Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Jumat, 4 September 2020 - 10:51 WIB

Diikuti Sebanyak Enam Belas Ribu Orang, Kota Probolinggo Pecahkan Rekor Makan Nasi Jagung Bareng Terbanyak

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Bertempat di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota, Jumat (04/09/2020) berlangsung tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 661 Kota Probolinggo tahun 2020, sekaligus launching rumah ibadah tangguh, serta rekor gerakan promosi pangan lokal melalui mangan bareng sego jagung dengan peserta terbanyak sekaligus menciptakan rekor baru Lembaga Prestasi Dunia (LEPRID).

Dihadiri Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri, Sekda drg Ninik Ira Wibawati, Ketua DPRD Abdul Mujib, Kajari Yeni Puspita, Wakapolres Kompol Teguh Firman, kepala OPD, para staf ahli dan asisten di lingkungan pemkot, itu berlangsung sederhana dan suka cita.

Penampilan pelajar SMPN 3 Kota Probolinggo, binaan Yayuk Wahyu Untari mempersembahkan Tari Hadrah Shof merupakan sebuah tarian kombinasi kebudayaan Islam yang populer di Indonesia, barisan para santri yang melantunkan sholawat nabi dengan disertai gerak tari yang indah.

Selanjutnya penyerahan Launching Rumah Ibadah Tangguh diberikan secara simbolis kepada pengurus rumah ibadah, diantaranya Masjid Raudlatul Jannah, Masjid At-Takwa, Masjid Al-Hikmah, Gereja Merah, Gereja Kristen Jawi Wetan dan Gereja Katolik Bunda Maria.

Di penghujung acara, pemkot mendapat apresiasi dari Lembaga Prestasi Dunia (LEPRID), Ketua Umum sekaligus pendiri LEPRID Paulus Pangka, memberikan medali, piagam dan piala kepada Wali Kota Habib Hadi atas prestasi pemrakarsa rekor gerakan promosi pangan lokal melalui mangan bareng sego jagung dengan peserta terbanyak dalam rangka Hari Jadi 661 Kota Probolinggo.

“Rekor mangan sego jagung ini diikuti sebanyak 16.131 orang Kota Probolinggo dan angka tersebut diperkirakan masih terus bertambah. Data tersebut kami peroleh dari Dinas Pendidikan, sebelum saya melaporkan kegiatan ini,” ungkap Asisten Pemerintahan Paeni dalam laporannya.

Nasi jagung merupakan menu makanan khas masyarakat Kota Probolinggo dengan harga murah, mudah didapat dan dijangkau oleh masyarakat umum itu memberikan kesan mendalam Habib Hadi. Keprihatinan saat ini dalam situasi pandemi COVID 19, mangan bareng sego jagung dengan ribuan peserta itu mampu membantu perputaran roda perekonomian masyarakat Kota Probolinggo.

“Tasyakuran unik bareng instansi, OPD dan ASN non ASN serta masyarakat Kota Probolinggo alhamdulillah tercatat rekor terbanyak. Ini merupakan bukti kekompakan yang menjadi kunci awal pembangunan Kota Probolinggo. Mari kita sukseskan gerakan promosi pangan lokal sebagai bahan dasar pangan khas kota probolinggo sebagai penunjang destinasi wisata,” tegas Habib Hadi.

Dengan momentum ini ia mengajak bersama-sama mengajak masyarakat agar jangan terlena dengan masa pandemi COVID, tetap waspada virus korona itu nyata ada di tengah-tengah kehidupan. Ia mengajak masyarakat menghadapi tantangan dan rintangan dalam menghadapi COVID 19, bersama-sama concern terhadap penanganan dan pencegahannya. (Fahrul)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jelang Kunjungan Kapolri dan Panglima TNI, Kapolda Jatim-Pangdam V Brawijaya Tinjau Sumenep

Daerah

Danrem 082/ CPYJ Dampingi Pangdam V/Brw Beri Pengarahan Kepada Peserta Katpuanter Abit Secaba Otsus Papua

Daerah

Pasca Pemilu 2024, Polres Lamongan Menggelar “Piramida” Ngopi Bareng Bersama Media 

Daerah

Logistik Pemilu Didistribusikan, Mas Pj: Jangan Memperbesar Hal Sepele, Lakukan Sesuai SOP

Daerah

Bupati Tanda Tangani Komitmem Kerja Dengan Kemendag, Sidoarjo Masuk 9 Daerah Tertib Ukur

Daerah

Giliran Pelajar Kota Mojokerto Mendapatkan Vaksin
Walikota Probolinggo Ajak Masyarakat Laporkan SPT PPH, Menggunakan E-FILLING

Daerah

Walikota Probolinggo Ajak Masyarakat Laporkan SPT PPH, Menggunakan E-FILLING

Daerah

Tudingan Warga Pindah KK Itu Tidak Benar, Langsung Kata SW (71) : Kades Ambalutu Pengayom Warga Terbaik Bagi Kami