Dua Orang Warga Karangbinangun Lamongan Ditemukan Tewas Tenggelam  Di BGS – SEKILAS MEDIA

Dua Orang Warga Karangbinangun Lamongan Ditemukan Tewas Tenggelam  Di BGS

Dua Orang Warga Karangbinangun Lamongan Ditemukan Tewas Tenggelam  Di BGS

 

Tampak korban tenggelam di BGS dibawa warga menuju mobil ambulan.

Gresik, Sekilasmedia.com – Warga di sekitar Bendung Gerak Sembayat (BGS) tepatnya desa Sidomukti kecamatan Bungah dikejutkan penemuan dua orang  remaja berkaos merah  tewas tenggelam di bendungan tersebut.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Bungah Aiptu  Dwi Ramanto kepada Sekilasmedia.com,” Sesuai laporan warga ke Polsek Bungah terkait penemuan 2 orang korban tenggelam di BGS.  Kedua korban  M.Andriyano dan Muhammad Alvian Ghafar merupakan  pelajar, warga Desa Karang Binangun kabupaten Lamongan.”

Adapun identitas lengkap korban yakni M. Andriyano  (siswa smp kls 3), alamat : dusun Alang Alang  RT . 01 RW 05 Desa Karang Binangun Kab. Lamongan. Dan Muhammad Alvian Ghafar (siswa smp kls 3), alamat Dusun Ngajaran RT 01 RW 3 Desa. Karang Binangun kab. Lamongan.

Dan  sesuai hasil rekam CCTV dari pihak BGS terungkap bahwa pada hari Minggu tanggal 27 September  2020 sekitar pukul 09.15 WIB, kedua remaja tersebut rekreasi berdua lalu  diduga terpeleset saat selfie dan jatuh di Bendung Gerak Sembayat, imbuh Aiptu Dwi R.

Kronologis kejadiannya, papar Kanit Reskrim Polsek Bungah yakni pada hari Senin tanggal 28 September 2020 , sekira Pukul 09.30 WIB, telah diketemukan 2 orang korban mati tenggelam di BGS desa Sidomukti kecamatan Bungah kabupaten Gresik.

Kejadian diketahui pertama oleh Nanda seorang security BGS, korban sudah dalam kondisi mengambang tengkurap dipinggir bendungan. Dan keberadaan kendaraan motor milik korban diketahui warga yang bernama  Kholili yang mengetahui adanya 1 unit motor Yamaha Mio GT No Pol. S 6687 LL warna hitam strip merah tergeletak di bawah jembatan BGS. Sementara  HP dan kunci kendaraan motor MioJ masih ada di saku korban.

Dan atas temuan tersebut kedua saksi ini melaporkan kejadian ke Polsek Bungah.

Dari hasil olah TKP korban serta pemeriksan luar oleh team medis dari RS Fatma Medika di TKP bahwa tidak diketemukan adanya tanda -tanda kekerasan, selanjutnya korban dibawa kerumah sakit Ibnu Sina  guna dilakukan VER, serta penyelidikan serta penyidikan lebih lanjut. (rud)

SEKILAS MEDIA