Tak Terima Ditulis Berita Miring, 40 Media dan 1 Wartawan Akan Dipolisikan – SEKILAS MEDIA

Tak Terima Ditulis Berita Miring, 40 Media dan 1 Wartawan Akan Dipolisikan

Tak Terima Ditulis Berita Miring, 40 Media dan 1 Wartawan Akan Dipolisikan
Pendamping hukum Hadi Purwanto bersama 2 Kepala Desa dan Ketua AKD Agus

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Gegara diberitakan miring dua Kepala Desa bakal melaporkan 40 media ke Polisi dan Dewan Pers. Lantaran berita yang dimuat dinilai melanggar kode etik Jurnalistik dan juga melanggar UU Pers No 40 Tahun 1999.

Kepala Desa (Kades) Tempuran, Slamet dan Kepala Desa Ngingasrembyong Kusdianto melalui pendamping hukumnya Hadi Purwanto menyampaikan, ada sejumlah 40 media akan dilaporkan Polisi dan Dewan Pers lantaran menulis berita tanpa konfermasi.

Hadi menilai berita tersebut telah melanggar kode etik jurnalistik sebab dalam penayangan berita tidak ada statmen dari dua Kepala Desa. ” Berita tersebut kami nilai tidak berimbang,” ungkap Hadi saat Konfermasi Pers di Kantor Desa Ngingasgrembyong, Sabtu (6/6/2021).

Lebih lanjut Hadi menerangkan, bahwa dari 40 media tersebut seluruhnya tak ada yang terverifikasi di Dewan Pers bahkan ada 12 media yang tidak mempunyai legalitas PT maupun lainnya, bisa dikata abal-abal,” jelasnya.

Seperti diketahui Viralnya dua Kepala Desa ini buntut dari ulah seseorang yang mengaku Wartawan disalah satu media Online sebut saja ML.

Berawal pada Tanggal 23 Mei 2021 ada warga Ngingasgrembyong bernama Wakik mendatangkan hiburan musik dangdut dalam acara Ulang tahun anaknya. Dikuatirkan terjadi kerumunan acara didatangi oleh Satgas Covid Kecamatan Sooko untuk segera dibubarkan.

Tak selang lama datanglah ML yang mulanya tidak ada ditempat, sontak berbicara yang dinilai menyinggung tuan rumah dan perangkat Desa setempat.

Lapo dibubarno, gak onok ijine a! Nanggap kok gak ngomong aku. Yok opo lo. Koen polo enyar. Lapo kok iso dibubarno. Opo koen ngijino?,” jelas Hadi saat menirukan yang di Ucap ML malam itu.

Masih kata Hadi, selain 40 Media yang diduga telah melanggar UU ITE, pihaknya juga bakal melaporkan ML dengan pasal yang disangkakan (Pasal 167 ayat 1 KUHP), yakni memasuki pekarangan orang tanpa ijin, ML pun saat itu tidak melakukan kegiatan yang berkaitan dengan Jurnalistik,” sambungnya.

Selanjutnya Hadi menambahkan, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada kedua terlapor, apabila dalam sepekan tak ada itikad baik persoalan ini akan kami laporkan ke Dewan Pers dan Polres Mojokerto, ” pungkasnya.(wo)

SEKILAS MEDIA