Pendaki Gunung Slamet Meninggal Saat Mendaki – SEKILAS MEDIA

Pendaki Gunung Slamet Meninggal Saat Mendaki

Pendaki Gunung Slamet Meninggal Saat Mendaki

 

PURBALINGGA, Sekilasmedia.com – Seorang pendaki berinisial SM (47) warga Dusun Bojong, Desa Giyanti RT 01/RW 01, Kecamatan Candi Mulyo, Kabupaten Magelang, terpaksa dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dari SAR Gunung Slamet, Purbalingga Reaksi Cepat (PRC) dan Samarantu Rescue dalam kondisi telah meninggal dunia di Pos 5 pendakian Gunung Slamet via Bambangan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

Menurut keterangan yang didapat dari Surip (34) alias Pulung anggota SAR dari Purbalingga Reaksi Cepat (PRC) yang turut melaksanakan evakuasi menuturkan kronologi kejadian dan proses jalannya evakuasi kepada korban, (24/5/2021).

“Pada Sabtu sore Korban bersama Azizul (16) yang beralamat sama dengan korban melaksanakan registrasi pendaftaran di Basecamp Bambangan namun malam itu mereka masih bermalam di Basecamp dan Minggu paginya baru mulai melaksanakan pendakian,” ungkapnya.

“Mereka bersama Tim lainnya mulai mendaki dan sempat istirahat di Pos 5 namun saat perjalanan menuju Pos 6 korban jatuh pingsan dan meninggal dunia kemudian dievakuasi menuju ke Pos 5 oleh rekan dan Tim lainnya serta sempat di Yasinkan oleh rekan-rekannya di Pos 5,” katanya.

“Senin pagi sekira pukul 06.30 WIB ada pesan singkat whatsapp yang dikirim oleh salah satu pendaki ke petugas di Basecamp Bambangan adanya kejadian tersebut dan sekira pukul 09.00 WIB juga ada rombongan pendaki yang turun dan melaporkan kejadian ini ke petugas Basecamp Bambangan. Pukul 09.30 WIB Tim SAR Pertama berangkat melaksanakan evakuasi dan disusul oleh Tim kedua sekira pukul 11.30 WIB dan di tengah jalan justru Tim SAR malah ketemu dengan rombongan pendaki yang juga harus dievakuasi karena terkilir sehingga Tim 2 dibagi untuk evakuasi korban terkilir dan sebagian melanjutkan evakuasi ke Pos 5 untuk evakuasi korban meninggal dunia,” paparnya.

Babinsa Koramil 09/Karangreja untuk Desa Kutabawa Serka Faizun saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini.

“Benar ada pendaki yang meninggal dunia dan ada pula pendaki dari tim lainnya yang dievakuasi karena terkilir, telah dilaksanakan evakuasi oleh Tim SAR dan sampai di Basecamp.
sekira pukul 15.00 WIB jenazah korban telah dievakuasi turun sampai Basecamp Bambangan dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Karangreja untuk pemeriksaan atau visum, selanjutnya jenazah akan dijemput oleh pihak keluarga korban dari Magelang,” terangnya.

(Spyd/Satria.F)

SEKILAS MEDIA