Paguyuban Sopir Gresik Dukung Pasangan Pak Qosim dan Dokter Alif Dalam Pilbup 2020 – SEKILAS MEDIA

Paguyuban Sopir Gresik Dukung Pasangan Pak Qosim dan Dokter Alif Dalam Pilbup 2020

Paguyuban Sopir Gresik Dukung Pasangan Pak Qosim dan Dokter Alif Dalam Pilbup 2020
Tengah, Pak Qosim didampingi ketua paguyuban sopir Gresik bersama anggota berswafoto bersama.

Gresik, Sekilasmedia.com– Cabup pasangan  Qosim-Alif, Mohammad Qosim yang hadir dalam acara peresmian posko dan deklarasi dukungan Paguyuban Sopir Gresik (PSG) kepada pasangan QA dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Gresik tahun 2020, bertempat di basecamp PSG Desa Hulaan Menganti pada Sabtu (17/10/2020).

Pada kegiatan ini, dihadiri anggota DPRD Fraksi PKB Abdullah Hamdi, ketua tim pemenangan QA kecamatan Menganti,Tokoh Masyarakat Menganti, ketua PSG dan anggotanya.

Menurut Ketua Paguyuban  Sopir Gresik (PSG)  Parsan Hadi Prayitno dalam sambutannya mengatakan PSG sebagai wadah para sopir dalam dalam kegiatan sosial.

” Tujuannya membantu sesama sopir dilapangan terkait musibah yang dialaminya dan keluarga sopir. Disini ada rasa saling tolong menolong atau empati sesama sopir secara tulus dan ikhlas,” ungkapnya.

Terkait dukungan PSG kepada pasangan Cabup dan Cawabup Mohammad Qosim dan dr. Asluchul Alif pada Pilbup 2020 ini,  Ketua Paguyuban Sopir Gresik menyatakan bahwa antara visi dan misi PSG dengan Pasangan Cabup dan Cawabup Pak Qosim dan Dokter Alif  sama. Sehingga kami memberikan dukungan dan memenangkan pasangan ini menjadi bupati dan wakil bupati kabupaten Gresik untuk periode 2021-2025.

Ditambahkan oleh  Sutikno atau biasa disapa  Ambon selaku Sarlaka (Tim trouble PSG ) bahwa jumlah anggota PSG yang aktif saat ini sebanyak 117 orang sopir.

Sebenarnya selama ini yang mendaftar banyak tetapi gak semudah itu menjadi anggota. Seleksinya ketat. Karena harus dilihat dedikasi jiwa sosial secara aktif dilapangan selama 3 bulan, kalau lulus baru tercatat anggota PSG,imbuh dia.

Sementara itu, Cabup dari pasangan QA, Mohammad Qosim yang hadir pada acara tersebut, sangat senang dan mengapresiasi dengan keberadaan paguyuban sopir Gresik yang berkecimpung sebagai organisasi sosial.

” Paguyuban Sopir Gresik (PSG) ini keberadaannya membawa pesan positif dan  sangat mulia. Dengan tulus dan ikhlas bergerak dibidang sosial membantu rekan-rekannya yang terkena musibah. Ini sesuai dengan UUD Republik Indonesia,” kata Pak Qosim.

Agar wadah para sopir ini bisa eksis, lanjutnya maka secara struktur organisasi ke depan PSG bisa tertata baik. Dan pemerintah daerah akan memberikan suport.

Maka pertama, menyangkut legalitas organisasi, harus terjamin dan tercatat. Kedua harus di macth dengan dinas sosial sehingga bila ada persoalan-persoalan  maka Dinsos bisa membantu. Ketiga, nanti pemerintah memberikan suport agar sopir tidak sendiri.

Perlu adanya sinergitas antara sopir dan pengusaha angkutan dan pemerintah sebagai fasilitator saja.

 

Fasilitatornya pemerintah ada Dinas Perhubungan dan Dinas sosial berkaitan dengan kegiatan sosial. Sementara profesi sopir ada di dinas perhuhungan seperti masalah transportasi baik laut , darat dan udara. Hal itu yang penting, beber Pak Qosim kepada awak media.

Bila pelabuhan internasional JIIPE berjalan maka paguyuban sopir Gresik bisa ditata. Tidak menutup kemungkinan bisa ambil bagian transportasi angkutan barang.  ” Bila paguyuban eksis pemerintah bersama pemilik perusahaan serta pekerja (sopir) bersinergi. Dan akan mewadahi kepentingan sopir khususnya warga Gresik,”tandasnya.

Ditambahkan Pak Qosim di bidang infrastruktur jalan raya mengingat  panjang jalan kabupaten 612,96 km yang ada sekarang ini. Program pasangan Qosim-Alif, ke depan rencananya akan di betonisasi. Sehingga masa pakai bisa lebih lama dan akan memperlancar arus transportasi barang serta jasa di wilayah kabupaten Gresik.

Maka, pesannya ” Tanggal  9 Desember 2020,  bersama-sama menyepakati dan meyakini Kabupaten Gresik ke depan jauh lebih baik bersama kepemimpinan Pak Qosim dan Dokter Alif.”

Kepada  tim pemenangan dan para relawan satu sama lain  harus bersatu dan santun dalam menarik simpati masyarakat untuk memilih pasangan Cabup dan Cawabup Qosim Alif.

Tidak dipungkiri, bahwa kecamatan Menganti memiliki jumlah pemilih terbanyak (lumbung suara) di kabupaten Gresik maka menjadi tolak ukur dari 18 kecamatan yang ada. Kalau di wilayah kecamatan Menganti bisa menang lebih dari 70 persen maka semua kecamatan dipastikan menang, tutur Pak Qosim. (rud)

 

SEKILAS MEDIA