Menekan Penyebaran Covid-19, Dua Hari Polresta Mojokerto Gencar melakukan Operasi Yustisi – SEKILAS MEDIA

Menekan Penyebaran Covid-19, Dua Hari Polresta Mojokerto Gencar melakukan Operasi Yustisi

Menekan Penyebaran Covid-19, Dua Hari Polresta Mojokerto Gencar melakukan Operasi Yustisi

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Kerja keras Polresta Mojokerto untuk menekan penyebaran Covid-19 tak pernah henti. Bersamaan dengan perpanjangan PPKM Level 4, Polresta Mojokerto dan Polsek jajaran bersama Forkopimka Se-Kab/Kota Mojokerto, telah melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi Gabungan pada Selasa, tanggal 27 Juli 2021 hingga Rabu, tanggal 28 Juli 2022. Operasi Yustisi ini guna Peningkatan Disiplin untuk Penegakan Hukum Inpres No.6 Thn 2020, Perda Jatim No.02 Thn 2020 dan Perwali No.55 Thn 2020, dalam rangka Protokol kesehatan untuk penanganan dan pengendalian Covid-19.

Sasaran kegiatan dalam operasi Yustisi kali ini adalah Pengguna jalan baik Pengendara R2, R4 dan Pejalan kaki. Tak itu saja, Pedagang dan pengunjung tempat keramaian seperti Terminal / Stasiun, Pasar, Cafe, Warung Kopi dan Pertokoan serta Tempat Wisata, juga turut jadi sasaran.

IPDA MK Umam SE, Kasubbag Humas Polresta Mojokerto menyampaikan, bahwa Kegiatan Operasi Yustisi dilakukan Gabungan Polri-TNI dan Satpol PP / Perangkat Desa serta Ormas / Potmas Komunitas, dengan cara Statis dan Mobiling / Hunting System. Operasi Yustisi dilakukan Polresta Mojokerto dan juga Polsek Jajaran.

Dijelaskan, Kegiatan Operasi Yustisi yang dilakukan Polres Mojokerto Kota yakni di Jalan RA Kartini dan JalanTaman Siswa serta Hunting system, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 100 orang
-. Teguran tertulis : 19 orang
-. Sanksi sosial : 20 orang
-. Denda Administrasi : 9 orang

Polsek Magersari,
Kegiatan Operasi Yustisi di Warkop Sekar Putih dan By pass Kota Mojokerto, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 85 orang
-. Teguran tertulis : 18 orang
-. Sanksi sosial : 18 orang
-. Denda Administrasi : 5 orang.

Polsek Prajuritkulon,
Kegiatan Operasi Yustisi di Filos Kopi dan Warkop Omah serta Hunting system, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 87 orang
-. Teguran tertulis : 16 orang
-. Sanksi sosial : 17 orang
-. Denda Administrasi : 5 orang.

Polsek Jetis, Kegiatan Operasi Yustisi di Jln Raya Jetis Kec. Jetis Kab. Mojokerto serta Hunting system, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 86 orang
-. Teguran tertulis : 15 orang
-. Sanksi sosial : 16 orang
-. Denda Administrasi : 5 orang.

Polsek Gedeg, Kegiatan Operasi Yustisi di Jln raya Pagerluyung dan Gedeg, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 76 orang
-. Teguran tertulis : 14 orang
-. Sanksi sosial : 15 orang
-. Denda Administrasi : 5 orang.

Polsek Kemlagi, Kegiatan Operasi Yustisi di Jln Raya Kemlagi dan kedungsari, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 74 orang
-. Teguran tertulis : 11 orang
-. Sanksi sosial : 14 orang
-. Denda Administrasi : 2 orang.

Polsek Dawarblandong,
Kegiatan Operasi Yustisi di Warkop Kecamatan Dawarblandong, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 73 orang
-. Teguran tertulis : 12 orang
-. Sanksi sosial : 13 orang
-. Denda Administrasi : 3 orang.

Jadi total keseluruhan Kegiatan Ops Yustisi Gabungan diwilayah hukum Polres Mojokerto Kota, sejumlah 901 kegiatan, menindak pelanggar dan diberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 581 orang
-. Teguran tertulis : 142 orang
-. Sanksi sosial : 144 orang
-. Denda Administrasi : 34 orang.

Sedangkan Personel yang dilibatkan dalam kegiatan Ops Yustisi sejumlah 175 Orang terdiri dari Polri 122 Personel, TNI 20 Personel,Satpol PP 25 Personel dan
Potmas ada 8 Personel.

Umam menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah untuk Pendisiplinan terhadap warga yang kedapatan tidak mengunakan masker saat kegiatan diluar rumah serta memberikan pemahaman tentang pentingnya dan manfaat menggunakan masker dimasa pandemi Covid-19, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Bagi Pelanggar diberikan teguran serta tindakan sanksi sosial secara humanis, seperti disuruh mengucapkan Pancasila, menyanyikan lagu perjuangan, membaca Do’a / surat- surat pendek Al-Quran,” imbuhnya.

Semua sanksi yang diberikan atas kesadaran sendiri dan tidak ada paksaan. Serta memberikan pengertian pentingnya tentang kegunaan masker bagi diri sendiri maupun orang lain. Agar mereka membiasakan diri menggunakan masker sebagai budaya dan kebutuhan,” tandasnya.

Tak hanya itu, Umam juga memberikan himbauan untuk melaksanakan Protokol kesehatan dengan menerapkan 5M dalam kehidupan sehari-hari, seperti,memakai Masker, menjaga Jarak, mencuci Tangan, menjauhi Kerumunan, dan mengurangi Mobilitas.,” pungkas Umam.(wo)

SEKILAS MEDIA