KPU Gresik Menetapkan Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada 2020 – SEKILAS MEDIA

KPU Gresik Menetapkan Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada 2020

KPU Gresik Menetapkan Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada 2020

 

Tampak, kanan Gus Yani dan Bu Min sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih saat penetapan KPU didampingi Ketua KPU Gresik

Gresik, Sekilasmedia.com – KPU Gresik telah menetapkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pilkada 2020 melalui rapat pleno bertempat di Auditorium Hotel Aston Iin Gresik pada Jumat (22/1/2021).

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni setelah acara penetapan kepada awak media mengatakan setelah penetapan pasangan calon terpilih tahapan kita sudah selesai. Tinggal besok (Sabtu) kita kirim kepada DPRD.

” Untuk pengesahan terpilih dimintakan kepada DPRD agar diteruskan ke Mendagri sesuai Peraturan KPU,” ujarnya.

Pada kesempatan ini,  ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan kepada publik terkait penyelenggaraan pemilihan di masa pandemi ini,” Kami pertama, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Gresik, atas partisipasinya sehingga kita menjadi yang tertinggi di Jatim, tingkat partisipasinya meski dimasa pandemi.”

Dan perlu kita syukuri lagi, meskipun tingkat partisipasi tinggi tidak ada klaster baru pasca coblosan terbukti Gresik posisi tetap orange.  Terkait dengan pandemi, itu yang paling kita syukuri.

Kami merasa bangga juga, pada saat penetapan tadi kedua pasangan calon hadir, ini mungkin meski saya belum tahu data tapi mungkin  di jatim, ini yang terjadi di Gresik, ucap Akhmad Roni dengan bangga.

” Pasca kontestasi itu sudah selesai mari kita bersatu lagi membangun Gresik ke depan lebih baik lagi,” himbaunya setelah pilkada dan penetapan ini.

Saya melihat bahwasannya kedua pasangan calon dan masyarakat Gresik guyup rukun meskipun kita hampir 3 bulan diaduk-aduk dengan kampanye, tapi alhamdulilah kita tetap guyup rukun. Itu yang penting bisa dilihat saat penetapan tadi. Ini yang perlu kita syukuri, imbuh dia.

Selama kegiatan penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih oleh KPU berlangsung, meski dalam kondisi PPKM, Ketua KPU Gresik menegaskan,” kita tetap pastikan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dengan undangan hanya 38 orang saja.”

Sementara itu, pasangan Bupati  dan Wakil Bupati terpilih saat selesai proses penetapan oleh KPU Gresik, diwakili Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) didampingi Aminatun Habibah (Bu Min) serta Mohammad Qosim dan dr. Asluchul Alif kepada awak media menyatakan bahwa pilkada bukan menjadi klaster baru penyebaran covid 19. Tentunya keberhasilan ini atas partisipasi dan  dukungan seluruh penyelenggara  pemilu baik KPU dan Bawaslu, seluruh jajaran Forkopimda Gresik baik Dandim 0817 Gresik dan Kapolres Gresik serta seluruh masyarakat kabupaten Gresik.

” Semua elemen tersebut, sangat berperan aktif dan mendukung dalam perjalanan pilkada yang ada di kabupaten Gresik. Dan alhamdulillah terlihat ada kerukunan antar paslon  yang menjadi pertanda baik untuk Gresik baru ke depan,” kata Gus Yani.

Dan tidak ada lagi kompetisi, tapi di era tahun 2021 ini kolaborasi menjadi kekuatan atau modal yang kuat dalam membangun Gresik baru ke depan.

Karena masih pandemi covid 19, tentunya keberadaan vaksin hari ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiyar pandemi covid 19 sudah berakhir, tambahnya.

Dan Mohammad Qosim mewakili paslon nomor 1, terkait  kegiatan penetapan oleh KPU Gresik mengatakan  bahwa dirinya bersama mas Alif, merasa bersyukur pada hari ini  tanggal 22 Januari 2021, KPU telah menetapkan bupati dan wakil bupati terpilih dalam  pemilihan 9 Desember 2020 lalu.

” Apapun hasilnya, saya dan mas Alif sebagai seorang muslim yakin bahwa itu pilihan Allah yang terbaik karena tidak ada satupun kemenangan tanpa seizin Allah. Karena itu saya dan mas Alif menerima berlapang dada dan tetap bersyukur kepada Allah dan memberikan suport kepada beliau berdua, Bapak  Yani dan Ibu Aminatun  Habibah,” terangnya.

Dan paling penting, apa yang disampaikan Pak Yani tadi sudah tidak ada lagi paslon 1 dan  paslon 2,  pilkada sudah selesai yang ada adalah segenap masyarakat Gresik bersama Pak Yani dan Ibu Aminatun Habibah untuk membangun Gresik yang lebih baik, imbuhnya.

Tentu insyaallah kebersamaan ini yang paling penting, karena hakekatnya kita sekalian mempunyai kewajiban berbakti kepada segenap masyarakat, jadi apapun di posisi apapun.

Insyaallah, saya dengan mas Alif akan siap mendukung dan mendoakan beliau segenap masyarakat harus bareng- bareng seperti yang ada,  Persatuan Indonesia, ungkap M. Qosim.

Kepada masyarakat Gresik setelah konstelasi pilkada, yang utama kepada tim nomor 1, M. Qosim menyampaikan bahwa pilkada sudah selesai dan hari ini semuanya harus memberikan dukungan dan doa restu kepada bupati dan wakil bupati terpilih.

” Karena ini perintah agama, kalau melaksanakan perintah agama pasti akan mendapat berkah dari Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa , itu yang paling penting,” terangnya.

Apalagi negara kita termasuk Gresik sedang menghadapi persoalan yang cukup berat covid-19. Covid-19 pengaruhnya terhadap kesehatan, ekonomi, pendidikan, peribadatan, kegiatan sosial budaya dan lain-lain.
Kalau ini tidak bersama sama mengatasinya akan repot, tapi kalau bersama-sama mengatasinya akan sukses, tambahnya lagi.

Acara ini dihadiri pula selain kedua paslon juga tampak Forkopimda Gresik, para ketua Partai pengusung kedua paslon, KPU Gresik dan Bawaslu Gresik.

Perlu diketahui,  masa baktinya pemerintahan Sambari Qosim berakhir sampai dengan tanggal 17 Februari 2021. (rud)

SEKILAS MEDIA