Di PHK Sepihak, 33 Pekerja PT. ARS Akan Terima Pesangon Sesuai Putusan Tingkat Pertama Majelis Hakim – SEKILAS MEDIA

Di PHK Sepihak, 33 Pekerja PT. ARS Akan Terima Pesangon Sesuai Putusan Tingkat Pertama Majelis Hakim

Di PHK Sepihak, 33 Pekerja PT. ARS Akan Terima Pesangon Sesuai Putusan Tingkat Pertama Majelis Hakim
Ketua Serikat Pekerja PT. ASR didampingi pengacaranya Abdullah Syafii setelah sidang PHI di PN Gresik

Gresik, Sekilasmedia.com – Sebanyak 33 orang pekerja yang dirumahkan PT Angkasa Raya Steel, akhirnya bisa tersenyum lega  saat  putusan tingkat pertama majelis hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Negeri Gresik, Senin (3/5/2021), mengabulkan gugatan mereka atas kewajiban pemberian pesangon setelah di PHK Sepihak.

Kuasa hukum para penggugat yaitu Abdullah Syafi’i mengatakan pertama, pada putusan inkracht dari majelis hakim sebelumnya sudah menyatakan 188 pekerja dinyatakan sebagai PKWTT atau karywan tetap. Selanjutnya di sidang kedua ini tentang putusan atau perselisihan mengenai PHK.

” Alhamdulillah PT. Asia Raya Steel yang beralamat di jalan raya Manyar harus memberikan uang pesangon  PHK dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp. 1.650.000.000,- kepada 33 pekerja. Dan dalam putusan tersebut, sebanyak 33 pekerja dinyatakan sebagai karyawan tetap,” ucapnya dengan rasa syukur.

Dalam hal ini,  majelis hakim PHI telah memutus sesuai fakta-fakta persidangan yang kami sampaikan. Dan ini sebagai jawaban yang kemarin  bahwa Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja memberikan kesejahteraan bagi para pekerja. Dan sesuai pula dengan PP No. 35 Tahun 2021.

Lebih lanjut, Syafi’i mengatakan, terkait sita jaminan yang ditolak tergugat dalam persidangan, kami tidak mempermasalahkannya. Karena di amar putusan sudah tercantum mengenai masing-masing pihak sudah diwajib dipenuhi oleh PT. Asia Raya Steel terutama mengenai uang pesangon PHK.

Tentang batasan waktu pembayaran uang pesangon  dari pabrik baja tersebut, Syafii menerangkan karena ini putusan tingkat pertama tidak seperti kemarin di sidang perselisihan terkait putusan inkracht status karyawan dari PKWT menjadi PKWTT. Di mana diputusan tingkat pertama nanti tergugat bisa pikir-pikir atau yang lain.

” Atas hasil putusan ini, Kami sudah cukup menerima dan itu harus dibayarkan secara tunai kepada 33 pekerja tersebut,” tandasnya.

Perlu diketahui, hasil putusan majelis hakim PHI dalam dua kali sidang ini pertanda menjadi kemenangan buruh.

” Maka jangan menjadikan para pekerja sebagai subyek tapi jadikan sebagai obyek, itu sudah diatur dalam undang-undang. Kalau mereka mau dipekerjakan ikat sebagai PKWTT, kalau dipekerjakan dalam jangka lama ikat sebagai PKWTT dan kalau mau mengeluarkan orang pun berikan hak-haknya atau pesangon sesuai aturan perundang-undangan,”wanti-wantinya kepada dunia industri di Gresik.

Dan mewakili para pekerja ini, Ketua Serikat buruh di PT. Asia Raya Steel Anang Sugianto  menyatakan bahwa di sidang P 11 ini, terkait 33 pekerja yang di PHK sepihak oleh perusahaan sebelumnya,  tidak pernah menemukan jalan keluar atau titik temu. Dan hari ini kawan-kawan telah mendengarkan sendiri isi putusan di PHI kabupaten Gresik.

” Kami bersyukur bahwa hari ini telah menemukan jalan keluar setelah putusan tingkat pertama di pengadilan hubungan industrial di PN Gresik terkait kejelasan uang pesangon dari 33 pekerja yang di PHK sebelumnya,” pungkasnya. (rud)

SEKILAS MEDIA