Satreskrim Polres Malang Berhasil Ungkap Tindak Kejahatan Pembunuhan Berencana – SEKILAS MEDIA

Satreskrim Polres Malang Berhasil Ungkap Tindak Kejahatan Pembunuhan Berencana

Satreskrim Polres Malang Berhasil Ungkap Tindak Kejahatan Pembunuhan Berencana

 

Foto : Kapolres Malang saat menunjukan barang bukti tindak kejahatan di hadapan awak media.

Malang, sekilasmedia.com – Satreskrim Polres Malang ungkap Pelaku kasus pembunuhan berencana di Jalan depan warung kopi Wisata Sumbermaron Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Menurut keterangan Kapolres Malang AKBP. Hendri Umar S.I.K, M.H saat Press Release di Loby Polres Malang, Kamis (19/11) menjelaskan bahwa kasus pembunuhan berencana ini berawal dari pelaku MS (34 th) yang hendak menuju ke sawah di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. pada Rabu (18/11) sekitar pukul 09.00 Wib. Pelaku dengan membawa sebilah sajam jenis sabit dengan mengendarai sepeda motor Merk Happy tanpa plat nomer.

“Sesampainya di TKP pelaku MS mendapati korban Abdulmanan (40 th) warga Desa Karangsuko sedang berada di depan warung kopi milik Susi” terangnya.

Lebih lanjut Kapolres Malang mengatakan bahwa melihat korban didalam warung kemudian MS berhenti dipinggir jalan lalu MS memanggil korban, tanpa rasa curiga sedikitpun korban menghampiri MS yang langsung membacok korban dengan menggunakan sabit yang dibawanya.

“Dalam kejadian tersebut MS sempat membacok leher korban sebanyak dua kali, bacokan pertama mengenai bahu kiri dan bacokan kedua mengenai leher sebelah kiri membuat korban jatuh tertelungkup. Belum puas MS melakukan pembacokan lagi kepada korban yang mengenai leher sebelah kanan sehingga menyebabkan korban meninggal dunia di TKP, setelah lakukan pembacokan, MS langsung meninggalkan lokasi kejadian.” imbuhnya.

Berdasarkan hasil interogasi petugas, lanjut Hendri, pelaku mengaku cemburu lantaran korban berkomunikasi dengan istrinya yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan melalui Facebook.

“Dari hasil interogasi di ketahui bahwa motif korban melakukan perbuatan tersebut karena pelaku kesal terhadap korban yang menggoda istri pelaku melalui akun Facebook dengan kata-kata romantis dan perhatian,” jelasnya.

Puncak cemburu dari pelaku sendiri akhirnya terjadi sekitar pekan lalu karena terdapat surat cerai yang dikirim ke rumahnya.

“Itu merupakan surat cerai yang dibuat istrinya. Pelaku mengira itu dampak dari godaan korban, surat cerai itu diajukan pada Agustus 2020 lalu. Pelaku beranggapan jika korban merupakan penyebab keretakan rumah tangganya, dan akhirnya terjadilah pembunuhan itu,” pungkas Hendri Umar.

Adapun barang bukti yang disita Polres Malang diantaranya : 1 (satu) bilah senjata tajam jenis sabit, 1(satu) unit sepeda motor Merk Happy tanpa plat nomer, 1 (satu) buah jaket warna biru, 1 (satu) buah kaos warna biru dan 1 (satu) buah sarung warna kuning. (BAS)

SEKILAS MEDIA