Bambang Smit Dan Siswahyu Harap Laga Bajul Ijo FC Pro Kekompakan, Yopy Dan Margono Asnan Untuk Jaga Kondisi – SEKILAS MEDIA

Bambang Smit Dan Siswahyu Harap Laga Bajul Ijo FC Pro Kekompakan, Yopy Dan Margono Asnan Untuk Jaga Kondisi

Bambang Smit Dan Siswahyu Harap Laga Bajul Ijo FC Pro Kekompakan, Yopy Dan Margono Asnan Untuk Jaga Kondisi

 

Foto: Adi Sutarwijono, Siswahyu Kurniawan, Bambang Smit, dan Armudji

SURABAYA, Sekilasmedia.com – Untuk Liga 2 2020 dan Liga 1 Shopee 2020 yang rencananya dilanjutkan tanggal 1 Oktober 2020 (bertepatan dengan HUT Hari Kesaktian Pancasila), memang beberapa waktu lalu tidak diberikan izin keramaian oleh Mabes Polri, yang dalam perspektif Ruddy Widodo General Manejer Arema FC adalah ditunda hingga bulan depan. Meskipun Ruddy Widodo menyesalkan pihak kepolisian yang tidak memberikan izin keramaian untuk kompetisi Liga 1 dengan salah satu alasan Covid-19, sedangkan untuk Pilkada (9 Desember 2020) yang pentahapannya sedang terus berjalan dan pasti lebih banyak keramaian malah diberikan izin.

Padahal untuk Liga 1, Satgas Covid-19 yang seharusnya otoritas tertinggi penanganan Covid-19, telah memberikan izin untuk kompetisi Liga 1 Shopee dan Liga 2 tersebut, dengan berpatokan Protokol Kesehatan Covid-19. “Kan sudah dibentuk Satgas Covid-19 dan Satgas mengizinkan. Kalau ngomong soal Covid-19, sebenarnya Presiden sudah membentuk Satgas juga sudah mencanangkan hidup berdampingan dengan Covid-19,” ungkap Ruddy Widodo seraya menyebut bahwa Satgas Covid-19 yang tertinggi dalam penanganan Covid-19 menjadikan 18 klub (Liga 1) ini sebagai brand ambasador di masa pandemi, dengan kompetisi yang aman menggunakan Protokol Covid. Kata kunci seharusnya menurut Ruddy Widodo, ada pada Satgas Covid-19 yang dipegang.

Ada turnamen sepakbola di daerah yang pihak kepolisian tidak bisa mengambil sikap, lantas pihak Satgas Covid-19 di daerah bersangkutanlah yang memutuskan.

Harapan Liga 1 dan Liga 2 bahwa hanyalah ditunda bulan depan (November 2020, red.) pun menyeruak, seperti harapan banyak klub Liga 3 di Jawa Timur yang berharap Liga 3 Jatim pun tetap diputar, salah satunya disampaikan Siswahyu Kurniawan Media Officer (MO) Bajul Ijo FC Liga 3. “Kami berharap Satgas Covid-19 di Jatim tetap bijaksana untuk diputarnya Liga 3 Jatim tahun 2020 ini,” ungkap Siswahyu Kurniawan yang juga penulis buku Bung Karno Dan Pak Harto, serta buku Humor Sepakbola ini yang juga humas salah satu Projo.

Bajul Ijo FC Liga 3 pun terus mempersiapkan diri. Dengan dibawah manejer Bambang Smit, pelatih Yopy Perwiranusa, Asisten Pelatih Margono Asnan bersama dengan pembina Hoslih Abdullah yang ketua KONI Surabaya dan penasehat diantaranya Adi Sutarwijono mantan wartawan Tempo yang kini menjabat Ketua DPRD Kota Surabaya. Juga Armudji DPRD Jatim, Cawawali Surabaya, yang peduli pesepakbola muda. Bajul Ijo FC Liga 3 pun terus bergerak mempersiapkan diri untuk berjaga-jaga jika Liga 3 Jatim segera diputar tahun 2020 ini.

Tak mengherankan Bajul Ijo FC Liga 3 pun akan melakukan laga lagi, kali ini versus FC Tjiwi Kimia, hari Sabtu (03/10/2020) di lapangan Panggreman Mojokerto, sponsored by Liga 3, Kapal Api, Bank Sinarmas. “Laga kali ini, kami lebih ingin melihat kekompakan para pesepakbola muda Bajul Ijo FC ini,” ungkap Bambang Smit manejer Bajul Ijo FC, yang diamini oleh Yopy Perwiranusa selaku pelatih dan Margono Asnan asisten Pelatih. Yopy pun menambahkan, pertandingan tersebut juga untuk jaga kondisi para pesepakbolanya.

Sebelum itu Bajul Ijo FC juga telah beberapa kali melakukan laga uji coba. Laga yang telah dilakukan Bajul Ijo FC Liga 3 diantaranya melawan FC Bojonegoro yang dilaksanakan di stadion di sekitar kawasan eksplorasi Exxon Mobil Bojonegoro, yang sekaligus menjadikan sejumlah pihak yang terkait Exxon Mobil pun tertarik untuk kemungkinan kerjasama. Lalu uji coba yang dilaksanakan Sabtu (12/09/2020) di stadion Gelora Putra Lakarsantri Surabaya, versus Putra Sinar Giri (PSG) Gresik klub Liga 2 milik Nanang Susanto.

Siswahyu Kurniawan pun mengusulkan meskipun misal Baju Ijo FC berhome-base di Surabaya ataupun sekitar Surabaya, diperlukan pihak-pihak yang saling pengertian dalam kerjasama-kerjasamanya. Apalagi Sang Manejer Bambang Smit memiliki keinginan agar peluang untuk para pesepakbola muda dari kalangan miskin bisa ditata tidak hanya dalam hal prestasi sepakbola, akan tetapi juga ikhtiar memikirkan masa depan mereka. Sehingga bukanlah memanfaatkan para pesepakbola muda seperti yang sebelum ini sudah banyak dilakukan berbagai pihak lain. Namun yang dimaksud Bambang Smit adalah juga ikhtiar peduli memikirkan nasib mereka ke depan. Termasuk kemungkinan untuk menjadi pesepakbola yang lebih profesional ke depan.

Mengenai nama-nama pesepakbola muda dari Bajul Ijo FC Liga 3 tercatat berikut ini. Untuk posisi Kiper, ada Eldy, Ilham dan Syahal. Lalu untuk Stopper, ada Helmi, Nanda, Faris, Pilipus, dan Dicky. Kemudian untuk Bek Kanan/Kiri, ada Akmal (bukan Ahmad Dzaki Akmal Yuda/Dzaki Akmal yang dari Persebaya U-16 Liga 1 Elite Pro Academy/EPA, red.), lalu juga ada Riski DP, Kirom dan Asrofi. Sedangkan untuk Gelandang, ada bama Risal, Afif, Dibyo, Riski, Jefri, Kevin, dan Zidan. Lantas untuk yang Depan, ada Wildan, Isak, Rian, Resa, dan Ariel.

Sekadar catatan, Ahmad Riyadh ketua Asprov PSSI Jatim pun dalam sejumlah kesempatan, sempat menyampaikan untuk kepastian Liga 3 di Jatim menunggu koordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat, menindak-lanjuti arahan PSSI pusat yang tertuang dalam surat keputusan nomor SKEP/53/VI/2020 terkait gelaran Liga 3. (Sis)

SEKILAS MEDIA