Tiga Deretan Wisata Religi Kabupaten Sumenep Yang Cocok Dikunjungi | | SEKILAS MEDIA

Tiga Deretan Wisata Religi Kabupaten Sumenep Yang Cocok Dikunjungi

 

Sumenep, Sekilasmedia.com – Kabupaten Sumenep merupakan daerah yang terletak di ujung timur Pulau Madura, dengan berbagai keunikan khas budaya Madura yang kental. Selain memiliki budaya yang kental, daerah ini juga memiliki sejarah.

Bagi kalian yang sedang merencanakan untuk berkunjung ke Madura, maka harus sempatkan berkunjung ke beberapa wisata sejarah di Sumenep yang menarik untuk di kunjungi.

1. Masjid Jami’ Sumenep

Masjid Jami’ Sumenep yang terletak persis di depan Alun-Alun Sumenep yang jadi bangunan masjid terbesar di Sumenep, bahkan Madura. Bangunan masjid ini sudah berdiri sejak tahun 1787, yang mana dibangun untuk tempat ibadah bagi keluarga kerajaan Sumenep.

Hal yang menarik dari bangunan masjid ini adalah adanya perpaduan unsur arsitektur Eropa, Tiongkok, Jawa, dan Madura yang unik. Di samping itu, gerbang utama masjid ini juga sangat megah dengan dominasi unsur budaya Tiongkok yang kental.

2. Museum Keraton Sumenep

Selanjutnya, Museum Keraton Sumenep merupakan salah satu destinasi wisata sejarah di Sumenep yang wajib didatangi. Keraton ini berada di sekitaran pusat kota yang terletak di dekat alun-alun Sumenep, serta persis berada di belakang Rumah Dinas Bupati. Gedung ini sebelumnya merupakan tempat kediaman dari Adipati Sumenep serta sebagai tempat penyelenggaraan pemerintahan.

Saat ini gedung keraton ini dipergunakan untuk museum yang menyimpan berbagai peninggalan keadipatian Sumenep, berupa kereta kencana dan benda-benda bersejarah menarik lainnya.

3. Makam Raja Sumenep Asta Tinggi

Makam Raja Sumenep Asta Tinggi juga jadi salah satu wisata sejarah dan religi di Sumenep, yang letaknya ada di sebelah barat kota dan hanya berjarak 3 km dari pusat kota. Pemakaman ini merupakan tempat peristirahatan terakhir dari para Raja Sumenep dan seluruh kerabat dekat dari anggota kerajaan.

LIHAT JUGA :   Tarian Seblang Bakungan Dibawakan Oleh Supani Wanita Berusia 68 Tahun Pukau Wisatawan Manca Negara.

Bentuk aristektur pemakaman ini juga sangat menarik, dengan banyaknya pengaruh Hindu, Islam, dan Tiongkok yang berkembang pada masa itu. Maka dari itu pemakaman ini juga jadi salah satu tempat wisata favorit di Sumenep. (Lzi)

SEKILAS MEDIA