lanjutan yang lebih lengkap.

“Mulai kemarin sore (16/01) sudah dirujuk ke RSUD dr Soetomo. Karena Alfira perlu penanganan dan pemeriksaan lanjutan yang lebih lengkap”, ujar Budi Wignyo Siswoyo, Jumat (17/01) kemarin.

dr.Yany Khoirurakhmawati, salah seorang dokter yang ikut menangani Alfira selama dirawat di RSUD Dr Soegiri Lamongan mengatakan, Alfira mengalami marasmus dengan susp malabsorsi atau kondisi dimana makanan tidak dapat diserap oleh tubuh dengan baik serta sepsis.

Alfira mengalami marasmus dengan susp malabsorsi dan sepsis, sehingga butuh penatalaksanaan dan evaluasi lebih lanjut di rumah sakit yang memiliki peralatan dan spesialisasi lebih”, terang dr. Yany.

Sebelumnya, Alfira yang pernah dirawat di RSUD Dr Soegiri Lamongan lantaran menderita gizi buruk sempat dijenguk oleh Bupati dan jajaran Forkopimda Lamongan. (emenha).

Share :

Baca Juga

Daerah

GUNA MANTAPKAN PERSONEL (SKD), FORKOPIMDES ROJOPOLO LAKSANAKAN PEMBINAAN

Daerah

Pra TMMD Ke-112 Kodim 0815/Mojokerto Bangun Jalan Usaha Tani

Daerah

Kapolresta Sidoarjo Cek Pembatasan Mobilitas di Perbatasan Sidoarjo-Pasuruan
Sertijab Pengurus Yayasan Kartika Jaya XXXIV/0820

Daerah

Sertijab Pengurus Yayasan Kartika Jaya XXXIV/0820

Daerah

Commander Wish Satpolairud Polres Pasuruan

Daerah

Ramah Tamah Satlantas Polres Banyuwangi Bersama Insan Pers

Daerah

Sekat di Pos Cek Poin Exit Tol Penompo, Kapolresta Mojokerto Turun dan Semangati Anggota

Daerah

Polres Tulungagung Menghimbau pada masyarakat, Tentang Ronda pakai Sound System Besar