Pembobol Puluhan Sekolah Di Jombang Berhasil Diringkus Polisi – SEKILAS MEDIA

Pembobol Puluhan Sekolah Di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Pembobol Puluhan Sekolah Di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

JOMBANG sekilasmedia.com -Polres Jombang kembali laksanakan konferensi Pers terkait tindak pidana pencurian pada Kamis (16/09/2021). Tersangka pencurian adalah seorang pria berinisial MJR (37), warga Desa Grogol Kecamatan Diwek, Jombang.

Menurut Kapolres Jombang AKBP. Agung Setyo Nugroho, Tersangka telah melakukan aksinya di beberapa TKP berbeda di kecamatan yang berbeda pula.

“Pelaku sudah melaksanakan kegiatanya di beberapa TKP, pelaku memerhatikan pagar yang bergembok di bagian luar dan akan merusak gembok saat tidak ada orang”. Kata Kapolres Jombang.

Menurut Kapolres, pelaku mengaku terpaksa karena terhimpit kebutuhan kala pandemi. Pelaku sebelumnya hanya berprofesi sebagai pedagang cilok yang bangkrut karena pandemi.

“Pelaku sebelumnya berprofesi sebagai penjual pentol cilok yang tidak laku dan bangkrut akibat pandemi, tersangka mengaku terhimpit kebutuhan dan akhirnya melakukan tindak kriminal pencurian”. Kata Kapolres.

Dari aksi terakhirnya yang terjadi pada tanggal 13 September 2021. Pelaku berhasil membawa kabur beberapa barang elektronik dari inventaris SDN Podoroto Kesamben dengan kerugian ditaksir senilai 30 juta rupiah. Tukang kebun SDN yakni Bambang baru mengetahui bahwa gerbang sekolah sudah terbuka pada saat dia piket pukul 05.30 pagi. Kemudian Bambang sebagai saksi melaporkan hal tersebut ke kepala sekolah.

Selain di SDN Podoroto, pelaku juga melakukan beberapa aksi pencurianya di beberapa TKP di beberapa kecamatan di Kabupaten Jombang. Seperti kecamatan Kesamben, Sumobito, Peterongan, Kudu, Tembelang, Jogoroto, Ngoro dan Gudo.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jombang AKP. Teguh Setiawan, pelaku termasuk ahli karena dapat melucuti dan merusak keamanan CCTV.

“Pelaku juga termasuk ahli karen pelaku dapat membongkar CCTV dan tentu saja mesin tersebut dijual belikan”. Kata AKP Teguh.

Atas kejahatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 pasal 1 ke-5 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara.

(Fan)

SEKILAS MEDIA