Terverifikasi Faktual Dewan Pers .

Home / Nasional

Minggu, 13 September 2020 - 13:19 WIB

Ketua Harian Kompolnas: Pernyataan Wakapolri Soal Penggunaan Preman Dipelintir

 

 

Jakarta, Sekilasmedia.com – Masalah Covid 19 adalah masalah kita bersama, yang hrs dihadapi dan ditangani bersama-sama oleh semua komponen masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Dr Benny J. Mamoto, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Jakarta, Minggu (13/9/2020).

“Kita tidak bisa hanya menyerahkan kepada pemerintah atau aparat. Marilah kita mulai dari diri kita, keluarga kita, dan lingkungan kita,” katanya.

Menurut Purnawirawan Bintang Dua Polri ini, edukasi menjadi penting karena menyangkut kebiasaan baru yg berkaitan dengan kesehatan.

“Ketidakpedulian satu orang atau kelompok akan berdampak serius bagi semua. Saat ini cluster yg berkembang adalah di kerumunan massa, seperti pasar tradisional. Banyak Ibu-ibu dan penjual yang abai menggunakan masker. Oleh sebab itu, perlu koordinasi dan kerja sama dengan pengelola pasar dan tokoh-tokoh masyarakat yang berpengaruh dilingkungan tersebut,” katanya.

BACA JUGA :   Kapolri Kirim Surat Lagi ke KPK, Tugaskan Brigjen Endar Priantoro Jadi Direktur Penyelidikan

Keberadaan tokoh komunitas untuk ikut mengedukasi di lingkungan tersebut. Bila masih ada pelanggaran maka upaya persuasif di kedepankan.

Edukasi yang tepat dengan bahasa yang mudah di mengerti akan menyadarkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi, ujar mantan Deputy Pemberantasan Badan Narkotika Nasional ini.

Menurut Benny, berkaitan dengan pernyataan Wakapolri yang dipelintir (ditafsirkan sendiri oleh penulisnya) sesungguhnya dimaksudkan sebagai pemberdayaan seluruh elemen masyarakat, termasuk di lingkungan pasar tradisional, ujarnya..

BACA JUGA :   Tata Layanan Publik Berbasis Digital di 76 Tahun Kemenkumham

“Masing-masing pasar tradisional memiliki ciri khas sendiri sesuai kearifan lokalnya sehigga pendekatannya pun perlu disesuaikan. Penggunaan istilah preman (oleh si penulis) justru menyesatkan dan menyinggung perasaan orang yang dituju, kata Benny.

Dalam tugas berat, sosialisasi protokol kesehatan, semua komponen masyarakat yang dilibatkan, termasuk tokoh masyarakat, tokoh informal, sesepuh, tokoh tertua yang ada di pasar tersebut yang punya pengaruh. Semua itu tujuannya agar masyarakat patuh pada protokol kesehatan sengga mereka terhindar dari penularan Covid 19 atau menularkan (carrier) ke orang lain, katanya.

Peni Kusumawati

Share :

Baca Juga

Nasional

Wisata Setigi Sekapuk Ujungpangkah  Ikuti Lomba Inovasi Kemendagri

Nasional

TNI-Polri, Basarnas Bantu Evakuasi Korban Banjir Dan Tanah Longsor di Jayapura

Nasional

Ajak Jaga Soliditas Nasional, Menteri Johnny: Pemerintah Tidak Pernah Lakukan Peretasan

Nasional

Kapolri Harap Sinergi dengan Mahasiswa untuk Akselerasi Vaksinasi Terus Berlanjut  

Nasional

Usai Disetujui DPR, Komjen Listyo Sigit Siapkan Rencana Aksi

Nasional

200 Brimob Selesai Tugas dari Papua, Kapolda Jatim Berikan Apresiasi

Nasional

Polres Metro Jakarta Barat Bagikan Beras di Pemukiman Padat Penduduk

Nasional

Waaster Kasad Beri Pengarahan Kepada Seluruh Perwira dan Jajaran Korem 082/CPYJ di Mojokerto