Bobol Circle K, Kaki Dua Residivis Dipelor Polisi – SEKILAS MEDIA

Bobol Circle K, Kaki Dua Residivis Dipelor Polisi

Bobol Circle K, Kaki Dua Residivis Dipelor Polisi
Terpincang pincang dua resivldivis curat di giring anggota reskrim di Mapolresta Denpasar Jumat (9/7/2021)

Denpasar -Sekilasmedia.com-
Tak kurang dari 24 jam Tim Resmob Polresta Denpasar akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap dua terduga pelaku pencurian di minimarket Cicle K simpang Jalan Gatot Subroto Timur- Nonja pada Kamis (8/7) sekira pukul 03.00 Wita pagi.

Dari hasil pengungkapan para pelakunya bernama Dimas Wahyu Ramadhan (20) dan Putu Sudiarta Alias Leong (30), keduanya merupakan residivis kasus jambret dan pencurian. Polisi terpaksa menghadiahi timah panas terhadap kaki kedua pelaku karena melawan saat akan ditangkap.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Janse Avitus Panjaitan mengatakan, setelah menerima laporan dari korban, anggota Satreskrim langsung bergerak melakukan penyelidikan olah TKP. Kemudian didapat informasi dan akhirnya kedua pelaku ditangkap di Jalan Pulau Sailus Denpasar Selatan, Kamis sekitar pukul 15.00 Wita.

“Saat akan ditangkap kedua pelaku melakukan perlawanan. Dengan tindakan terukur anggota  menghadiahi tembakan pada kakinya,” terang Kombes Jansen kepada awak media Jumat (9/7/2021).

Dari interogasi polisi kepada kedua pelaku, mengakui jika melakukan pencurian di toko berjaring Circle K Gatsu Timur. Lanjut diungkapkan karena keduanya melakukan kejahatan ditengah pemberlakuan PPKM Darurat, maka untuk ancaman hukumannya akan diperberat.

Kombes Jansen menjelaskan, kedua pelaku tidak menyadari jika aksinya terekam oleh camera CCTV yang dipasang di toko tersebut. Bahkan dalam vedio terlihat kedua pelaku merusak pintu kaca depan toko menggunakan linggis, kemudian masuk dan menjarah isi toko. Begitu ditemukannya ciri ciri pelaku petugas langsung memburu keduanya.

“Pelaku memecahkan kaca pintu untuk bisa masuk. Lalu mengambil 50 bungkus rokok berbagai merk, tiga botol parfum dan tas belanja. Total kerugian seluruhnya sekitar Rp 6,5 juta,” jelas Kapolresta Denpasar. (Sony)

SEKILAS MEDIA