Selamat Hari Raya Idul Fitri .

Home / Daerah

Senin, 6 September 2021 - 23:32 WIB

Ekskavasi Tahap Tiga Situs Kumitir Dibuka Bupati Ikfina

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, membuka kembali ekskavasi tahap tiga situs Kumitir, Senin (6/9) pagi di Pendapa Balai Desa Kumitir Kecamatan Jatirejo. Pembukaan ditandai dengan tasyakuran sederhana potong tumpeng oleh bupati, didampingi Sinarto Kepala Dinas Budpar Provinsi Jawa Timur, Zakaria Kasimin Kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Amat Susilo Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, serta Maslukman Plt. Camat Jatirejo.

Ekskavasi dijadwalkan berlangsung kurang lebih selama 22 hari ke depan (6-28 September 2021), kerjasama antara Pemkab Mojokerto, BPCB Trowulan dan para akademisi di bidangnya. Berdasarkan beberapa sumber, para arkeolog meyakini bahwa situs seluas 6 hektar tersebut merupakan bagian dari jejak arkeologis Kerajaan Majapahit yakni istana Raja (Bhre) Wengker. Raja Wengker menurut sejarah, adalah menantu pendiri Majapahit Raden Wijaya sekaligus paman Hayam Wuruk.

Bupati Ikfina pada sambutan arahan berpesan, agar aktivitas pembangunan di Desa Kumitir dilakukan secara hati-hati untuk mendukung ekskavasi. Hal ini sebagai langkah antisipasi, karena para arkeolog banyak yang meyakini akan ada temuan baru yang mungkin terjadi ke depan. Bupati juga menyebut Situs Kumitir sebagai masa depan cerah bagi Mojokerto, karena akan menambah daftar penemuan baru dan pembuktian budaya Majapahit. Maka dari itu, bupati berpesan agar proses pembangunan yang ada di Desa Kumitir, dilakukan secara hati-hati.

“Saya pesan kepada pak kades, untuk proses pembangunan pasti akan berbeda dengan desa lain. Di sini ada temuan Situs Kumitir yang sangat berharga. Pastinya harus lebih hati-hati ke depan, jangan sampai mengganggu proses ekskavasi. Karena bisa jadi masih ada yang belum ditemukan. Kumitir dapat menjadi masa depan cerah bagi Kabupaten Mojokerto,” jelas Bupati Ikfina.

Berbicara Majapahit, Sinarto Kepala Dinas Budpar Provinsi Jawa Timur menyatakan apresiasinya untuk Desa Bejijong Kecamatan Trowulan, yang masuk dalam 50 besar desa wisata se-Indonesia. Desa yang khas dengan rumah penduduk bergaya etnik Majapahit, menjadi salah satu inspirasi rencana pelaksaanaan Pekan Budaya Daerah Jawa Timur.

“Gubernur Jawa Timur dan Komisi E DPRD sangat mendukung apabila diselenggarakan pekan budaya daerah dengan mengangkat budaya Majapahit sebagai inspirasinya. Kita dapat mengangkat Desa Bejijong Kecamatan Trowulan menjadi tujuan destinasi. Majapahit harus terus kita angkat sebagai kebanggan kita,” ujar Sinarto.(red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Posyandu Adenium Besutan Dinkes Kab Mojokerto Raih Juara 1 Tingkat Nasional
TWSL Kota Probolinggo Kedatangan 2 Ekor Singa Afrika "SERA" dan "JANE"

Daerah

TWSL Kota Probolinggo Kedatangan 2 Ekor Singa Afrika “SERA” dan “JANE”

Daerah

Diskoperindag dan UMKM Gresik Uji Cobakan Aplikasi SIP SIPAS Di Pasar Baru

Daerah

Patroli Kamtibmas Kendarai Motor Sambil Berbagi

Daerah

Wabup Subandi Minta Sekolah TK Dharma Wanita Yang Ambruk Segera Diperbaiki

Daerah

Enam Desa Digelontor Anggaran Hingga 2,2 Milyar  

Daerah

Disnaker Sosialisasikan Produktivitas Tenaga kerja

Daerah

Polresta Sidoarjo Buka Posko Siaga Vaksin 24 Jam