Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Selasa, 15 September 2020 - 00:28 WIB

Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik Gelar Yustisi Penegakkan Perbup No. 22 Tahun 2020

 

Tampak Bupati Gresik bersama Forkopimda melihat proses sidang di tempat pelanggar Perbup No. 22 Tahun 2020 terkait Prokes Covid 19

Gresik, Sekilasmedia.com – Gelar operasi yustisi penegakan Perbup No. 22 Tahun 2020, menyasar pengguna jalan tidak bermasker oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik bertempat di depan kantor Bupati Gresik jalan raya Wahidin Sudiro Husodo pada Senin (14/9/2020).

Pada waktu yang sama, diselah-selah rakor, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim bersama Forkopimda memonitor langsung diarea operasi yustisi yang sedang berlangsung.

Menyaksikan juga penindakan langsung berupa sidang di tempat kepada beberapa pelanggar Perbup No. 22 Tahun 2020. Dengan sanksi denda Rp 150 ribu yang dibayarkan melalui rekening bank Jatim atau berupa sanksi sosial.

Selain itu, e KTP pelanggar bersangkutan yang tidak bermasker disita sementara oleh petugas Satpol PP (Satgas covid-19) sebagai jaminan pelunasan sanksi denda.

Kepada awak media Bupati Gresik didampingi Wakil Bupati serta Forkopimda mengatakan pada kegiatan operasi Yustisi  ini, Kapolres, Dandim 0817, Kejaksaan, Ketua Pengadilan Negeri dan Pemkab bersama sama melaksanakan dan menindaklanjuti masalah perbup dan inpres No.6 tahun 2020 tentang disiplin peningkatan protokol kesehatan (Prokes).

Jadi tidak hanya protokol kesehatan yang begitu pendek. tetapi yang kita  lakukan adalah peningkatan penegakan aturan prokes.

” Penegakkan tentang disiplinnya, harus kita galakkan tegaklurus di kabupaten Gresik, demi secepatnya covid 19 tidak menyebar tapi justru tambah landai. Dan tujuan akhir adalah segera sirna covid 19 ini,” tegas Bupati Gresik.

Kapolres Gresik Arif Fitrianto, disamping Bupati Gresik dan Ketua Pengadilan Negeri menambahkan bahwa mulai hari ini Polres bersama dengan Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Gresik, bekerja sama dengan Satpol PP dan unsur TNI melakukan operasi yustisi dalam rangka menegakkan protokol keaehatan.

” Hal ini sebagai salah satu langkah kita bergerak maju ke depan untuk lebih tegas lagi mengingatkan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, mulai mengenakan masker, jaga jarak dan cuci tangan,” jelasnya.

Kita harapkan dengan kegiatan ini,  masyarakat semakin meningkat kesadarannya, semakin tertib dan disiplin  menegakkan prokes serta terhindar dari covid 19. Sehingga tadi yang disampaikan Bupati, covid 19 segera sirna dari wilayah kabupaten Gresik, kata Kapolres Gresik.

Sementara terkait batas waktu kegiatan operasi yustisi, kembali AKBP Arief Fitrianto mengungkapkan,”tidak ada batas waktu sampai kesadaran masyarakat benar benar menyadari sepenuhnya pentingnya prokes dan covid 19 sudah sirna dari kab gresik.”

Terkait pelaksanann PSBB lagi menilik Propinsi DKI Jakarta hari ini melaksanakan PSBB,  kembali Kapolres Gresik mengatakan sejauh ini tidak ada wacana ke arah sana. Dan bagi pelaku usaha,sejauh Perbup belum dicabut maka jam operasi usaha di malam hari tetap dibatasi dan berlaku.

Pembatasan sektor-sektor tertentu seperti mall, rumah sakit dan lain-lain. Masih tetap kita lakukan bersama sama. Bersama Satgas covid 19 kabupaten kita serahkan resip menegakkan Perbup no 22 Tahun 2020.

Untuk sanksi sosial, terkait spot atau lokasi dan  teknis pelaksanan, AKBP Arief Fitrianto menegaskan berdasarkan gabungan pemkab dengan instasi terkait kita tentukan titik-titiknya untuk melakukan penindakan dan bentuknya seperti apa.

” Bentuk hukumannya seperti apa?apakah sidang ditempat seperti ini, apakah kerja sosial nanti kita sinergikan dan koordinasikan dengan satgas covid 19 kabupaten,” pungkasnya.

Sementara menurut data yang dihimpun dari Satpol PP (Satgas covid 19 kabupaten), dalam operasi yustisi penegakan Perbup No. 22 Tahun 2020 terjaring 40 orang pelanggar dan eKTP-nya disita sebagai jaminan.  Dengan rincian 11 pelanggar kena sanksi sosial dan 29 pelanggar sanksi denda.

Untuk sanksi denda sebesar Rp. 150 ribu, 14 orang pelanggar sudah membayar hari itu juga lewat rekening bank Jatim dan sisanya 15 orang besoknya akan mentransfer. Sanksi dijatuhkan melalui sidang di tempat oleh pejabat Pengadilan Negeri yang tergabung dalam Satgas Covid 19 Kabupaten. (rudi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Marak Kasus Pengeroyokan, Polisi Buru Geng Motor di Bali

Daerah

Perkuat Nasionalisme, Babinsa 03/Senduro Berikan Wasbang Kepada Siswa SMAN Senduro

Daerah

Danrem 082/CPYJ Beri Bantuan Keramik Ke Yayasan Tarbiyatul Islamiyah Tanwirul Qulub

Daerah

Ditinggal Penghuni Ke Masjid, Tiga Kamar Di Plakpak Hangus Terbakar

Daerah

Polresta Sidoarjo Ajak Tangkal Hoaks di Medsos

Daerah

Belum Genap Sepekan Terima Top Leaders Award 2022 di Jakarta, Ki Begawan Setigi Langsung Didapuk Sebagai Motivator Wisata di Jawa Tengah

Daerah

RSUD Bangil Tingkatkan Pelayanan Guna Mengurangi Angka Stunting Dii Kabupaten Pasuruan

Daerah

Kantor Disemprot Disinfektan, Kasat Satlantas Polres Asahan Minta Tetap Prokes