Kian Deras Dukungan Tokoh NU Sidoarjo Untuk Kelana Aprilianto Cabup Sidoarjo, Paslon Nomor 3 – SEKILAS MEDIA

Kian Deras Dukungan Tokoh NU Sidoarjo Untuk Kelana Aprilianto Cabup Sidoarjo, Paslon Nomor 3

Kian Deras Dukungan Tokoh NU Sidoarjo Untuk Kelana Aprilianto Cabup Sidoarjo, Paslon Nomor 3
Foto: Kelana Aprilianto Cabup Sidoarjo mendapat dukungan dan doa KH. Hasyim Hambali

 

SIDOARJO, Sekilasmedia.com – Kelana Aprilianto (Mas Kelana) Calon Bupati Sidoarjo 2020 yang diusung PDIP dan PAN serta didukung enam parpol non-parlemen (Hanura, PKPI, Perindo, PBB, Berkarya, Gelora) tak henti-hentinya bersilaturahmi dan mendapat dukungan dan doa dari berbagai kalangan nasionalis maupun relegius, lebih-lebih dari kalangan tokoh NU.

Kelana Aprilianto Calon Bupati Sidoarjo Nomor Urut 3 (tiga) pun sowan ke KH Hasyim Hambali alias Gus Hasyim, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo di Desa Tambak Sumur, Kecamatan Waru memohon dukungan doa restu.

Kelana berkunjung ke kediaman Gus Hasyim didampingi Haji Masnuh Ketua Tim Pemenangan Kelana-Astutik. Selain meminta doa restu mereka juga ta’aruf dengan ibu-ibu jemaah pengajian yang dipimpin Gus Hasyim. “Tak kenal maka tak sayang. Supaya sayang harus kenal dulu. Yo opo sih wonge cocok opo gak karo baliho-baliho iku (Cocok tidak orangnya sesuai dengan yang terpampang di baliho). Kalau hanya baliho kan kurang kenal,” kata Gus Hasyim, KH.Hasyim Hambali.

Gus Hasyim juga mengajak semua yang hadir untuk berdoa bersama, termasuk mendoakan Kelana-Dwi Astutik agar terpilih sebagai pemimpin dalam kontestasi Pilbup pada saat hari pemungutan pada 9 Desember 2020 mendatang. “Kita doakan, dan kita semua berdoa, mudah-mudahan hajat saya, hajat anda semua, hajat Bapak Haji Kelana Aprilianto beserta Ibu Dwi Astutik, dunia dan akhiratnya diijabah oleh Allah SWT,” kata Gus Hasyim, kemarin beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan dengan Gus Hasyim, Kelana lebih banyak mendengar untuk meminta nasihat dan arahan dari kiai. Termasuk jika terpilih menjadi Bupati Sidoarjo. “Ya saya silaturahim, mendengar arahan kiai, sekaligus meminta doa restu,” kata Kelana yang juga penasihat RMI (Rabithah Maahid Islamiyah) PWNU Jatim tersebut.

Sementara Haji Masnuh menuturkan, pihaknya bersyukur karena bisa sowan dengan Gus Hasyim, tokoh NU yang memiliki jamaah pengajian di banyak tempat di Sidoarjo. “Gus Hasyim seorang guru, seorang kiai, pengasuh majelis taklim, yang setiap harinya mengaji di banyak tempat di berbagai desa. Ada yang pagi, siang, dan malam,” katanya.

Adakah wejangan khusus dari Gus Hasyim untuk Kelana? “Oh ya! Beliau memberi wejangan agar Pak Kelana memperbanyak berdoa, dan melakukan penyapaan ke masyarakat bawah. Menurut beliau, hitungannya insyaallah Pak Kelana akan menang,” ungkap Haji Masnuh.

Terkait Gus Hasyim yang mendoakan Kelana agar semua hajatnya terkabul, termasuk menjadi Bupati Sidoarjo, Masnuh menegaskan jika kiainya sudah mendoakan, memberikan dukungan, maka biasanya diikuti jamaah. “Sehingga saya yakin sami’na wa atho’na terhadap guru. Apa dawuhnya guru, memperkenalkan Pak Kelana tadi, ya insyaallah jamaah akan mendukung secara utuh. Apalagi Gus Hasyim mengisi pengajian di banyak majelis taklim,” ucapnya.

Masnuh juga yakin, Gus Hasyim akan mengenalkan Kelana sebagai penasihat RMI PWNU Jatim dan Dwi Astutik sebagai wakil sekretaris PW Muslimat NU di banyak majelis taklim asuhannya. “Soal bus (Parpol pengusung), kita mau pergi mana, pakai bus apa saja, kan tidak apa-apa, yang penting sampai di tujuan secara bersama-sama. Warna bus enggak masalah, yang penting tujuannya. Kita melihatnya pada figur,” kata Haji Masnuh. (Siswahyu).

SEKILAS MEDIA