Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Kamis, 19 Agustus 2021 - 05:08 WIB

Polres Gresik Tangkap Penjual Tabung Oksigen Nakal, Dijual Online Tidak Dibawah Ketentuan

Gresik, Sekilasmedia.com – Meningkatnya pasien Covid-19 beberapa waktu belakangan menyebabkan tingginya permintaan tabung oksigen.

Endingnya, penjual tabung oksigen nakal menaikkan harga di market place. Menanggapi keresahan masyarakat akan hal tersebut, Polres Gresik merespon cepat.

Melakukan penyelidikan daring. Menemukan penjual tabung oksigen di online shop,  transaksi pun terjadi. Pelapak dengan akun Vero menawarkan satu tabung oksigen ukuran 1 M3 dengan harga 4,2 juta rupiah. Namun setelah dihubungi via seluler harganya naik menjadi 5,5 juta rupiah.

Belakangan diketahui pemilik akun Vero tersebut adalah FD, warga Surabaya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, “Petugas yang menyaru menjadi pembeli pun mengiyakan angka yang ditentukan penjual. Pada hari Kamis tanggal 15 Juli 2021 transaksi cash on delivery (COD) terjadi di perumahan ABR blok A, Gresik.”

Dua tabung oksigen ukuran 1 M3 diantarkan jasa taksi online. Lalu uang 11 juta rupiah

pun ditransfer kepada pelapak. Dari driver pengantar diperoleh informasi, alamat penjual dengan cepat dikantongi petugas.

Menyasar di perumahan Pondok Candra Indah, Sidoarjo. Petugas Sat Reskrim Polres Gresik mengamankan pasutri, KN (27) dan istrinya, GC (27). Dari tangan suami istri ini petugas menyita dua tabung oksigen. Masing-masing berukuran 1 M3 dan 6 M3.

Dari KN diperoleh keterangan ia mendapatkan tabu tersebut dari GN (22) warga Sidoarjo dengan harga 4 juta lima ratus ribu rupiah.

Namun pasutri tersebut bukanlah penjual yang melakukan transaksi dengan petugas. Berdua menjual cepat satu tabung kepada YM (30) warga Surabaya dengan harga 4,9 juta rupiah.

Dari situ, YM menjualnya kembali melalui akun Instagram kemudian dibeli VR (32) warga Surabaya dengan harga 5 juta tiga ratus ribu rupiah. Transaksi berantai saling mencari untung berakhir di tangan FD (19) warga Surabaya.

Entah apa yang ada dibenak FD yang kini ditetapkan sebagai tersangka. Sehingga begitu tega mencari keuntungan di

atas derita pasien Covid-19.

Tersangka sempat bersilat lidah setelah ditangkap di Surabaya. Ia berdalih membeli tabung oksigen dari pasar loak seharga 3,9 juta rupiah. Namun ucapnya tak bisa dibuktikan.

“Petugas berhasil menyita 4 tabung oksigen. Dengan rincian 3 tabung berukuran 1M3 dan 1 tabung 6 M3.  Serta uang tunai total 2 juta seratus ribu rupiah dan satu keping kartu ATM dengan saldo 800 ribu rupiah sebagai barang bukti,” beber Alumni Akpol 2001 itu pada Rabu (18/8/2021).

FD mengaku tega menari diatas penderitaan masyarakat Gresik pada masa pandemi Covid-19, lantaran merasa penghasilannya selalu kurang cukup.

“Tersangka disangkakan pasal 62 Ayat (1) Jo pasal 10 Huruf a UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.” Pungkasnya. (rud)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dorong Penyelesaian Persoalan KPK, Korpus DEMA : Pemerintah Harus Tegas Tegakkan Hukum

Daerah

Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat Dengan Kunjungan Ke Polsek Di Jombang

Daerah

DPUPRPKP Kota Malang Gerak Cepat Tindaklanjuti Program Percepatan PBG dan SLF

Daerah

Minimalisir Dampak Banjir, Koramil 0815/09 Mojosari dan Dinas PUPR Normalisasi Sungai Avour Gedang

Daerah

Diwarnai Pakaian Adat Sabang-Merauke, Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-94 Semarak

Daerah

Di “Sulap” Kantor Jadi Tempat Selfi Kec. Bumiaji dapat Apresiasi

Daerah

Kapolres Blitar Kota Patroli Ke Pasar Cek Harga dan Borong Sembako Untuk diberikan Para Driver Ojol

Daerah

Gubernur Khofifah Didampingi Wabup Aminatun Lakukan Operasi Pasar Sebagai Antisipasi Inflasi