Terverifikasi Faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Rabu, 25 Agustus 2021 - 02:56 WIB

Antusiasme Binar Squad Dalam Edukasi Menjaga dan Merawat Warisan Budaya


SUMENEP, sekilasmedia.com| Tak banyak perempuan yang memilih profesi sebagai pembuat keris atau empu. Ika Arista salah satunya. Satu-satunya empu keris perempuan di Desa Aeng Tong Tong, Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Madura. Aeng tong – tong adalah Desa yang dikenal sebagai pusat pengrajin keris.

Karena kepiawaiannya dalam membuat keris, Ika Arista didapuk sebagai instruktur Mapel Pra Karya Binar Squad Sumenep yang secara khusus belajar kepada Empu Keris Perempuan satu -satunya di Kabupaten Sumenep yaitu Empu Ika Arista.

Pada Mapel kali ini dengan Tema SDGs (Sustainable Development Goals) kali ini masih tentang “Melindungi dan Menjaga Warisan Budaya dan Natural Dunia”. Kata Istianah Sandy salah seorang guru Binar Junior Hight Shool yang ditulis di pesan dinding facebooknya.

Luar biasa sekali hari ini, Mapel Pra Karya Selasa ini, Binar Squad belajar kepada Empu Keris Perempuan satu-satunya di belahan Nusantara dan dunia, Empu Ika Arista.

Tema SDGs (Sustainable Development Goals) kali ini masih tentang “Melindungi dan menjaga warisan budaya dan natural dunia” demikian disampaikan Istianah Sandy, salah seorang guru Binar JHS (Junior Hight Shool) yang berlokasi di atas taman lake’ lingkungan Keraton Sumenep, pada Selasa 24 Agustus 2021.

BACA JUGA :   Komunitas Pariwisata Kukuhkan Tim Penegak Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

Menurut bu Is, Penyampaian dan analogi – analogi yang digunakan beliau empu Ika sangat mudah dipahami oleh Binar Squad. “Semoga Antusiasme Binar Squad dalam pembelajaran kali ini menjadi awal kepedulian mereka dalam Mencintai dan Melestarikan Warisan Budaya Keris di kota Sumenep”, imbuhnya.

“Terimakasih Empu Ika, hari ini kami telah belajar banyak. Bukan hanya tentang keris, tapi jg tentang makna hidup. Semoga ilmunya berkah dan bermanfaat untuk kami semua. Aamiin’, demikian disampaikan salah seorang guru istimewa ini sembari memuji kemampuan empu Ika Arista.

Untuk diketahui, empu Ika Arista sejak kelas 6 SD, dirinya memang sudah akrab dengan pembuatan keris, karena ia tinggal dan besar di pusat perajin keris. Tidak heran jika aktifitas pembuatan keris menjadi sesuatu yang tidak asing. Apalagi ia tinggal dengan ratusan empu keris di desa Aeng Tong Tong.

Keris karya perempuan lulusan sebuah perguruan tinggi di Madura ini memang mempunyai ciri khas yang membedakan dengan keris buatan empu yang lain. Kualitas keris buatannya tidak bisa diremehkan, karena juga diminati pasar luar negeri.

Begini Catatan Mpu Ika Arista mengenai “Keris”
Sejatinya kesadaran untuk melestarikan warisan budaya bangsa memang harus dimulai dari para generasi bangsa karena di pundaknyalah ada potensi besar yang dapat memotivasi berbagai pihak. Demi mempertahankan seni dan budaya Indonesia, generasi muda wajib membangun kesadaran untuk melestarikan, menjaga, serta melindungi apa yang sudah menjadi warisan budaya Indonesia agar tetap berkembang.

BACA JUGA :   Pemkot Mojokerto Bagikan Ratusan Alat CTPS Pedal Untuk Masjid dan Ponpes

Keris menunjukkan keunggulan budaya, karena keris merupakan produk kebudayaan sebagai lambang peradaban umat manusia di muka bumi yang mampu bertahan cukup lama mencapai berabad-abad.

Keris juga mencerminkan nilai persahabatan (solidaritas) karena dapat digunakan sebagai cenderamata lintas budaya, bangsa dan agama.

Keris Indonesia, mendapat pengakuan sebagai karya agung warisan dunia dalam berbagai dimensi kehidupan manusia yakni sebagai kesenangan (hobi) dan kelengkapan pelaksanaan ritual. Selain itu juga menunjukkan keunggulan budaya, karena keris merupakan produk kebudayaan sebagai lambang peradaban umat manusia di muka bumi yang mampu bertahan cukup lama mencapai berabad-abad.

Adanya pengukuhan United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) terhadap keris Indonesia sebagai karya agung warisan kemanusiaan milik seluruh bangsa di dunia, memerlukan upaya pelestarian dan memelihara kelangsungannya.
(An)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kegiatan HPN PWI Mojokerto Ditutup Dengan Berbagi Santunan Anak Yatim

Daerah

Korem 082/CPYJ Menggelar Apel Gelar Pasukan operasi penegakan disiplin prokes Covid-19

Daerah

Surya Ikuti Rangkaian Malam Puncak Dies Natalis ke-76 HMI

Daerah

Kapolres Lamongan Pimpin Sertijab PJU Dan Kapolsek Jajaran

Daerah

Pemerintah Kabupaten Probolinggo Sosialisasikan Pelaporan KIPI Berbasis Website

Daerah

Polres Gresik Sinergi Bersama Satpam di HUT Satpam ke-41 

Daerah

Jelang Puncak G20, Selain Ngurah Rai, 11 Bandar Udara Pendukung Disiapkan

Daerah

Tokoh Pemuda Di Blitar Serukan Tolak Kerusuhan Jelang Sidang MK