Pasar Lawang Tak Kunjung Dibangun, Disperindag Kabupaten Malang Angkat Bicara – SEKILAS MEDIA

Pasar Lawang Tak Kunjung Dibangun, Disperindag Kabupaten Malang Angkat Bicara

Pasar Lawang Tak Kunjung Dibangun, Disperindag Kabupaten Malang Angkat Bicara

Malang,Sekilasmedia.com – Dampak pembangunan Pasar Lawang yang tidak kunjung di bangun paska kebakaran dua tahun silam, membuat bahan perbincangan dari berbagai elemen masyarakat khususnya di Kabupaten Malang.

Pasalnya, paska kebakaran Pasar Lawang tersebut, pedagang yang kios nya rusak akibat kebakaran telah di relokasi. Namun tempat relokasi tersebut banyak dirasakan kurang tepat, dikarenakan berada di tengah – tengah jalan umum, sedikit banyak mengganggu pengguna jalan maupun mengganggu warga sekitar.

Dengan beredarnya pemberitaan baik dari media cetak maupun media online dampak dari Pasar Lawang yang tidak kunjung di bangun paska kebakaran serta permasalahan terkait tempat relokasi kali ini dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang tanggap dan angkat bicara.

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Disperindag Kabupaten Malang Dr.Agung Purwanto Msi, Rabu (13/10) kepada awak media mengatakan,”Paska Kebakaran tahun 2019 kemarin langsung kami ajukan pembangunan ke pusat, disisi lain memang ada pro dan kontra pedagang yang ada di situ, akan tetapi kami tetap berupaya karena yang harus kita perhatikan segi kebaikan bersama, selain itu masyarakat sekitarnya juga terganggu, kemudian tahun 2020 kami ajukan namun ada revolusi anggaran, di tahun 2021 ini kami ajukan kembali dengan tujuan Pasar Lawang kita ini menjadi Pasar yang aman dan nyaman baik pedagangnya maupun pengunjungnya,” ungkapnya.

“Mari kita dengan semangat dan upaya yang sama untuk mendukung pemerintah dalam membangun Pasar Lawang, yang tentunya dalam hal ini membutuhkan biaya yang cukup besar, untuk itu saat ini kami berupaya agar mendapatkan anggaran dari pusat,” tuturnya.

Beliau juga berharap agar di kemudian hari tidak ada lagi pro dan kontra terkait pembangunan Pasar Lawang. Mengingat pembangunan tersebut dikarenakan adanya paska kebakaran 2019, peningkatan ekonomi dan pedagang maupun pengunjung mempunyai Pasar yang SNI atau pasar yang sehat, akan tetapi yang paling utama adalah untuk keselamatan bersama.

“Saya berharap kedepannya tidak ada lagi pro dan kontra jika pasar Lawang jadi di bangun, karena hal tersebut tentunya memengaruhi sedikit banyak usaha kami, yang jelas upaya kami agar Pasar Lawang di bangun adalah untuk kebaikan bersama, mengingat adanya dampak kebakaran Pasar Lawang, untuk meningkatkan ekonomi sehingga pedagang maupun pengunjung memiliki Pasar yang sehat atau sesuai SNI, akan tetapi yang lebih penting yaitu tentang keselamatan bersama,” pungkasnya.

Pasar Lawang merupakan pasar dengan kategori Kelas A dan nomer satu, tak heran kalau Pasar Lawang ini buka selama 24 jam nonstop, serta menjadi jujukan wisatawan untuk membeli kebutuhan maupun oleh – oleh. Tentunya akan disayangkan bersama jika pembangunan Pasar Lawang tak kunjung dilaksanakan. (FTI)

SEKILAS MEDIA