Azis Hermanto Projo  Ucap Selamat Peresmian Kantor DPP Projo, Untuk Indonesia Ke Depan – SEKILAS MEDIA

Azis Hermanto Projo  Ucap Selamat Peresmian Kantor DPP Projo, Untuk Indonesia Ke Depan

Azis Hermanto Projo  Ucap Selamat Peresmian Kantor DPP Projo, Untuk Indonesia Ke Depan

 

SURABAYA, Sekilasmedia.com – Relawan Pro Joko Widodo (Projo) untuk Presiden RI Jokowi dan jajaran jaringan, yang telah sejak lama menjadi Organisasi Massa (Ormas) diakui di Indonesia sebagai relawan darat terbesar sejak tahun 2013 yang kemudian pada tahun 2014 dan 2019 terus setia mendukung Jokowi jadi Presiden RI. Bahkan sejak tahun 2013 pula Projo bersama relawan Seknas dan BaraJP merupakan tiga ‘organ’ yang pertama kali mendorong Jokowi menjadi Calon Presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014 hingga Jokowi sukses. Hal tersebut telah menjadi pengetahuan umum di Indonesia terhadap Projo yang memiliki Hari Ulang Tahun (HUT) tanggal 23 Agustus sejak tahun 2014, melihat Projo memiliki berbagai keberhasilan meskipun tetap terus evaluasi dan berbenah untuk Indonesia ke depan, termasuk dengan peresmian renovasi kantor DPP Projo yang juga dihadiri Kepala KSP (Kantor Staf Presiden RI) Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko. Kurang lebih hal tersebut disampaikan Azis Hermanto salah satu pengurus DPP Projo.

Menurut Azis Hermanto Projo dengan terus berbenah termasuk renovasi kantor DPP Projo yang telah diresmikan, dengan setia di garis rakyat, akan kian memperkuat untuk Projo berkiprah untuk Indonesia ke depan. Mengingat soal kantor juga merupakan sesuatu yang penting. “Selamat untuk peresmian renovasi kantor DPP Projo, semoga kita ke depan, Projo secara bersama-sama bisa lebih berbuat untuk Indonesia,” ungkap Azis Hermanto yang termasuk tokoh awal Projo, yang saat ini menjabat komisaris ‘sub-BUMN’.

Sebagai catatan peresmian renovasi kantor DPP Projo kemarin, Rabu 24 Februari 2021 di kawasan Perdatam, Jakarta Selatan, dihadiri Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko Dewan Pembina Projo yang saat ini menjabat Kepala Kantor Staf Presiden RI.

Dalam peresmian tersebut Dewan Pembina Projo, Moeldoko mengungkapkan fakta bahwa Projo tidak pernah berhenti bergerak, serta (tetap) terus memacu semangat. Menurut Moeldoko, melihat corporate culture yang dibangun Budi Arie dkk dinilainya berhasil menunjukkan jati diri. (Dimana) Kalau orang melihat, itu pasti Projo. Dari internal juga: ini gua (gue, red.) Projo.

“Presiden Jokowi tidak menginginkan satu pun orang Indonesia yang tertinggal. Karena itu pemerintah antara lain serius menangani masalah stunting dan menggenjot KIP,” tambah Moeldoko yang asal Kediri namun menyelesaikan pendidikan SMA di SMA Negeri 2 Jombang, Jawa Timur ini, yang juga kakak sekolah Isa Rachmatarwata tokoh kepercayaan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Presiden Jokowi mengharapkan Indonesia yang demokratis. Demokrasi sebagai alat bukan tujuan, dengan aspek HAM dan lingkungan mendapat fokus dalam pembangunan.

Moeldoko juga menegaskan Indonesia adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan. Sehingga tidak ada istilah hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Moeldoko juga mengungkapkan, Indonesia sedang menghadapi revolusi Industri 4.0, di mana Presiden Jokowi sangat mengupayakan Indonesia bisa survive.

Sedangkan menurut Moeldoko soal penanganan Covid-19, Projo mesti mensosialisasikan pentingnya vaksinasi. Jika ada masyarakat yang belum menerima vaksin, segera akan ditangani.

“Saya ingin teman-teman menyuarakan ini. Perjuangan tidak pernah sia-sia,” tandas Moeldoko.

Pada kesempatan tersebut DPP PROJO mengajak seluruh komponen bangsa memperbarui semangat produktif dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan menyambut perubahan pasca pandemi.

Ketua Umum PROJO Budi Arie Setiadi pun menyebut saat sekarang ini merupakan momentum untuk bergerak kembali setelah setahun lebih pandemi Covid-19. Begitupun Projo yang lahir dari gerak dinamis rakyat. Dalam Kongres Projo 2019, yang kemudian menyusun pengurus Projo periode 2019 – 2024, dengan tema bergerak untuk maju. Sehingfa pada (tahun) 2024 nanti, Projo akan tetap setia di garis rakyat.

Budi Arie juga menyebut Projo bisa mewarnai pemerintahan juga di BUMN sebagai komisaris-komisaris atau direksi dari pusat sampai daerah. “Projo still together, still going strong,” tandas Budi Arie yang kini menjadi wakil-nya Abdul Halim Iskandar, dengan menjabat Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi ini. . (Siswahyu).

SEKILAS MEDIA