Dinas Pertanian Gresik: Desa Dapet Dapat Bantuan Program RJIT Kementan – SEKILAS MEDIA

Dinas Pertanian Gresik: Desa Dapet Dapat Bantuan Program RJIT Kementan

Dinas Pertanian Gresik: Desa Dapet Dapat Bantuan Program RJIT Kementan

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Bantuan program rehabilitasi  jaringan irigasi tersier (RJIT) dari Kementrian Pertanian RI kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di kabupaten Gresik tahun 2021 sudah mulai dilaksanakan pengerjaan proyeknya saat ini.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko  Anindito melalui  Kabid  prasarana  sarana pertanian (PSP) Dinas Pertanian Afandi mengatakan bahwa  RJIT merupakan bantuan program  rehab jaringan irigasi tersier dari Dirjen Prasaran Sarana Pertanian (PSP) Kementan kepada Gapoktan.

” Tahun 2021 ini di kabupaten Gresik sebanyak 11 Gapoktan yang mendapat bantuan RJIT, salah satunya  Gapoktan Desa Dapet di kecamatan Balongpanggang. Dengan besaran anggaran APBN dari Kementan Rp. 75 juta ke rekening Gapoktan,” ujarnya melalui telpon seluler, Jumat (9/4/2021).

Ditambahkan Kabid PSP Dispertan Gresik bahwa pelaksanaan pengerjaan proyek RJIT oleh Gapoktan ditarget  mulai bulan April dan selesai bulan Mei tahun 2021.

Dan sesuai yang disebutkan menurut kriteria rehabilitasi jaringan irigasi tersier di Kementan, kembali Afandi mmemberikan pemahaman  bahwa rehabilitasi di sini yakni jaringan irigasi pertanian  alami dari tanah yang sudah ada  ditingkatkan dalam bentuk  kontruksi bangunan.

Jadi beda dengan  pekerjaan bangunan sipil lain seperti bangunan gedung. Di mana  bangunan  gedung mungkin yang direhab hanya yang rusak di ganti baru.

Dalam pengerjaan kontruksi bangunan saluran irigasi ini, nampak ada sedikit kejanggalan di papan proyek menunjukkan  volume  sebesar  70 meter saja. Namun menurut Afandi ikut meluruskan bahwa ukuran volume 70 meter tersebut  sesuai yang tertulis di rencana anggaran belanja (RAB) proyek. Tidak ada penjelasan terperinci terkait volumenya.

” Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan kepada ketua Gapoktannya, karena RAB itu yang tahu ketua Gapoktan atau dinas,” ucap dia.

Pada kesempatan lain, Kepala Desa Dapet Siswadi sekaligus Ketua AKD kecamatan Balongpanggang  saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait bantuan program RJIT membenarkan bahwa desanya mendapat bantuan  program tersebut. Dan fungsinya untuk  memperlancar pengairan sawah dari waduk desa Dapet.

” Tahun ini, dari anggaran ABPN senilai Rp. 75 juta.  Pekerjaan baru berjalan sekitar 10 hari dengan jumlah pekerja 8 orang (termasuk tukang dan kuli),” jelasnya.

Siswadi pada kesempatan itu juga menjelaskan maksud RJIT yang menjadi pertanyaan wartawan.

” Setelah saya tanyakan ke Dinas Pertanian, terkait rehabilitasi itu merupakan saluran jaringan irigasi lama yang sudah ada  kemudian ditingkatkan atau  rehabilitasi bangunannnya.” jelasnya. (*)

 

 

SEKILAS MEDIA