Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Kriminal

Kamis, 23 April 2020 - 20:55 WIB

Aksi Penjambretan Yang Sempat Viral di Wilayah Tlekung, Ternyata Hanyalah Rekayasa Belaka

 

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama, SIK, MIK memimpin gelar perkara terkait dengan rekayasa penjambretan yang terjadi di wilayah hukum kota batu, Siang Kamis ( 23/04/2020 ).

Batu, sekilasmedia.com – Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama, SIK, MIK memimpin gelar perkara terkait dengan rekayasa penjambretan yang terjadi di wilayah hukum kota batu, Siang Kamis ( 23/04/2020 ).

Peristiwa yang sempat viral di media sosial terjadi pada hari Jumat ( 17/4/2020 ) di Jalan Raya Tlekung Junrejo Kota Batu.

Upaya penjambretan yang telah direncanakan oleh MH warga Giripurno Kecamatan Bumiaji Kota Batu yang berperan sebagai korban, bersama rekannya AH warga Temas yang berperan sebagai pelaku penjambretan berhasil diringkus oleh polisi Polres Batu.

Berawalnya ia hendak menipu polisi dengan membuat laporan palsu sebagai korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (korban begal). Kronologi kejadian, saat pelaku membuat laporan ke SPKT Mapolsek Junrejo Polres Batu.

Dirinya mengaku, telah dibegal oleh seseorang. Barang yang diambil berupa 1 (satu) buah tas yang berisi 1 (satu) buah HP Samsung S9 warna Blue Navi, 1 (satu) buah Iphone 7+ warna Black Matte dan 1 (satu) buah laptop Azuz warna hitam dan kejadian itu

Ia juga mengaku aksi pembegalan itu terjadi di Jalan Raya Tlekung, Kecamatan Junrejo, pada Jumat 10 April 2020 lalu sekira pukul 12.30 WIB.

Namun, polisi tak lantas percaya begitu saja dengan laporan dari pelaku, yang pada akhirnya langsung melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan kepada sejumlah saksi-saksi.

Saat dilakukan penyelidikan, terdapat banyak ketidak sesuaian dan keganjalan antara keterangan sejumlah saksi dengan keterangan yang dilaporkan oleh pelaku.

Selanjutnya, petugas mengamankan MH dan AH. Kemudian dari hasil keterangan terlapor, mengakui bahwa kejadian pembegalan tersebut merupakan skenario dirinya sendiri, dengan maksud sebagai alasan kepada pimpinannya.

Hal itu dilakukan, karena MH belum menyelesaikan laporan akhir tahun daftar inventaris toko yang seharusnya dipaparkan dalam meeting dengan pimpinan.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, SIK., MIK yang didampingi Kasat Reskrim Hendro Tri Wahyono, S.H., M.H mengatakan, setelah diketahui laporan tersebut palsu, penyidik langsung mengamankan tersangka bersama temannya yang berperan sebagai begal.

“jadi awalnya terlapor MH mendapat tugas dan tanggungjawab di tempat kerjanya untuk membuat paparan laporan tahunan daftar inventaris toko yang akan di persentasikan dalam rapat. Dikarenakan terlapor belum menyelesaikan laporan tahunan tersebut dan takut dimarahi pimpinannya, kemudian terlapor ini membuat skenario seolah-olah merupakan korban begal, dan laptop tempat menyimpan file laporan tahunan tersebut telah diambil oleh orang lain,” kata Harvi.

Lebih lanjut Harvi menjelaskan, selanjutnya terlapor MH meminta bantuan temannya yang berinisial AH dengan memberikan imbalan berupa uang tunai sebesar Rp 2 juta, untuk menjadi seolah-olah sebagai eksekutor atau pelaku begal. Padahal faktanya, kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut adalah hasil rekayasa atau skenario yang dibuat oleh terlapor MH sendiri.

“Dari kejadian ini, anggota kami mengamankan keduanya dengan disertai barang bukti lainnya yang digunakan, berupa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha AEROX warna kuning dengan Nopol N 2653 KH, dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda VARIO 125 warna merah Nopol AG 4904 PX,” terang Kapolres Batu.

Kapolres Batu ini juga menegaskan, akibat laporan palsunya, MH dan AH kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Keduanya kami jerat dengan pasal 220 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama satu tahun empat bulan,” pungkasnya. (BAS)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Pelaku Jambret Tertangkap dan di Hajar Masa

Kriminal

Polisi  Amankan DPO Tersangka Penganiayaan di Kota Probolinggo

Kriminal

Korupsi Bansos Warga Laporkan Ketua DPRD Klungkung ke Polda Bali
Tujuh Orang Saksi Diperiksa Polisi Terkait Tewasnya Karyawan PT KTI

Kriminal

Tujuh Orang Saksi Diperiksa Polisi Terkait Tewasnya Karyawan PT KTI

Kriminal

Tiga Oknum Wartawan Pemeras di tangkap

Kriminal

Narkoba, Bikin Enam Remaja Ini Jalani Kehidupan Di Penjara

Kriminal

Ditebas Kelompok Mata Elang, Anggota Ormas di Bali Tewas Mengenaskan

Kriminal

Nekat Sebar Foto Bugil di Sosmed, Pemuda Ini Langsung Diamankan Polda Jatim