Polresta Probolinggo Ringkus Komplotan Curwan Jaringan Antar Kota – SEKILAS MEDIA

Polresta Probolinggo Ringkus Komplotan Curwan Jaringan Antar Kota

Polresta Probolinggo Ringkus Komplotan Curwan Jaringan Antar Kota

 

Para pelaku dihadapkan kepada awak media pada release, Selasa (12/05).

Probolinggo, Sekilasmedia.com -Kapolresta Probolinggo AKBP Ambariyadi Wijaya didampingi Kasat Reskrim AKP Heri Sugiono merilis hasil kejahatan pencurian hewan (curwan) di halaman Mapolres Probolinggo Kota, Selasa (12/05) siang.

Pelaku yang berhasil diamankan berjumlah enam orang.

Enam pelaku yang berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Probolinggo Kota di antaranya, NAS (39) warga Desa Sruni, Kecamatan Klakah; AN (38), warga Desa Bangsri , Kecamatan Ranuyoso; S (37) warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah. Mereka bertiga berasal dari Kabupaten Lumajang.

Pelaku yang berasal dari kabupaten Probolinggo yaitu SQ (44) warga Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas; Q (40) warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Tongas. Satu pelaku lainnya yaitu, EF (30) warga Desa Seladakon, Kecamatan Tanggul, Jember. Sementara satu pelaku masih buron.

Para pelaku ini termasuk jaringan pencurian hewan antar daerah yang berasal dari Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, dan Jember.

“Para pelaku ini ditangkap setelah beraksi di Jalan Brantas tepatnya depan Masjid Al Kubro. Mereka diduga sudah beraksi di banyak lokasi dengan modus pembeli ternak melalui online. Mereka memang spesialis pencuri hewan,” kata AKBP Ambariyadi Wijaya.

“Saat melakukan aksi pencurian, para pelaku membawa pisau untuk memutus tali ikatan binatang seperti sapi dan juga kerbau. setelah berhasil dicuri dari kandang, langsung diangkut dengan mobil,” imbuhnya.

Senjata tajam berupa pisau dan kendaraan truk bermuatan dua ekor kerbau di amankan polisi sebagai Barang Bukti (BB). Komplotan maling ternak dan begal ini telah terorganisasi dan memiliki peran masing-masing saat menjalankan aksinya.

Ambariyadi juga menjelaskan, saat ini penyidik masih melakukan proses pemeriksaan secara maraton terhadap tujuh tersangka. Pihaknya juga terus melakukan proses pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku atau korban lain dalam pencurian ternak tersebut. (Rul)

SEKILAS MEDIA