Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Selasa, 2 November 2021 - 06:20 WIB

Polres Jombang Salurkan Bantuan Uang Tunai dan Sembako Terhadap PKL Dan Pedagang Warung

Jombang sekilasmedia.com –Sebanyak 60 ton beras dan uang tunai senilai miliaran rupiah telah disalurkan pihak kepolisian ke warga Jombang dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Bantuan itu untuk membantu perekonomian para PKL dan pedagang warung kecil saat penerapan PPKM di Kabupaten Jombang.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengungkapkan, selama dua bulan terakhir yakni September-oktober, pihaknya bersama TNI fokus menyalurkan bantuan sosial kepada PKL dan pedagang warung. Bantuan tersebut berupa paket sembako berisi beras.

Tidak hanya itu, instansi kepolisian di Jombang juga telah melakukan percepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp1,2 juta ke 3.600 PKL dan pedagang warung. BLT dari pemerintah pusat tersebut berhasil disalurkan dengan total nilai Rp4,32 miliar.

“Total beras yang sudah kita salurkan sebanyak 60 ton. Kalau uang yang bantuan langsung tunai (BLT) itu sudah 3.600, masing-masing Rp 1,2 juta. Itu kita kerjakan dua bulan terakhir,” ungkap Agung kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).

Kapolres mengatakan, setiap pelaksanaan kegiatan penyaluran bantuan sosial, petugas selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Percepatan penyaluran bantuan yang dilakukan Polres Jombang itu berbuah manis. Polres Jombang mendapatkan penghargaan peringkat ke-9 tingkat Satuan Kerja seluruh Indonesia atas pencapaian penyaluran dana bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung tercepat.

Piagam penghargaan diserahkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Kapuskeu Polri, Brigjen Lukas Akbar Abriari di Jakarta, pada Kamis (14/10/2021) lalu.

“Capaian ini adalah bentuk komitmen kami membantu pemerintah dalam hal pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Semoga pandemi ini segera berakhir dan perekonomian pulih kembali,” pungkas Kapolres Jombang.
(Fab)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gus Yani Tinjau Pembangunan TPST Belahanrejo

Daerah

Persaingan Memanas Kontes Primadona Pantura 2024,Vote Terendah Adel Asal Bondowoso Tereliminasi

Daerah

Rawan Longsor, Masyarakat Dihimbau Berhati-hati Ketika melewati Jalur Malang-Kediri

Daerah

HAK PILIH PENYANDANG SAKIT JIWA SUDAH DIATUR DALAM PKPU NO 11 TAHUN 2018

Daerah

50 Tahun HKG PKK, Bupati Gresik Harap TP PKK Gresik Gencarkan Pemberdayaan Keluarga Gresik, Sekilasmedia.com – Peringatan Hari Kesatuan Penggerak PKK (HKG-PKK) ke-50 yang digelar di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik, Rabu (14/07/2022) berlangsung semarak. Sejumlah kreasi disuguhkan dalam memeriahkan HKG-PKK ke-50, diantaranya tari Rancangkapti yang merupakan tarian asli Gresik. Ditambah lagi, fashion show para camat beserta istri juga menambah kemeriahan acara tersebut. Tak hanya itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani juga turut hadir bersama ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka juga menyerahkan sejumlah bantuan makanan tambahan untuk gizi balita di lokus desa Stunting. Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik berharap kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik agar gencar untuk pemberdayaan keluarga.  “Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita, keluargalah yang juga harus kita berdayakan,” kata dia. Menurut Gus Yani, apabila para keluarga di Indonesia utamanya di Gresik ini dapat diberdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan. Disamping itu, 10 program pokok PKK juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan. “PKK mempunyai 10 program pokok yang harus dilaksanakan dan diselaraskan, sebab PKK adalah mitra pemerintah dalam hal pemberdayaan keluarga. Penanganan stunting utamanya, saya harap menjadi prioritas untuk ditangani secara serius, sehingga angka stunting kedepan dapat ditekan dan dikendalikan,” ujarnya. Menurutnya, sepanjang 50 tahun perjalanan gerakan PKK, banyak hal yang telah dilakukan. Gerakan sebelumnya diharapkan bisa menjadi bahan pembelajaran untuk lebih baik ke depan. Selain itu, Bupati millenial ini juga berharap untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga Indonesia khususnya masyarakat Gresik. “Haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah gerakan PKK,” katanya. Menurutnya, semangat yang menggelora itu harus dimiliki, karena tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menyelaraskan dengan kebijakan program pemerintah. “Pola pendekatan menggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya,” tegasnya. (rud)

Daerah

Walikota Palembang Dan Wakil Walikota Palembang Menghadiri Rapat Paripurna
Launching Batik Percik Disable Di hadiri Langsung Bupati Blitar

Daerah

Launching Batik Percik Disable Di hadiri Langsung Bupati Blitar

Daerah

Bandara Juanda Siap Terapkan Prosedur Pelayanan Situasi New Normal