Sengketa Lahan TKD Desa Selorejo, Camat DAU angkat Bicara – SEKILAS MEDIA

Sengketa Lahan TKD Desa Selorejo, Camat DAU angkat Bicara

Sengketa Lahan TKD Desa Selorejo, Camat DAU angkat Bicara
Foto: Camat Dau, Eko Margianto AP, S.Sos, MAP saat di jumpai awak media disela-sela kegiatanya.

Malang, sekilasmedia.com – Sengketa lahan perkebunan jeruk yang menjadi polemik akhir-akhir ini, antara beberapa penyewa yang juga warga Desa Selorejo dengan Pihak Bumdes Dewarejo di lahan garapan Tanah Kas Desa (TKD) di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang dapat perhatian khusus dari Camat Dau, Eko Margianto AP, S.Sos, MAP.

Saat dihubungi by phone oleh awak media sekilasmedia.com, Camat Dau, Eko Margianto AP, S.Sos, MAP, Rabu (12/08/2020) mengatakan bahwa aturan pengelolaan Tanah Kas Desa harus sesuai peraturan dan undang- undang, yang ada yakni harus sesuai dengan Undang-Undang No 6 Tentang Desa, Permendagri No 1 Tahun 2016 tentang pengelolaan Aset Desa, Perbub Malang No 24 Tahun 2016 Tentang pengelolaan Aset Desa, Perdes No 4 Tahun 2018 Tentan Pengelolaan Aset Desa dan sekaligus SK Kades Selorejo No 181.45/1/KEP/35.07.22.2005/2020 bahwasanya semua sudah sesuai regulasi yang ada.

“Bahwasanya tanah kas desa di Kecamatan DAU mulai kita tertibkan sesuai regulasi yang ada, Desa Selorejo sendiri menginginkan untuk menata kembali sesuai regulasi” terangnya.

Masih menurut Eko bahwa langkah yang di ambil Kepala Desa Selorejo, Bambang Soponyono sudah sesuai regulasi yang ada.

“Kepala Desa Sudah berkordinasi dengan BPD karena merasa kurang sesuai, mangkanya Kepala Desa Selorejo berkeinginan untuk menata kembali sesuai regulasi yang ada, termasuk akad sewa” tuturnya.

Menurut Eko, bahwa akad sewa Tanah Kas Desa itu dulunya disewa secara turun temurun, sudah berlaku lama dan merubahnya tidaklah mudah, sehingga ada pihak-pihak yang tidak setuju dengan adanya Tanah Kas Desa Yang mau di kelola oleh BUMDES.

“Dari Muspika Kecamatan Dau sebelumnya sudah berkordinasi Sama Ketua BPD Selorejo, tentunya semuanya kewenangan ada di Kepala Desa Selorejo, dan saya menyampaikan terkait masalah ini untuk diselesaikan secara musyawarah, tapi ternyata sampai sekarang malah masalah ini masuk ke ranah hukum dan kita harus menghormati Aparat Penegak Hukum yang menanganinya” imbuhnya.

Camat Dau berharap bahwa untuk pengelolaan aset tanah kas desa yang dikelola oleh BUMDES untuk semua Desa Yang berada di wilayah Kecamatan DAU akan di dukung dirinya, harus sesuai dengan regulasi yang ada.

“Saya berharap agar masyarakat bisa membedakan antara Tanah Biasa dengan tanah TKD, dimana tanah biasa akad sewa menyewa antar pihak, kalau TKD harus ada proses, saya berharap kedua belah pihak dapat duduk bersama untuk menyelesaikan secara kekeluargaan” harapnya. (BAS)

SEKILAS MEDIA