Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Pariwara

Rabu, 16 Februari 2022 - 01:38 WIB

Hadiri Perayaaan Cap Go Meh 2573, Ini Yang Disampaikan Bu Min

Gresik, Sekilasmedia.com – Perayaan Cap Go Meh 2573 atau bertepatan tahun 2022 di Gresik dilaksanakan dengan sederhana dan tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Ini demi mencegah peningkatan resiko penularan Covid-19.

Kendati demikian, warga Tionghoa yang merayakan Cap Go Meh merasa bersyukur. Ini dikarenakan kehadiran sejumlah tokoh lintas agama dan juga berbagai ormas diantaranya Formagam, IPNU, IPPNU, Ansor, FKUB dan organisai masyarakat lainnya. Mereka warga tionghoa menilai bahwa ini adalah wujud solidaritas dan kerukunan antar umat yang beragama di Kabupaten Gresik.

Perayaan Cap Go Meh sebagai agenda rutin masyarakat tionghoa ini juga dihadiri Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah. Pelaksanannya bertempat di Klenteng Kim Hin Kiong, Gresik, Selasa (15/02/2022)

Bu Min sapaan akrab Wakil Bupati Gresik menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung perayaan Cap Go Meh. Bahkan tahun ini pihaknya ingin mengadakan pagelaran agar masyarakat juga ikut merasakan semaraknya Cap Go Meh. Namun karena situasi pandemi masih belum berakhir, dan tingkat resiko penularan Covid-19 juga masih tinggi, maka pemerintah memutuskan untuk meniadakan kegiatan tersebut.

Dikatakan Bu Min, karena adanya pandemi Covid-19 jadi difokuskan pelaksanaan ritual saja, untuk terus mendoakan hal-hal yang berkaitan dengan masalah, penyakit dan segala macam yang ada.

“Artinya kegiatan ini untuk mendoakan Kabupaten Gresik dari hal tersebut dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar ritual adatnya, walaupun kita dalam kondisi Covid-19 ini, sehingga kita tetap selalu patuh dengan protokol kesehatan,” ucapnya.

Bu Min juga mengatakan, hadirnya sejumlah tokoh lintas agama serta organisasi kemasyarakatan di acara Cap Go Meh 2022 ini merupakan sebagai wujud solidaritas dan kerukunan umat tanpa memandang etnis, suku, ras dan budaya.

Ia berharap suasana kerukunan ini dapat terus terbangun sehingga Kabupaten Gresik tetap aman dan juga kondusif. Tidak terjadi adanya konflik sosial yang mengatasnamakan etnis ataupun agama.

“Tentunya ini adalah bentuk kerukunan antar umat tanpa memandang etnis, suku, ras dan budaya. Alhamdulillah dengan suasana seperti saat ini mudah-mudahan Gresik selalu kondusif. Harapan kami sebagai pemerintah daerah, agar kedepannya semakin lebih baik lagi. Dengan adanya acara ini di mana kita bisa menunjukkan ciri khas kebudayaan Tionghoa,” katanya. (rud)

Share :

Baca Juga

Pariwara

Tingkatkan Iman Dan Taqwa Ratu Dewa Hadirkan Ustadzah Praktisi Neuroparenting Aisyah Dahlan

Pariwara

Gus Thon / KH.Mas Sulthon Sebut Perbedaan Awal Ramadhan adalah Rahmat bagi Ummat

Pariwara

Bupati Asahan Ikuti Kick Off Meeting Opini WTP LKPD Pemprov Sumut dan Pemkab/Pemkot Se-Sumatera Utara

Pariwara

Literasi Digital Kabupaten Situbondo

Pariwara

Iklan Ucapan HUT RI Ke-76 Kasatlantas polresta Mojokerto

Pariwara

Penyerahan Kridit Perdana Bank BPR Jatim 3,8 M Kepada Kelompok Tani Coklat Kabupaten Mojokerto, Dihadiri Wabup.

Pariwara

Desa Krembung, Sidoarjo Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1444 H

Pariwara

Literasi Digital Kota Pasuruan