Akhirnya, Kuasa Hukum Mantan Walikota Batu Laporkan Adi Tamboen Dan Khoiriyah ke Polisi – SEKILAS MEDIA

Akhirnya, Kuasa Hukum Mantan Walikota Batu Laporkan Adi Tamboen Dan Khoiriyah ke Polisi

Akhirnya, Kuasa Hukum Mantan Walikota Batu Laporkan Adi Tamboen Dan Khoiriyah ke Polisi

 

Foto : Kuasa Hukum mantan Walikota Batu, Heli saat menunjukan berkas aduan yang dikeluarkan Polres Batu.

Batu, Sekilasmedia.com – Mantan Walikota Batu Eddy Rumpoko (ER), melalui kuasa hukumnya, Heli, S.H, M.H mengadukan dua orang bernama Choiriyah dan Adi Satrio Widodo alias Adi Tamboen ke Mapolres Batu, Jum’at (27/11).

Choiriyah merupakan warga Desa Tambaksari, Tajinan, Kabupaten Malang. Sedangkan Adi Tamboen tercatat sebagai warga Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Keduanya diseret ke jalur hukum karena tidak menggubris somasi terbuka yang dilayangkan pada 13 November lalu. Somasi itu tindak lanjut dari pernyataan Choiriyah melalui media massa pada 11 November lalu.

Saat itu, Choiriyah membeberkan jika dirinya ditipu oleh Adi Tamboen dan mengalami kerugian berkisar Rp 140 juta lebih. Uang itu digunakan untuk memuluskan proyek yang dijanjikan Adi, pada tahun 2016 lalu. Atau tepat pada era kepemimpinan Eddy Rumpoko (ER). Menurut penuturan Choiriyah, Adi Tamboen mengaku sebagai orang kepercayaan ER.

Sehingga ER, melalui Heli selaku kuasa hukumnya, melayangkan somasi agar keduanya mengklarifikasi dan meminta maaf melalui media massa. Munculnya nama ER dalam persoalan ini, menurut Heli sama saja dengan menjatuhkan martabat kliennya.

“Akan tetapi sampai saat ini somasi kami tidak digubris dan dikira hanya gertak sambal. Akhirnya kami lakukan pengaduan ke Mapolres Batu,” terang Heli

Heli menambahkan, pilihan itu ditempuh agar tak dikira hanya gertak sambal semata. Lebih dari itu, agar ada proses hukum yang ditimpakan kepada keduanya.

“Dan agar, mereka sadar bahwa perbuatan yang dilakukannya tersebut telah merugikan dan menjatuhkan martabat klien kami,” ujar dia.

Padahal, menurut Heli, saat ER masih menjabat Walikota Batu tak pernah meminta kepada Adi Tamboen untuk melakukan jual beli proyek.

“Pesan ER masyarakat Kota Batu nanti bisa menjadikan masalah ini sebagai pembelajaran. Sehingga tidak ada preseden buruk di kemudian hari,” imbuh Heli.

Sementara itu, Adi Tamboen, salah satu teradu menampik jika dirinya mengabaikan somasi yang dilayangkan ER melalui kuasa hukumnya.

Pihaknya telah menyiapkan surat permohonan maaf menanggapi somasi tersebut. Namun karena kondisi kesehatannya menurun, surat permohonan maaf itu belum tersampaikan kepada kuasa hukum ER.

“Karena kondisi kesehatan saya menurun dan saya nggak punya nomornya Pak Heli, makanya belum bisa menyampaikan. Barusan ini saya dapat nomornya beliau,” kata Adi Tamboen melalui saluran telepon, Jum’at (27/11).

Dirinya mengatakan, tak ada niat sedikitpun menjatuhkan martabat mantan Walikota Batu Eddy Rumpoko. Ia berjanji, secepat mungkin akan menemui kuasa hukum ER untuk menyerahkan surat permohonan maaf.

“Kalau perlu saya akan menemui Pak Eddy Rumpoko, minta maaf ke beliau. Kalau diizinkan. Intinya saya tidak ingin memperpanjang masalah,” lanjut Adi.

Adi juga menyinggung persoalan yang berhubungan dengan Choiriyah. Pihaknya akan bertanggungjawab menyelesaikan tanggungan uang senilai Rp 140 juta kepada Choiriyah.

“Saya belum ada komunikasi lagi dengan Bu Choiriyah. Intinya saya mohon waktu menyelesaikan tanggungan ke beliau,” ucap Adi.

Perlu diketahui bahwa perselisihan antara Choiriyah dan Adi Tamboen yang menyeret nama ER di dalamnya, bermula saat Adi Tamboen menjanjikan pekerjaan proyek pembangunan Pasar Sidomulyo kepada Choiriyah.

Janji itu disampaikan Adi kepada Choiriyah pada 23 April 2016 lalu dan saat itu Eddy Rumpoko (ER) masih menjabat Walikota Batu. Berbekal pengakuannya yang dekat dengan ER, Adi lantas meminjam uang kepada Choiriyah.

Choiriyah mengaku jika uang yang dipinjamkan lebih dari Rp 140 juta. Uang itu untuk menjamu tamu-tamu ER yang berkunjung ke Kota Batu. Sekaligus untuk memuluskan pelaksanaan proyek pembangunan Pasar Sidomulyo. Meski akhirnya, saat ini uang itu tak kunjung kembali dan proyek yang dijanjikan meleset.

Lantas ia meminta Adi Tamboen untuk mengembalikan uangnya setelah janji itu tak terealisasi. Namun uang yang diminta masih belum diterima Choiriyah hingga saat ini. Terakhir Choiriyah berkomunikasi dengan Adi Tamboen pada Agustus lalu. (BAS)

SEKILAS MEDIA