Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, AKBP Ferdy Irawan Cek Exit Tol Probolinggo Timur – SEKILAS MEDIA

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, AKBP Ferdy Irawan Cek Exit Tol Probolinggo Timur

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, AKBP Ferdy Irawan Cek Exit Tol Probolinggo Timur
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, AKBP Ferdy Irawan Cek Exit Tol Probolinggo Timur.

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijiriah, Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan didampingi Kasatlantas AKP Purwanto Sigit Raharjo laksanakan pengecekan arus mudik di exit tol Probolinggo Timur. Pengecekan tersebut termasuk bagian dari giat operasi ketupat semeru tahun 2020.

“Laporan dari operator pintu tol, pada H-3 arus mudik saat ini mengalami penurunan yang signifikan. Tahun lalu arus mudik bisa mencapai 8 ribu kendaraan per harinya. Namun saat ini hanya mencapai 1.500 kendaraan saja,” jelas Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan Rabu (20/05) sore kepada awak media.

Menurut Kapolres, arus mudik tahun ini bukan didominasi dari kendaraan pribadi, melainkan kendaraan niaga yang mengangkut seluruh kebutuhan pokok.

“Para pemudik kemungkinan berpikir dua kali sebelum melakukan mudik. Sepertinya mereka juga tak ingin dikarantina selama 14 hari setibanya di tempat tujuan,” kata AKBP Ferdy.

Meski dalam keadaan jauh lebih sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya, AKBP Ferdy menjelaskan akan tetap menyiagakan anggotanya sebanyak 250 personel untuk mengamankan arus mudik dan balik tahun ini.

“Bagaimanapun langkah preventif harus tetap dilakukan untuk mengamankan arus mudik dan balik tahun ini. Sehingga kami tetap menyiagakan ratusan personel di sejumlah titik strategis di jalur pantura dan lingkar selatan,” jelasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Angga Bagus selaku Kepala shift pintu exit tol Probolinggo Timur mengatakan, penurunan arus kendaraan di masa mudik tahun ini sangat terasa. Jumlah kendaraan yang melintas tiap harinya turun hingga 80 persen dari tahun sebelumnya.

“Jauh sekali penurunannya, hanya menyisakan sekitar 1.200 kendaraan saja per hari. Padahal tahun sebelumnya per hari bisa mencapai 8.000 kendaraan. Kami menduga ini merupakan dampak langsung dari adanya larangan mudik dari pemerintah tahun ini, karena pandemi Covid-19,” pungkasnya. (Septyan)

SEKILAS MEDIA