Mobil Patroli Polsek Gedeg Digunakan Alternatif Evakuasi Mayat di Lahan Kangkung – SEKILAS MEDIA

Mobil Patroli Polsek Gedeg Digunakan Alternatif Evakuasi Mayat di Lahan Kangkung

Mobil Patroli Polsek Gedeg Digunakan Alternatif Evakuasi Mayat di Lahan Kangkung

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Berawal dapat laporan penemuan mayat di Area Lahan Persawahan milik Riaman yang terletak di Dusun Karang Asem RT 33 RW 13 Desa. Pagerluyung Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H diwakili Kapolsek Gedeg AKP Edi Purwo Santoso bersama Kasat Reskrim IPTU Hari Siswanto, S.A.P., M.H. menerima laporan dan mendatangi TKP.

Untuk kecepatan di lapangan dan mobil ambulance milik Rumah Sakit masih melayani pasien, akhirnya evakuasi jenazah korban yang diketahui bernama Suwarno (51) ini dibawa menggunakan mobil milik Sabhara Polsek Gedeg.

Diketahui Jenazah korban warga Dusun Kenonggo, Desa Mirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto ini dibawa ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Korban diketahui berdomisi di Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto

Sesosok mayat tersebut ditemukan di area tanaman kangkung Dusun Karangasem, Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Kepala Dusun Karangasem, Sunardi (51) mengatakan, sekitar pukul 07.00 WIB warga melapor jika ada mayat di area tanaman kangkung milik warga.

“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap. Katanya orang Bandung, Kecamatan Gedeg. Laki-laki. Selama ini, tidak ada laporan orang hilang,” ungkapnya, Senin (19/7/2021).

Saat di TKP Kejadian, Kapolsek Gedeg, AKP Edi Purwo Santoso menjelaskan, pihaknya menerima laporan adanya penemuan mayat di wilayah Karangasem sekira pukul 07.00 WIB. “Dugaan sementara dari informasi keluarga dan masyarakat, dari hasil olah TKP beliau mempunyai riwayat sakit stroke sudah lama sekali,” Ucap Kapolsek.

Saat ini masih dilakukan penelusuran terkait sakit yang diderita korban. Secara kasat mata, dada korban menghitam dan kedua kaki tergores. Namun pihaknya belum bisa memastikan penyebab korban meninggal, sehingga untuk penyelidikan lebih lanjut jenazah korban dievakuasi ke RSUD RA Basoeni.

“Kami tidak berani mengambil kesimpulan, biasanya kalau dada hitam itu ada riwayat jantung dan sebagainya. Tetapi kami tidak berani, tetap kami akan lakukan pemeriksaan untuk memastikan korban meninggal karena sakit atau dugaan lain. Masih kita dalami, akan kita visum apakah ada tanda-tanda kekerasan,” kata AKP Edi

Kapolsek Gedeg menambahkan, jika hasil dari pemeriksaan dari pihak rumah sakit tidak ditemukan tanda-tanda kekerasaan maka pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keluarga. Penemuan mayat di Dusun Karangasem tersebut menjadi perhatian warga sekitar lantaran sulitnya mencari mobil ambulance.

“Kebetulan hari ini, di beberapa rumah sakit ada yang meninggal terkait masalah prokes. Termasuk di wilayah Gedeg, ada yang meninggal pagi ini ada 5 orang sehingga mobil ambulance dipakai untuk mengantarkan untuk pemakaman Covid-19 sehingga kita gunakan kendaraan kita untuk membawa jenazah korban ke rumah sakit,” jelasnya.(*)

SEKILAS MEDIA