Pelajar di Mojokerto Dikeroyok dan dibacok jarinya Nyaris putus, 3 Pelaku Sudah Ditangkap Polisi – SEKILAS MEDIA

Pelajar di Mojokerto Dikeroyok dan dibacok jarinya Nyaris putus, 3 Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

Pelajar di Mojokerto Dikeroyok dan dibacok jarinya Nyaris putus, 3 Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
3 tersangka bersama barang bukti yang sudah diamankan Polisi

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Satuan Reskrim polres Mojokerto berhasil mengamankan tiga pemuda pelaku pengeroyokan disertai dengan membawa samurai/ golok, dan sempat melukai korban yang masih Pelajar jarinya nyaris putus.

Aksi pengeroyokan disertai penganiayaan ini terjadi pada 29 Agustus 2021 dini hari bertempat di
Dusun Temboro, Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto,” ungkap
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dalam pers releasenya, Kamis (2/9/2021).

” korbannya masih pelajar bernama Abdul Kalim yang masih berusia 14 tahun. Sedangkan tersangkanya Satya Premanata yang menyabetkan pedangnya ke tangan kanan korban, sementara tersangka Tommy Basmalah dan Agit Yupiantoro menyabetkan pedangnya ke arah kendaraan di sekitar lokasi. Masih ada 5 Tersangka masih dalam pengejaran,” terang Dony.

Kronologi kejadian Dony menjelaskan, pada tanggal 28 Agustus 2021 pukul 11 malam para tersangka ini melakukan minum-minuman keras sejenis arak, selanjutnya menuju ke lokasi balap liar di wilayah Trowulan tepatnya di Jalan Raya Lengkong, Masuk Dusun Temboro, Desa Domas, Kecamatan Trowulan.

“Disaat para tersangka ini melihat balapan liar, mereka berkelahi dengan temannya sendiri sehingga ada warga sekitar yang melerai sambil mengamuk-ngamuk. Tak terima dengan hal itu mereka pulang ke Gondang dan mengumpulkan temannya menjadi 8 orang selanjutnya membawa golok untuk balas dendam ke warga Trowulan yang sudah mengamuk-ngamuk tadi,” kata Dony.

Tepat pada pukul 03.00 dini hari, 8 tersangka ini menyerang seorang pemuda dengan membabi buta menggunakan samurai dan golok hingga membuat tangan kanan korban Abdul Kalim nyaris putus.

Dari tangan tersangka Polisi sudah mengamankan barang bukti, ada 4 samurai/ golok beserta 2 sepeda motor milik tersangka.

Atas perbuatannya Para tersangka terancam pasal 170 dan juga undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman pidana maksimal 19 tahun pidana penjara,” pungkas Dony.(wo)

SEKILAS MEDIA