Selamat Hari Raya Idul Fitri .

Home / Kriminal

Kamis, 27 Februari 2020 - 14:25 WIB

Polda Jatim Meringkus Sindikat Pembobol Kartu Kredit

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, didampingi Kasubdit V Cyber AKBP Catur Cahyono Wibowo, di Mapolda Jatim Kamis (27/02/2020)

Surabaya Sekilasmedia. Com-Ditreskrimum Unit V Ciber Crime Polda Jatim berhasil meringkus SG, FD dan MR , Sindikat Penjualan Tiket dengan melakukan ilegal acces jenis carding (berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu kredit orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data di internet)

Tersangka SG dan FD membuka usaha Agen Travel bernama Tiket Kekinian dengan iming iming promo tiket diskon 20% – 30%, yang mana media promosinya melalui akun Instagram atas nama @TN,

Selanjutnya apabila ada pelanggan yang memesan tiket maskapai atau kamar hotel, tersangka SG dan FD menyuruh pelanggan untuk mencari tahu dulu harga tiket resmi pada website Traveloka.com dengan dalih agar bisa menentukan diskon yang akan diberikan kepada pelanggan.

“Tersangka SG dan FD membeli tiket tersebut dari para pelaku illegal akses jenis carding yang salah satunya adalah tersangka MR.dengan harga beli hanya sebesar 40%-50% dari harga resmi, kemudian dijual lagi kepada pelanggan seharga 70%-75% dari harga resmi.” Terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, didampingi Kasubdit V Cyber AKBP Catur Cahyono Wibowo, di Mapolda Jatim Kamis (27/02/2020)

Untuk tersangka MR mendapatkan data data kartu kredit milik orang lain secara illegal dengan cara membeli dari para pelaku spammer (pencuri data kartu kredit) melalui media social Facebook Messenger, dengan harga per 1 data kartu kredit (CC) Rp. 150.000 – 200.000, untuk data kartu kredit yang dibobol / digunakan untuk melakukan pembelian tiket tiket adalah milik orang Jepang.

Masing masing tersangka mendapatkan keuntungan sesuai perannya
Tersangka SG melakukan perbuatan sejak Februari 2019, dengan keuntungan perbulan kurang lebih Rp. 30.000.000, dalam 1 tahun melakukan kurang lebih 500 transaksi tiket hasil carding dan sudah mendapatkan keuntungan Rp. 300.000.000 – Rp. 400.000.000.

Tersangka FD melakukan perbuatan sejak awal 2018, dengan keuntungan perbulan kurang lebih Rp. 10.000.000, dalam 2 tahun melakukan kurang lebih 400 transaksi tiket hasil carding dan sudah mendapatkan keuntungan Rp. 240.000.000.

Tersangka MR melakukan perbuatan sejak Maret 2019, dengan keuntungan perbulan kurang lebih Rp. 20.000.000, dalam kurang lebih 1 tahun melakukan perbuatan carding berhasil melakukan sekitar 500 transaksi tiket hasil carding dan sudah mendapatkan keuntungan Rp. 240.000.000.

Dalam melakukan promosi penjualan tiket dengan media akun Instagram @TN tersangka menggunakan cara endorsement dari artis artis dan selebgram, yang mana artis artis tersebut dibiayai oleh tersangka untuk beberapa perjalanan yang menggunakan maskapai penerbangan dan juga hotelnya, adapun untuk tiket tiket yang diberikan kepada para artis tersebut diantaranya ada juga yang merupakan hasil kejahatan carding dan juga ada yang dibeli secara resmi melalui Traveloka dan booking com namun membelinya dengan uang hasil usaha penjualan tiket yang didapatkan secara illegal/carding.(tri/wo)

Share :

Baca Juga

Kriminal

HP Rusak Berujung Pembacokan

Kriminal

AKSI TAWURAN ANTAR KELOMPOK DUA DESA INI DI PICU MIRAS

Kriminal

KORBAN DIBACOK SEPEDA MOTORNYA DIBAWA LARI
Edarkan Pil Double L, Kuli Bangunan Asal Jombang Diamankan Polisi

Kriminal

Edarkan Pil Double L, Kuli Bangunan Asal Jombang Diamankan Polisi

Kriminal

PELAKU OTAK JUDI TOGEL BERHASIL DI RINGKUS TIM COBRA POLRES LUMAJANG
Tukang Bacok Tak Betah Jadi Buron, Akhirnya Menyerahkan Diri Ke Polres Lumajang

Kriminal

Tidak Betah Jadi Buron, Tukang Bacok Bertato Masuk Bui

Kriminal

Sadis…! Siswi SMP di Mojokerto, Dibunuh Dibuang lalu Mayatnya Disetubuhi

Kriminal

Polres Jombang Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Persetubuhan Atau Pencabulan Terhadap Anak